AMIKLPSAMIKLPS

Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)

Pengelolaan jaringan distribusi air masih banyak bergantung pada sistem berbasis desktop, yang memiliki keterbatasan dalam akses jarak jauh, kolaborasi multi-pengguna, dan pembaruan data secara real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan jaringan pipa, lokasi pelanggan, dan laporan kerusakan secara interaktif. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel pada sisi backend dan pustaka Leaflet.js untuk visualisasi peta. Pengembangan dilakukan dengan metode Agile melalui dua iterasi. Iterasi pertama berfokus pada pembuatan fungsi inti, mencakup pemetaan pipa, integrasi data pelanggan, dan fitur pelaporan kerusakan. Iterasi kedua berisi penyempurnaan berdasarkan masukan dari evaluasi pengguna terkait kemudahan penggunaan dan kinerja. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Blackbox Testing untuk memverifikasi fungsi serta User Acceptance Testing untuk menilai tingkat penerimaan pengguna. Hasil menunjukkan seluruh 81 skenario pengujian Blackbox berhasil dengan tingkat keberhasilan 100%, sedangkan UAT memperoleh skor penerimaan sebesar 88,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat diterima pengguna.

Penelitian ini berhasil mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk pemetaan jaringan distribusi air menggunakan metode Agile dalam dua iterasi.Sistem ini dibangun dengan framework Laravel dan Leaflet.js, serta menunjukkan hasil pengujian yang memuaskan dengan tingkat keberhasilan 100% pada Blackbox Testing dan skor penerimaan 88,4% pada User Acceptance Testing.Hal ini mengindikasikan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan operasional dan dapat diterima dengan baik oleh pengguna.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan sistem informasi geografis untuk pemetaan jaringan distribusi air dapat ditingkatkan dengan beberapa ide penelitian lanjutan. Pertama, integrasi data teknis pipa seperti material, diameter, dan usia pipa dapat meningkatkan akurasi pemantauan jaringan dan mendukung pengambilan keputusan terkait perawatan. Kedua, pengembangan fitur prediktif untuk mengidentifikasi potensi kebocoran atau kerusakan pipa berdasarkan data historis dan kondisi lingkungan dapat membantu mengurangi kehilangan air dan meningkatkan efisiensi operasional. Ketiga, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai integrasi sistem ini dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memungkinkan pemantauan real-time tekanan air, kualitas air, dan kondisi pipa secara otomatis, sehingga dapat memberikan peringatan dini terhadap potensi masalah dan meningkatkan respons terhadap kejadian darurat. Pengembangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. Web-based GIS for simulation, and visualisation: EPANET and data-rich shapefiles - IOPscience. web based... doi.org/10.1088/1755-1315/1136/1/012007Web based GIS for simulation and visualisation EPANET and data rich shapefiles IOPscience web based doi 10 1088 1755 1315 1136 1 012007
Read online
File size1.15 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test