JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY

Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak banyak diketahui sebelum pemeriksaan tekanan darah, sehingga dikenal sebagai penyakit diam-diam. Peningkatan pengetahuan diri tentang penyakit ini menjadi dasar bagi individu untuk membuat keputusan pengobatan. Dengan pengetahuan yang baik, diharapkan dapat mencegah efek dan komplikasi hipertensi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan diperlukan mengenai hipertensi emergensi pada lansia, karena kelompok lansia termasuk dalam salah satu kelompok berisiko hipertensi, hal ini disebabkan oleh penurunan fisiologi seiring bertambahnya usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, sehingga dapat mencegah terjadinya peristiwa tersebut. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan selama kegiatan posyandu, dan pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah kegiatan tersebut, lansia memahami tentang hipertensi emergensi dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil jika peristiwa tersebut terjadi.

Peningkatan pengetahuan tentang definisi hipertensi emergensi mencapai 82,1%, gejala dan tanda mencapai 52%, dan penanganan mencapai 45%.Pendidikan kesehatan kepada lansia di posyandu dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi.Penting untuk dilakukan penyuluhan berkelanjutan agar lansia mampu mengenali tanda dan gejala hipertensi emergensi, sehingga dapat menanganinya dengan tepat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengetahuan lansia tentang hipertensi emergensi, seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi pendidikan kesehatan yang lebih efektif dan disesuaikan dengan karakteristik lansia, misalnya dengan menggunakan media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan kesehatan secara berkelanjutan, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia dalam jangka waktu tertentu. Dengan demikian, program pendidikan kesehatan dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #efektivitas program#efektivitas program
Read online
File size324.75 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1JR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test