ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Hipertensi merupakan faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, dan gangguan kognitif. Hipertensi disebut sebagai silent killer karena dapat dialami oleh individu sehat tanpa ada gejala. Penatalaksanaan non-farmakologis harus dilakukan pada penderita hipertensi. Apabila diterapkan sejak dini, perubahan gaya hidup dan mengatur pola makan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit lain dan dapat mengurangi terapi farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas beberapa zat gizi dan fitokimia dalam pemberian jus sayur dan buah yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan literature review dengan metode naratif untuk mengulas artikel berdasarkan tujuan dan hasil artikel. Pencarian artikel menggunakan artikel nasional dan internasional yang ditelusuri menggunakan database Google scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Artikel yang dipilih merupakan terbitan 5 tahun terakhir (2020-2025) dengan jenis penelitian eksperimen. Hasil menunjukkan pemberian buah dan sayur yang diolah menjadi jus seperti jus semangka, belimbing, pepaya, apel, alpukat, mengkudu, cranberry, wortel, tomat, seledri dan rebusan daun alpukat mampu menurunkan tekanan darah karena terdapat kandungan zat gizi dan fitokimia seperti kalium, magnesium, vitamin A dan vitamin C, β-karoten, Flavonoid, dan Likopen. Kalium dan Likopen paling berperan dalam penurunan tekanan darah dan memiliki kadar yang tinggi pada tomat dan semangka. Pemberian jus buah dan sayur ini dapat menjadi pengobatan alami untuk menurunkan dan mencegah kejadian hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Untuk menurunkan kejadian dan pencegahan hipertensi dengan menurunkan tekanan darah secara efektif menggunakan metode alami dengan mengkonsumsi sayur dan buah yang memiliki kandungan gizi yang baik seperti semangka, tomat, wortel, belimbing.Literature review ini mengidentifikasi sejumlah zat gizi mikro serta antioksidan yang digunakan dalam pengobatan hipertensi tanpa komplikasi dengan mengurangi stres oksidatif.

Berdasarkan tinjauan literatur ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain randomized controlled trial (RCT) diperlukan untuk menguji efektivitas kombinasi jus buah dan sayur tertentu (misalnya, jus tomat dan semangka) dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan pemantauan jangka panjang. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami faktor-faktor perilaku dan preferensi konsumen terkait konsumsi jus buah dan sayur sebagai bagian dari strategi penatalaksanaan hipertensi, sehingga intervensi dapat dirancang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme molekuler yang mendasari efek penurunan tekanan darah dari jus buah dan sayur, termasuk peran antioksidan, anti-inflamasi, dan efek pada fungsi endotel, sehingga dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk rekomendasi terapi alami.

  1. Non‐pharmacological management of hypertension - Verma - 2021 - The Journal of Clinical Hypertension... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jch.14236NonyAAAapharmacological management of hypertension Verma 2021 The Journal of Clinical Hypertension onlinelibrary wiley doi 10 1111 jch 14236
  2. Perbandingan Minuman Jus Belimbing Dan Jus Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi... journals.ums.ac.id/index.php/jk/article/view/13476Perbandingan Minuman Jus Belimbing Dan Jus Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi journals ums ac index php jk article view 13476
Read online
File size390.95 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test