UNTADUNTAD

Preventif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPreventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan komponen vital di semua lingkungan kerja, terutama di sektor makanan dan minuman. Penerapan K3 yang efektif tidak hanya melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga menjamin keamanan dan kualitas produk makanan yang disajikan kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi K3 di kalangan penjamah makanan di Kantin Politeknik Kesehatan Megarezky. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dengan menerapkan pendekatan HIRARC (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko) dan analisis tematik. Pendekatan HIRARC membantu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan potensi bahaya di tempat kerja. Sementara itu, analisis tematik mengeksplorasi persepsi dan pengalaman penjamah makanan mengenai praktik K3. Penelitian melibatkan seluruh 10 penjamah makanan melalui wawancara mendalam menggunakan panduan pertanyaan terbuka. Temuan menunjukkan adanya 13 bahaya: 6 dikategorikan sebagai risiko tinggi dan 7 sebagai risiko sedang. Dari analisis tematik, muncul beberapa tema: Kecelakaan Kerja, Kesehatan Pekerja, Kesadaran K3, Pengelolaan Sampah, Respon Kebakaran, Kelelahan, dan Stres Kerja. Tema-tema ini menunjukkan aspek multidimensional dari praktik K3 dan tantangan yang dihadapi pekerja. Kesimpulannya, meskipun teridentifikasi 13 risiko (6 tinggi, 7 sedang), penelitian ini menekankan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran K3, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, dan memperkuat upaya mitigasi risiko. Penelitian merekomendasikan pendidikan berkelanjutan, pelatihan rutin, dan infrastruktur K3 yang memadai. Penguatan aspek-aspek ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat, meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kualitas layanan di lingkungan kantin.

Berdasarkan identifikasi dan penilaian risiko atau manajemen risiko K3 di Kantin Politeknik Kesehatan Megarezky, teridentifikasi 13 bahaya, dengan 6 dikategorikan sebagai risiko tinggi dan 7 sebagai risiko sedang.Penelitian merekomendasikan peningkatan kesadaran, kepatuhan terhadap regulasi, dan implementasi strategi mitigasi risiko di kalangan penjamah makanan di Kantin Politeknik Kesehatan Megarezky.Penguatan pendidikan K3, pelatihan, dan infrastruktur dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat, meningkatkan kesejahteraan pekerja dan kualitas layanan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara kantin di berbagai institusi pendidikan kesehatan, dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik dalam penerapan K3. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan program pelatihan K3 yang komprehensif dan efektif, serta mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap K3 di kalangan penjamah makanan. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak psikologis dari stres kerja dan kelelahan pada penjamah makanan, serta mengembangkan intervensi yang dapat mengurangi beban kerja dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.

Read online
File size353.77 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test