POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)

Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) sebagai metode keluarga berencana jangka panjang masih rendah di Indonesia, meskipun efektif dan tahan lama. Pengetahuan dan sikap ibu sangat mempengaruhi keputusan memilih IUD. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas UPTD Lumpatan tahun 2025. Penelitian survei analitik dengan desain case-control menggunakan purposive sampling dengan 80 responden (40 pengguna IUD dan 40 non-pengguna). Data dikumpulkan melalui kuesioner valid dan reliabel, dianalisis dengan Chi-square. Hasil menunjukkan 62,5% responden memiliki pengetahuan baik, 52,5% memiliki sikap positif, dan 50% menggunakan IUD. Ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0.038) dan sikap (p=0.020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak menggunakan IUD, dan sikap negatif meningkatkan risiko 5,3 kali.

Mayoritas ibu usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lumpatan berpendidikan menengah dan bekerja sebagai karyawan.Sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang kontrasepsi IUD dan sikap positif terhadap penggunaannya.Penggunaan kontrasepsi IUD mencapai 50% dari sampel.Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu dengan pengetahuan kurang dan sikap negatif berisiko lebih besar tidak menggunakan IUD.Terdapat hubungan antara sikap dalam penggunaan kontrasepsi IUD (p=0.Ibu yang bersikap negatif beresiko lebih tinggi tidak menggunakan IUD dibandingkan ibu yang memiliki sikap positif.

Untuk meningkatkan penggunaan IUD, diperlukan intervensi edukasi yang menyeluruh dan pendekatan konseling yang efektif. Perlu fokus pada peningkatan literasi KB dan pembentukan sikap positif melalui penyuluhan yang melibatkan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penguatan peran petugas kesehatan dalam konseling dan pelayanan pemasangan IUD sangat penting. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi penggunaan IUD, seperti kekhawatiran efek samping, persepsi mitos, dan stigma sosial, serta kendala akses layanan. Studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam alasan ibu memilih atau tidak memilih IUD.

  1. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Usia Reproduksi Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi | Fakumi Medical... doi.org/10.33096/fmj.v3i5.195Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Usia Reproduksi Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi Fakumi Medical doi 10 33096 fmj v3i5 195
  2. Hubungan Paritas dan Status Ekonomi Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Indonesia | Jurnal... jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK/article/view/16686Hubungan Paritas dan Status Ekonomi Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Indonesia Jurnal jurnal umj ac index php JKK article view 16686
  3. Hubungan Peran Tenaga Kesehatan,Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Akseptor KB IUD di UPTD Puskesmas... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/1737Hubungan Peran Tenaga Kesehatan Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Akseptor KB IUD di UPTD Puskesmas ji unbari ac index php ilmiah article view 1737
  4. The Relationship between Mothers' Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the... jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JMCHS/article/view/3198The Relationship between Mothers Knowledge and Attitudes with the Use of IUD Contraception in the jurnal poltekkespalembang ac index php JMCHS article view 3198
Read online
File size397.69 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test