UMCUMC
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiDalam UUD 1945 tidak disebutkan secara tegas tentang desa, kecuali penyebutan secara tersirat yang mengindikasikan tentang desa. Desa memiliki otonomi asli sebagai warisan sejarah jauh sebelum Republik Indonesia tahun 1945, sementara otonomi yang melekat pada daerah merupakan pemberian melalui skema desentralisasi. Desa dikenal dengan sebutan self-governing, sedangkan daerah dikenal dengan local-self government. Otonomi desa harus dipahami sebagai local self government yaitu desa yang mempunyai kedudukan dan kewenangan sebagai daerah otonom dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Desa otonom membutuhkan desentralisasi dari Negara, yakni pembagian tanggung jawab, sumber daya dan dasar desa. Desentralisasi ini adalah pembagian Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi daerah propinsi, daerah kabupaten/kota dan desa yang masing-masing daerah itu mempunyai hak, kewenangan, sumber daya dan tanggung jawab dalam pengelolaan pemerintahan.
Berdasarkan uraian, dapat disimpulkan bahwa otonomi desa adalah kewenangan yang dimiliki oleh desa untuk mengurus dan mengelola desa tanpa adanya campur tangan dari kecamatan, kabupaten maupun pemerintah pusat.Dalam pelaksanaannya, pemaknaaan otonomi desa masih menemui perdebatan dalam menentukan kedudukan dan format otonomi desa.Dengan adanya kewenangan yang jelas dan tidak adanya intervensi dari atas, otonomi desa yang dicita-citakan kemungkinan besar akan terwujud.Dengan demikian akan tercipta kehidupan desa yang otonom dan mampu mengelola rumah tangganya sendiri.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai dampak desentralisasi keuangan terhadap kemandirian desa, dengan fokus pada analisis efektivitas alokasi dana desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, penelitian mengenai peran serta masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa, khususnya dalam konteks pengawasan terhadap penggunaan dana desa, dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat partisipasi masyarakat dan potensi peningkatan akuntabilitas. Ketiga, penelitian komparatif mengenai model-model otonomi desa yang berhasil di berbagai daerah di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti karakteristik sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat, dapat memberikan pelajaran berharga bagi desa-desa lain dalam upaya mencapai kemandirian dan kesejahteraan.
| File size | 943.75 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA 000 < 0,05 variabel Motivasi (X2) sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X2) secara000 < 0,05 variabel Motivasi (X2) sebesar 2,061 dengan nilai signifikansi sebesar 0. 000 < 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X2) secara
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, metode analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji instrumen penelitian yang terdiriPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, metode analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif, uji instrumen penelitian yang terdiri
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Jalan Pintas dalam pelayanan administrasi kependudukan sudah berjalan dengan baik. Dibuktikan denganHasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Jalan Pintas dalam pelayanan administrasi kependudukan sudah berjalan dengan baik. Dibuktikan dengan
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh kemandirian keuangan, rasio efisiensi level of capital outlay (LCO), rasio solvabilitasPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh kemandirian keuangan, rasio efisiensi level of capital outlay (LCO), rasio solvabilitas
LAAROIBALAAROIBA Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk dan jenis kuliner yang dapat mendukung wisata bahari di Pantai Mampie Polewali Mandar SulawesiTujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk dan jenis kuliner yang dapat mendukung wisata bahari di Pantai Mampie Polewali Mandar Sulawesi
LAAROIBALAAROIBA Riset ini memanfaatkan desain deskriptif dengan memakai metodologi kualitatif. Riset ini memanfaatkan sumber data primer dan sekunder. Menggunakan teknikRiset ini memanfaatkan desain deskriptif dengan memakai metodologi kualitatif. Riset ini memanfaatkan sumber data primer dan sekunder. Menggunakan teknik
LAAROIBALAAROIBA Hal ini yang melatarbelakangi peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh persepsi masyarakat disabilitas terhadap minat menabung di Bank Syariah, khususnyaHal ini yang melatarbelakangi peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh persepsi masyarakat disabilitas terhadap minat menabung di Bank Syariah, khususnya
LAAROIBALAAROIBA 0 analysis tool. The research findings confirm that Green Accounting has a positive and significant impact on Company Performance. This is attributed to0 analysis tool. The research findings confirm that Green Accounting has a positive and significant impact on Company Performance. This is attributed to
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik wawancara semi terstruktur dan triangulasi data. Dari total 12 prinsip beyondTeknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik wawancara semi terstruktur dan triangulasi data. Dari total 12 prinsip beyond
LAAROIBALAAROIBA Penelitian ini menguji pengaruh promosi, pengetahuan, dan persepsi terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk pembiayaan Qardhul Hasan di BMT Sampang.Penelitian ini menguji pengaruh promosi, pengetahuan, dan persepsi terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk pembiayaan Qardhul Hasan di BMT Sampang.
UINSIUINSI Namun, pengelolaannya seringkali tertinggal dari kemajuan teknologi, sehingga legalitas dan tata kelola yang baik tidak dapat dilihat secara langsung olehNamun, pengelolaannya seringkali tertinggal dari kemajuan teknologi, sehingga legalitas dan tata kelola yang baik tidak dapat dilihat secara langsung oleh
UMCUMC 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peranan Badan Kesbanglinmas terhadap Pelembagaan Partai Politik Islam di Kabupaten Cirebon. Peranan2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peranan Badan Kesbanglinmas terhadap Pelembagaan Partai Politik Islam di Kabupaten Cirebon. Peranan