POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Perdarahan postpartum merupakan penyebab paling umum kematian ibu. Sekitar 23-24% disebabkan oleh sisa plasenta. Kejadian sisa plasenta dapat dicurigai dengan palpasi abdomen untuk memantau kontraksi dan tinggi fundus uteri. Penilaian tinggi fundus uteri pada ibu postpartum merupakan salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh lulusan Diploma III Kebidanan. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan teknik pengumpulan data melalui observasi untuk membandingkan kompetensi mahasiswa dalam menentukan tinggi fundus uteri antara penggunaan phantom abdomen silikon dan phantom burtas. Subjek penelitian adalah seluruh 95 mahasiswa semester III Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Palembang. Instrumen penelitian meliputi phantom abdomen silikon, phantom burtas, dan lembar checklist. Hasil penelitian menunjukkan dari 95 mahasiswa (100%) yang menggunakan phantom burtas, sebanyak 72 mahasiswa (75,8%) kompeten dan 23 mahasiswa (24,2%) tidak kompeten. Nilai p = 0,001 menunjukkan adanya perbedaan kompetensi mahasiswa dalam menilai tinggi fundus uteri menggunakan kedua phantom tersebut. Mahasiswa lebih kompeten dalam menilai tinggi fundus uteri menggunakan phantom burtas dibandingkan phantom silikon. Nilai OR sebesar 0,091 menunjukkan bahwa penggunaan phantom silikon memiliki risiko 0,091 kali lebih besar mahasiswa tidak kompeten dalam menilai tinggi fundus uteri dibandingkan dengan phantom burtas.
Tingkat pencapaian kompetensi penilaian tinggi fundus uteri menggunakan Phantom Burtas mencapai 75,8%.Mahasiswa lebih kompeten dalam melakukan pemeriksaan tinggi fundus uteri dengan menggunakan phantom burtas dibandingkan phantom silikon.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan phantom yang dapat menilai kontraksi uterus guna meningkatkan deteksi dini perdarahan postpartum.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas penggunaan phantom burtas yang dimodifikasi dengan variasi kondisi klinis seperti subinvolusio uteri atau atonia uteri untuk melatih mahasiswa dalam mengenali kasus-kasus komplikasi secara lebih akurat di laboratorium. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara penggunaan phantom burtas dengan simulasi berbasis virtual atau augmented reality untuk menilai mana yang lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, terutama dalam aspek keterampilan motorik dan pengambilan keputusan klinis. Ketiga, disarankan adanya penelitian longitudinal yang mengevaluasi dampak pelatihan berkelanjutan menggunakan phantom burtas terhadap kinerja mahasiswa selama praktik klinik di rumah sakit, termasuk kemampuan mereka dalam mendeteksi dini perdarahan postpartum dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan phantom burtas secara intensif. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai integrasi alat peraga berbasis simulasi dalam kurikulum kebidanan dan membantu pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan standar kompetensi nasional dalam pelatihan keterampilan kebidanan yang berbasis pada simulasi dengan tingkat fidelitas yang sesuai. Dengan pendekatan penelitian yang lebih luas dan mendalam, diharapkan dapat diperoleh bukti kuat untuk mendorong adopsi phantom burtas atau inovasi sejenis secara lebih luas di institusi pendidikan kebidanan di seluruh Indonesia. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor seperti kepercayaan diri, frekuensi latihan, dan umpan balik instruktur memengaruhi efektivitas pembelajaran menggunakan phantom. Selain itu, penting untuk menilai aspek ekonomi dan keberlanjutan penggunaan phantom burtas dibandingkan dengan manekin komersial yang mahal. Temuan dari penelitian seperti ini dapat mendukung kebijakan pengadaan alat praktikum yang lebih terjangkau, efektif, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, pendidikan kebidanan dapat menjadi lebih inklusif dan berkualitas tanpa bergantung pada sumber daya yang mahal.
