UNTADUNTAD
Preventif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPreventif : Jurnal Kesehatan MasyarakatKualitas layanan di RSUD Taman Husada belum memenuhi standar yang diharapkan, sebagian disebabkan oleh perbedaan status pekerjaan yang memengaruhi kompensasi dan pengembangan karier. Menilai kepuasan kerja karyawan sangat penting karena secara langsung memengaruhi efektivitas layanan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan kerja dan kepuasan masyarakat di RSUD Taman Husada serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja dan hubungannya dengan kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain cross‑sectional dengan 250 karyawan RSUD Taman Husada. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang menilai kepuasan kerja dan kepuasan masyarakat. Analisis statistik, termasuk korelasi Spearman dan regresi logistik, dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan kerja dan hubungannya dengan kepuasan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja secara umum berada di tingkat tinggi (78,42), sementara indeks kepuasan masyarakat sangat baik (89,59). Faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan kerja meliputi pencapaian, pengakuan, tanggung jawab, kemajuan, pekerjaan itu sendiri, kompensasi, keamanan kerja, kondisi kerja, kebijakan organisasi, supervisi teknis, dan hubungan interpersonal (p < 0,005). Faktor paling dominan adalah pekerjaan itu sendiri (OR = 16,89). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara kepuasan kerja dan kepuasan masyarakat dalam aspek perilaku karyawan (p = 0,715). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja, namun belum terbukti adanya hubungan langsung dengan kepuasan masyarakat.
Penelitian ini menegaskan peran penting faktor intrinsik dan ekstrinsik dalam membentuk kepuasan kerja di RSUD Taman Husada, dengan pekerjaan itu sendiri sebagai faktor paling dominan.Meskipun tingkat kepuasan kerja tinggi, tidak ditemukan asosiasi langsung antara kepuasan karyawan dan kepuasan masyarakat terkait perilaku staf.Oleh karena itu, direkomendasikan agar manajemen rumah sakit menerapkan strategi penempatan staf berbasis kompetensi dan meningkatkan kondisi ekstrinsik seperti sistem kompensasi serta memperbaiki elemen layanan yang memengaruhi kepuasan publik, seperti infrastruktur dan waktu tunggu.Penelitian lanjutan perlu menggunakan desain longitudinal untuk mengkaji dampak jangka panjang intervensi tersebut pada hasil kepuasan pasien dan kinerja institusi.
Salah satu arah penelitian di masa depan adalah menilai dampak intervensi berbasis kompetensi terhadap kepuasan kerja jangka panjang, dengan mempertanyakan apakah peningkatan pemetaan kompetensi dapat menurunkan tingkat turnover dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian lain dapat fokus pada hubungan antara kepuasan karyawan dan kepuasan pasien secara multi‑dimensional, dengan menambahkan variabel mediators seperti kualitas komunikasi dan pelayanan pasien, sehingga dapat mengidentifikasi jalur pengaruh yang lebih kompleks. Selain itu, studi longitudinal yang meneliti pengaruh perubahan kebijakan kompensasi dan fasilitas kerja terhadap indeks kepuasan masyarakat dapat membantu menilai efektivitas kebijakan sumber daya manusia pada sistem kesehatan publik. Implementasi ketiga studi tersebut diharapkan dapat menyediakan bukti empiris yang kuat bagi pengambilan kebijakan manajemen tenaga kesehatan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan sekaligus kesejahteraan pegawai.
| File size | 365.88 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH Instrumen penelitian adalah kuesioner yang dibagikan langsung menggunakan kertas. Data penelitian dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil:Instrumen penelitian adalah kuesioner yang dibagikan langsung menggunakan kertas. Data penelitian dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil:
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan ProlanisSehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis
UNTADUNTAD Analisis data menggunakan softwere SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini dapat memujukkan bahwa terdapat variable yang berhubungan dengan kepatuhanAnalisis data menggunakan softwere SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini dapat memujukkan bahwa terdapat variable yang berhubungan dengan kepatuhan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil pengujian menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara kualitas layanan terhadap penggunaan sistem dan penggunaan sistem terhadap implementasi SIMRSHasil pengujian menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara kualitas layanan terhadap penggunaan sistem dan penggunaan sistem terhadap implementasi SIMRS
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakitRumah sakit harus memiliki sistem informasi untuk melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit
JQWHJQWH Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
IDID Kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Jurug Boyolali.melalui penyuluhan,Kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Jurug Boyolali.melalui penyuluhan,
JQWHJQWH Kelas untuk ibu hamil adalah sarana belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka secara berkelompok, yang bertujuan untuk meningkatkanKelas untuk ibu hamil adalah sarana belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka secara berkelompok, yang bertujuan untuk meningkatkan
Useful /
IDID Keberhasilan kegiatan ditunjukkan oleh tingginya partisipasi kader, meningkatnya pemahaman mengenai peran Posyandu dalam pelayanan lintas sektor, sertaKeberhasilan kegiatan ditunjukkan oleh tingginya partisipasi kader, meningkatnya pemahaman mengenai peran Posyandu dalam pelayanan lintas sektor, serta
JQWHJQWH Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan optimalisasi penyampaian pesan gizi seimbang kepada ibu adalah melalui kegiatanSalah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan optimalisasi penyampaian pesan gizi seimbang kepada ibu adalah melalui kegiatan
IDID Insrtumen yang digunakan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Didapatkan hasil sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan denganInsrtumen yang digunakan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan 3S (SDKI, SLKI, SIKI). Didapatkan hasil sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan dengan
IDID Sehubungan dengan hal tersebut maka ada pikiran untuk mengadakan pengabdian masyarakat, dalam kegiatan pengabdian ini adalah “Pelatihan Perwasitan TenisSehubungan dengan hal tersebut maka ada pikiran untuk mengadakan pengabdian masyarakat, dalam kegiatan pengabdian ini adalah “Pelatihan Perwasitan Tenis