POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)

Latar belakang: Ibu hamil sering menghadapi risiko tinggi mengalami anemia. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama kehamilan untuk mendukung pertumbuhan janin dan memenuhi kebutuhan zat besi ibu. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah. Program pemerintah dalam mengatasi anemia meliputi pemberian tablet tambah darah (TTD), edukasi gizi seimbang, fortifikasi zat besi, kerja sama dengan pihak terkait, pelatihan tenaga kesehatan, serta pengembangan media promosi dan sosialisasi. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara kebiasaan minum teh dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Prabumulih Barat tahun 2025. Metode penelitian: Desain penelitian bersifat cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang datang dan melakukan pemeriksaan Hb di Puskesmas Prabumulih Barat pada bulan Maret 2025, sebanyak 94 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan antara kebiasaan minum teh dan kejadian anemia. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan minum teh pada ibu hamil dengan kejadian anemia di Puskesmas Prabumulih Barat tahun 2025.

Terdapat hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Prabumulih Barat tahun 2025.Ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi teh bersamaan dengan waktu makan guna mencegah gangguan penyerapan zat besi.Peneliti selanjutnya disarankan untuk meningkatkan jumlah sampel agar hasil penelitian dapat lebih representatif dan dapat digeneralisasi.

Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan desain longitudinal untuk mengeksplorasi bagaimana pola konsumsi teh sepanjang kehamilan memengaruhi perubahan kadar hemoglobin dari trimester ke trimester, sehingga dapat diketahui waktu paling kritis ketika intervensi pembatasan konsumsi teh diperlukan. Kedua, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efek berbagai jenis teh, seperti teh hitam, hijau, dan herbal, terhadap penyerapan zat besi pada ibu hamil, untuk mengidentifikasi apakah jenis teh tertentu lebih berisiko menyebabkan anemia. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian intervensi edukatif berbasis komunitas yang mengevaluasi efektivitas modul edukasi tentang hubungan antara teh dan anemia yang diberikan oleh bidan kepada ibu hamil, termasuk bagaimana modul tersebut memengaruhi perubahan perilaku minum teh dan status hemoglobin, agar dapat dirancang program pencegahan anemia yang lebih efektif dan berkelanjutan di tingkat puskesmas.

  1. Literature Review: The Relationship between Tea Consumption Habits and the Incidence of Anemia in Pregnant... doi.org/10.23917/jk.v17i2.3264Literature Review The Relationship between Tea Consumption Habits and the Incidence of Anemia in Pregnant doi 10 23917 jk v17i2 3264
  2. The Important Role of Iron, Protein and Vitamin C With the Incident of Anemia | Journal of Indonesian... jisn.org/index.php/jisn/article/view/17The Important Role of Iron Protein and Vitamin C With the Incident of Anemia Journal of Indonesian jisn index php jisn article view 17
  3. The Habit of Drinking Tea and Its Association with the Incidence of Anemia among Pregnant Women at West... doi.org/10.36086/maternalandchild.v5i2.3411The Habit of Drinking Tea and Its Association with the Incidence of Anemia among Pregnant Women at West doi 10 36086 maternalandchild v5i2 3411
Read online
File size216.46 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test