- Burtas Uterus Involution Phantom Development | Jurnal Kesehatan. burtas uterus involution phantom development... doi.org/10.26630/jk.v15i1.4317Burtas Uterus Involution Phantom Development Jurnal Kesehatan burtas uterus involution phantom development doi 10 26630 jk v15i1 4317
- Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And... doi.org/10.36086/maternalandchild.v5i2.3683Students Competence To Determine The Uterine Fundal Height Between The Use Of The Silicone Phantoom And doi 10 36086 maternalandchild v5i2 3683
| File size | 384.6 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu mengenai keterlibatan ayah dalam pertumbuhan dan perkembangan balita sebelum menerima pendidikan kesehatanPenelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu mengenai keterlibatan ayah dalam pertumbuhan dan perkembangan balita sebelum menerima pendidikan kesehatan
DINASTIRESDINASTIRES Undang-Undang No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan membawa perubahan signifikan dengan memosisikan teknisi anestesi sebagai tenaga kesehatan teknik medisUndang-Undang No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan membawa perubahan signifikan dengan memosisikan teknisi anestesi sebagai tenaga kesehatan teknik medis
LP3MZHLP3MZH WA ataupun Whatsap merupakan salah satu alat atau media sosial yang juga dapat memberikan pengaruh bagi siswa untuk berlangsungnya pembelajaran, karenaWA ataupun Whatsap merupakan salah satu alat atau media sosial yang juga dapat memberikan pengaruh bagi siswa untuk berlangsungnya pembelajaran, karena
PAPANDAPAPANDA Indonesia dapat memanfaatkan beberapa hal berikut dari kurikulum Quebec.merubah tujuan pembelajaran matematika agar tidak hanya berfokus pada prestasi,Indonesia dapat memanfaatkan beberapa hal berikut dari kurikulum Quebec.merubah tujuan pembelajaran matematika agar tidak hanya berfokus pada prestasi,
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG The type is research a quantitative descriptive observational design with a cross sectional study. The population consist of all pregnant women in theThe type is research a quantitative descriptive observational design with a cross sectional study. The population consist of all pregnant women in the
ALFARABIALFARABI Hasil penelitian Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem yaitu metode iterasi dimana pengerjaan suatu tahap dapat dilakukan berulang-ulang danHasil penelitian Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem yaitu metode iterasi dimana pengerjaan suatu tahap dapat dilakukan berulang-ulang dan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Selain itu, kemampuan TikTok untuk menghubungkan pembelajar dari berbagai konteks budaya dan linguistik membuka peluang baru untuk kompetensi antarbudayaSelain itu, kemampuan TikTok untuk menghubungkan pembelajar dari berbagai konteks budaya dan linguistik membuka peluang baru untuk kompetensi antarbudaya
PSEBPSEB Program dilaksanakan melalui seminar dan diskusi interaktif dengan 50 peserta siswa. Hasil menunjukkan tingkat pemahaman dan penerapan materi yang tinggi,Program dilaksanakan melalui seminar dan diskusi interaktif dengan 50 peserta siswa. Hasil menunjukkan tingkat pemahaman dan penerapan materi yang tinggi,
Useful /
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 ibu postpartum di wilayah kerja UPTD Sadananya Community HealthPenelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 ibu postpartum di wilayah kerja UPTD Sadananya Community Health
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Di antara mereka, 8 pasien (20%) mengalami depresi ringan, 3 pasien (7,5%) mengalami depresi sedang, dan 1 pasien (2,5%) mengalami depresi berat. GejalaDi antara mereka, 8 pasien (20%) mengalami depresi ringan, 3 pasien (7,5%) mengalami depresi sedang, dan 1 pasien (2,5%) mengalami depresi berat. Gejala
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada seluruh mahasiswa Prodi KeperawatanPenelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada seluruh mahasiswa Prodi Keperawatan
PSEBPSEB Hal ini menyebabkan rendahnya efisiensi produksi dan kegiatan kewirausahaan. Permasalahan serupa juga terjadi pada UM Krecek Krupuk Bu Nor yang bergerakHal ini menyebabkan rendahnya efisiensi produksi dan kegiatan kewirausahaan. Permasalahan serupa juga terjadi pada UM Krecek Krupuk Bu Nor yang bergerak