UNYUNY
Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan KonselingJurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan KonselingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas self-fulfilling prophecy pengajar dalam kesiapsiagaan bencana peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode single subject research model AB design. Subjek dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas XI SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta sebanyak delapan peserta didik. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala kesiapsiagaan bencana. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif menggunakan grafik dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan keadaan kesiapsiagaan bencana peserta didik berdasarkan self-fulfilling prophecy pengajar. Kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy positif menunjukkan peningkatan skor yang stabil dan signifikan dari fase sebelum treatment menuju fase setelah treatment. Rata-rata skor kesiapsiagaan bencana kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy positif sebelum fase treatment yaitu 76,10 dan setelah fase treatment rata-rata skor menjadi 83,75. Hal tersebut menunjukkan peningkatan sebasar 7,70 poin. Kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy negatif menunjukkan peningkatan dan penurunan yang drastis. Rata-rata skor kesiapsiagaan bencana kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy negatif sebelum fase treatment yaitu 77,20 dan setelah fase treatment rata-rata skor menjadi 79,58. Hal tersebut menunjukkan peningkatan sebasar 2,40 poin.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa self-fulfilling prophecy pengajar dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kesiapsiagaan bencana peserta didik.Kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy positif mengalami peningkatan yang signifikan.Kelompok peserta didik dengan pengajar yang memiliki self-fulfilling prophecy negatif hanya mengalami sedikit peningkatan.
Saran yang dapat diberikan peneliti berdasarkan kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan yaitu: 1. Bagi peserta didik: Peserta didik dapat menerapkan aspek-aspek kesiapsiagaan bencana yang telah dipelajari agar peserta didik dapat meminimalisir dampak dari peristiwa yang tidak diinginkan. 2. Bagi Guru Bimbingan dan Konseling: Self-fulfilling prophecy merupakan keyakinan yang dapat menjadi nyata sehingga dalam kehidupan nyata, guru sebagai pendidik diharapkan memiliki self-fulfilling prophecy positif terhadap peserta didiknya agar peserta didik menjadi optimal dalam pengembangan potensi dan kemampuannya baik dalam bidang prestasi maupun kepribadian. 3. Bagi peneliti lain: a. Pemberian informasi salah untuk membentuk self-fulfilling prophecy pada pengajar sebaiknya disesuaikan dengan keadaan sekolah sehingga self-fulfilling prophecy pengajar menjadi lebih kuat. b. Jika hendak meneliti dengan metode single subject reseacrh sebaiknya proses pengambilan data dipantau secara terus-menerus sehingga semua subjek penelitian memiliki data penelitian yang lengkap.
| File size | 716.7 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Media “Napza Edu Card melalui model Borg & Gall telah memenuhi kriteria akseptabilitas, mampu menyajikan informasi bahaya narkoba secara interaktifMedia “Napza Edu Card melalui model Borg & Gall telah memenuhi kriteria akseptabilitas, mampu menyajikan informasi bahaya narkoba secara interaktif
UNESAUNESA Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan skor etika pergaulan teman sebaya setelah pelaksanaan program, baik ditinjau dari kenaikan nilai rata-rata,Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan skor etika pergaulan teman sebaya setelah pelaksanaan program, baik ditinjau dari kenaikan nilai rata-rata,
UNESAUNESA Hal ini diperkuat dengan adanya peningkatan keyakinan career decision-making self-efficacy murid dari rata-rata Pre-Test sebesar 115,17 menjadi 138,17Hal ini diperkuat dengan adanya peningkatan keyakinan career decision-making self-efficacy murid dari rata-rata Pre-Test sebesar 115,17 menjadi 138,17
UNESAUNESA Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 19 Surabaya terhadap 33 peserta didik kelas VII-K dapat disimpulkan bimbingan klasikal modelBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 19 Surabaya terhadap 33 peserta didik kelas VII-K dapat disimpulkan bimbingan klasikal model
CAHAYA ICCAHAYA IC Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa manajemen waktu memiliki skor rata-rata 29.02 atau 72.55% yang termasuk dalam tingkat pengembangan variabelHasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa manajemen waktu memiliki skor rata-rata 29.02 atau 72.55% yang termasuk dalam tingkat pengembangan variabel
FIP UNGFIP UNG Pelaksanaan pelatihan perilaku 3R (Right, Reality, Responsible) melalui metode PIJAR berhasil memfasilitasi remaja muslim di Pondok Pesantren Al‑KautsarPelaksanaan pelatihan perilaku 3R (Right, Reality, Responsible) melalui metode PIJAR berhasil memfasilitasi remaja muslim di Pondok Pesantren Al‑Kautsar
FIP UNGFIP UNG Guru BK juga mendapatkan penambahan pengetahuan baru tentang teknik yang dapat digunakan dalam bimbingan kelompok agar dapat menjalankan tugas dan fungsiGuru BK juga mendapatkan penambahan pengetahuan baru tentang teknik yang dapat digunakan dalam bimbingan kelompok agar dapat menjalankan tugas dan fungsi
FIP UNGFIP UNG Hasil kegiatan menunjukkan pembentukan konselor sebaya dapat membantu berbagai permasalahan remaja yang tidak bisa diakses guru BK, terutama mengenai pergaulanHasil kegiatan menunjukkan pembentukan konselor sebaya dapat membantu berbagai permasalahan remaja yang tidak bisa diakses guru BK, terutama mengenai pergaulan
Useful /
UNESAUNESA Dengan demikian penerapan konseling kelompok dengan teknik cinema therapy dapat menjadi salah satu strategi maupun layanan dalam membantu meningkatkanDengan demikian penerapan konseling kelompok dengan teknik cinema therapy dapat menjadi salah satu strategi maupun layanan dalam membantu meningkatkan
IAINAMBONIAINAMBON Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai uji-T sebesar 3,904 lebih tinggi dibandingkan t tabel sebesar 1,666, dengan tingkat signifikansi 0,000 yangHasil analisis data menunjukkan bahwa nilai uji-T sebesar 3,904 lebih tinggi dibandingkan t tabel sebesar 1,666, dengan tingkat signifikansi 0,000 yang
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Metode penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan alat analisis data SmartPLS 3. Hasil yang diperoleh adalah beban kerja, stress kerja berpengaruhMetode penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan alat analisis data SmartPLS 3. Hasil yang diperoleh adalah beban kerja, stress kerja berpengaruh
FIP UNGFIP UNG Program Kreativitas Mahasiswa merupakan Program yang paling bergengsi dikalangan mahasiswa Indonesia. Minimnya partisipasi mahasiswa di Program Studi BimbinganProgram Kreativitas Mahasiswa merupakan Program yang paling bergengsi dikalangan mahasiswa Indonesia. Minimnya partisipasi mahasiswa di Program Studi Bimbingan