UNYUNY
Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan KonselingJurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan KonselingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengungkapan diri di dunia nyata dan di media sosial; (2) perbedaan interaksi teman sebaya di dunia nyata dan di media sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini merupakan penelitian sampel siswa kelas XI di SMA N 1 Ngaglik yang berjumlah 133 orang dilibatkan sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pengungkapan diri di dunia nyata, skala pengungkapan diri di media sosial, skala interaksi teman sebaya di dunia nyata dan skala interaksi teman sebaya di media sosial. Uji validitas instrumen menggunakan expert judgement. Uji reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cronbach, diperoleh nilai koefisien alpha 0,896 pada instrumen pengungkapan diri di dunia nyata, 0,772 pada instrumen pengungkapan diri di media sosial, 0,824 pada instrumen interaksi teman sebaya di dunia nyata dan 0,794 pada instrumen interaksi teman sebaya di media sosial. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistika non parametric uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pengungkapan diri di dunia nyata dan pengungkapan diri di media sosial dengan nilai sig. sebesar 0,003 dan (2) terdapat perbedaan interaksi teman sebaya di dunia nyata dan di media sosial dengan nilai sig. sebesar 0,023 dengan taraf signifikansi 5%. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengungkapan diri dan interaksi teman sebaya lebih tinggi di dunia nyata dibanding di media sosial.
Terdapat perbedaan pengungkapan diri di dunia nyata dan di media sosial pada siswa kelas XI SMA N 1 Ngaglik, dengan tingkat pengungkapan diri yang lebih tinggi di dunia nyata daripada di media sosial.Terdapat juga perbedaan dalam interaksi teman sebaya antara dunia nyata dan media sosial, di mana interaksi teman sebaya lebih tinggi terjadi di dunia nyata.Hal ini menunjukkan bahwa meskipun media sosial memfasilitasi komunikasi, interaksi dan pengungkapan diri secara langsung tetap lebih dominan dibandingkan melalui platform digital.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis kelamin terhadap perbedaan intensitas dan kedalaman pengungkapan diri di media sosial dan dunia nyata dalam konteks sekolah menengah, untuk memahami dinamika gender dalam komunikasi remaja. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana kualitas hubungan pertemanan (seperti kepercayaan dan kedekatan emosional) memengaruhi preferensi remaja dalam memilih media—offline atau online—untuk berbagi informasi pribadi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor kekhawatiran privasi dan persepsi risiko di media sosial yang mungkin menjadi penghambat bagi remaja dalam membuka diri secara online, serta bagaimana strategi koping mereka dalam mengelola identitas digital dibandingkan dengan ekspresi diri langsung. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konteks sosial, psikologis, dan teknologis yang membentuk perilaku komunikasi remaja di era digital.
| File size | 594.33 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Pola berpikir dan perasaan individu mengenai tubuhnya dipengaruhi oleh penilaian teman sebaya, sehingga mendorong perubahan penampilan dan perilaku untukPola berpikir dan perasaan individu mengenai tubuhnya dipengaruhi oleh penilaian teman sebaya, sehingga mendorong perubahan penampilan dan perilaku untuk
STIBASTIBA Artinya, upaya mengatasi kelebihan berat badan melalui metode yang justru mendatangkan mudarat bagi kesehatan fisik maupun psikis bertentangan dengan prinsip-prinsipArtinya, upaya mengatasi kelebihan berat badan melalui metode yang justru mendatangkan mudarat bagi kesehatan fisik maupun psikis bertentangan dengan prinsip-prinsip
UNYUNY Banjarnegara berjumlah 104 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala media sosial dan skala kecemasan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresiBanjarnegara berjumlah 104 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala media sosial dan skala kecemasan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi
UNYUNY Terdapat hubungan positif antara peran gender maskulin dan perilaku asertif, serta hubungan negatif antara peran gender feminin dan perilaku asertif. PerilakuTerdapat hubungan positif antara peran gender maskulin dan perilaku asertif, serta hubungan negatif antara peran gender feminin dan perilaku asertif. Perilaku
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel kebersyukuran sebagian besar mahasiswa berada pada kategori tinggi dan pada variabel citra tubuh sebagianHasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel kebersyukuran sebagian besar mahasiswa berada pada kategori tinggi dan pada variabel citra tubuh sebagian
UNYUNY Rata-rata skor kesiapsiagaan bencana kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy positif sebelum fase treatment yaituRata-rata skor kesiapsiagaan bencana kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy positif sebelum fase treatment yaitu
STAINU MALANGSTAINU MALANG Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis strategi pemasaran digital melalui media sosial, terutama Instagram,Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis strategi pemasaran digital melalui media sosial, terutama Instagram,
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Stunting pada anak-anak adalah kegagalan pertumbuhan akibat penumpukan kekurangan gizi yang berlangsung dari kehamilan hingga 24 bulan. Banyak faktor menyebabkanStunting pada anak-anak adalah kegagalan pertumbuhan akibat penumpukan kekurangan gizi yang berlangsung dari kehamilan hingga 24 bulan. Banyak faktor menyebabkan
Useful /
UNYUNY Semakin tinggi intensitas bermain game PUBG siswa maka semakin tinggi pula tingkat perilaku agresif siswa. Dapat pula disimpulkan, semakin rendah intensitasSemakin tinggi intensitas bermain game PUBG siswa maka semakin tinggi pula tingkat perilaku agresif siswa. Dapat pula disimpulkan, semakin rendah intensitas
UIBBCUIBBC Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Maarif Sutawinangun yang jumlahnya 52 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Maarif Sutawinangun yang jumlahnya 52 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Program Inspirasi Dhuha menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan formal atau sekolah umum dapat mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam lingkunganProgram Inspirasi Dhuha menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan formal atau sekolah umum dapat mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan
UNCMUNCM Salah satu sumber daya yang penting dalam manajemen pendidikan islam adalah sumber daya manusia. Pentingnya sumber daya manusia ini perlu disadari olehSalah satu sumber daya yang penting dalam manajemen pendidikan islam adalah sumber daya manusia. Pentingnya sumber daya manusia ini perlu disadari oleh