UNESAUNESA

Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESA

Penelitian ini menguji penerapan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk meningkatkan career decision-making self-efficacy pada murid kelas XI SMA di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental one group pre-test post-test, serta analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu uji Wilcoxon. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 murid kelas XI yang memiliki kecenderungan career decision-making self-efficacy sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keyakinan pada career decision-making self-efficacy murid dari rata-rata peningkatan yang diperoleh sebelum dan sesudah mendapatkan treatment sebesar 23 poin. Berdasarkan hasil interpretasi uji Wilcoxon, dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok teknik problem solving dapat meningkatkan career decision-making self-efficacy murid kelas XI SMA di Sidoarjo.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa supervisi kelompok yang menggunakan teknik problem solving secara efektif meningkatkan career decision-making self-efficacy murid kelas 11 di SMA Negeri 1 Wonoayu.Hal ini diperkuat dengan adanya peningkatan keyakinan career decision-making self-efficacy murid dari rata-rata Pre-Test sebesar 115,17 menjadi 138,17 poin pada Post-Test dengan peningkatan rata-rata sebesar 23 poin.(2-tailed) sebesar 0,028 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan signifikan pada kondisi individu sebelum dan setelah menerima perlakuan melalui instruksi kelompok tentang teknik problem solving.Seluruh subjek penelitian yang berjumlah enam murid mengalami peningkatan career decision-making self-efficacy dengan tingkat peningkatan yang beragam.Subjek dengan kategori career decision-making self-efficacy sedang mengalami peningkatan menjadi kategori tinggi, sedangkan subjek dengan kategori sedang hingga rendah mengalami peningkatan skor menjadi kategori sedang.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat teori Career Decision-Making Self-Efficacy serta menunjukkan bahwa integrasi teknik Problem Solving dalam layanan bimbingan kelompok dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan career decision-making self-efficacy murid.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan teknik penelitian eksperimental yang lebih ketat, seperti pendekatan kuasi-eksperimental yang menggabungkan kelompok kontrol. Selain itu, peneliti berikutnya dapat memperbaharui suasana kelompok agar lebih aktif, atau mengkaji variabel lain yang berkaitan dengan career decision-making self-efficacy. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dan meningkatkan career decision-making self-efficacy pada murid SMA.

  1. EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY... doi.org/10.30998/rdje.v9i2.18379EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY doi 10 30998 rdje v9i2 18379
  2. JURNAL AKRAB (Aksara agar Berdaya). uji validitas isi tarumanagara career decision self efficacy scale... doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i1.9987.2021JURNAL AKRAB Aksara agar Berdaya uji validitas isi tarumanagara career decision self efficacy scale doi 10 24912 jmishumsen v5i1 9987 2021
  3. Meningkatkan Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving | Journal... jurnal.umk.ac.id/index.php/JKP/article/view/5157Meningkatkan Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Journal jurnal umk ac index php JKP article view 5157
  4. Career indecision, depressive symptoms, self-efficacy and negative thoughts when transitioning from high... journals.sagepub.com/doi/10.1177/10384162231180339Career indecision depressive symptoms self efficacy and negative thoughts when transitioning from high journals sagepub doi 10 1177 10384162231180339
Read online
File size403.57 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test