UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan KeamananJurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan

Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kepuasan Generasi Z terhadap akun Instagram milik homeless media (Folkative, USS Feeds, dan Cretivox) dengan media berita konvensional (Detikcom, IDN Times, dan Kompas.com) dalam memenuhi kebutuhan. Perbandingan ini penting dilakukan karena terjadi pergeseran pola konsumsi berita Generasi Z yang semakin mengandalkan akun berbasis media sosial yang menyajikan konten ringkas dan visual, sehingga berpotensi menggeser peran media berita konvensional sebagai rujukan utama informasi. Penelitian menggunakan pendekatan uses and gratifications model nilai harapan dengan membandingkan Gratification Sought (GS) dan Gratification Obtained (GO) berdasarkan lima indikator, yakni kenyamanan, pencarian informasi, hiburan, identitas pribadi, dan interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif melalui kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Universitas Pembangunan Jaya yang mengikuti akun-akun tersebut. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat nilai rerata GS dan GO, serta diuji menggunakan independent sample t-test untuk mengidentifikasi perbedaan rerata secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan homeless media lebih unggul pada aspek kenyamanan dan hiburan, sedangkan media berita konvensional lebih dipercaya pada dimensi pencarian informasi. Namun, kedua jenis media belum optimal dalam memenuhi kebutuhan interaksi sosial. Temuan ini menegaskan adanya perubahan preferensi konsumsi informasi pada Generasi Z serta menunjukkan perlunya adaptasi strategi konten dan format penyajian oleh media berita agar tetap relevan dalam lanskap media digital berbasis platform.

Homeless media lebih memuaskan dalam aspek hiburan dan kenyamanan, sedangkan media berita lebih memuaskan dalam aspek kenyamanan dan informasi.Cretivox menjadi homeless media yang paling memuaskan, sedangkan Kompas.com menjadi media berita yang paling seimbang dalam memberikan pengalaman bagi pengguna.Media berita lebih unggul dalam menyajikan informasi, tetapi homeless media lebih menarik dalam penyampaian informasi.Homeless media dan media berita belum menjadi platform utama bagi pengguna dalam aspek interaksi sosial.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang strategi konten dan format penyajian yang efektif untuk memenuhi kebutuhan interaksi sosial di platform media sosial. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak homeless media terhadap perilaku konsumsi berita Generasi Z dan bagaimana media berita konvensional dapat beradaptasi untuk tetap relevan. Ketiga, studi komparatif antara homeless media dan media berita konvensional di berbagai platform media sosial dapat memberikan pemahaman lebih komprehensif tentang preferensi dan perilaku konsumsi informasi Generasi Z.

Read online
File size511.3 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test