UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan KeamananJurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan

Kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia meliputi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan tempat tinggal. Salah satu contoh kebutuhan dasar adalah tempat tinggal, atau biasa disebut rumah. Selain sebagai kebutuhan esensial, rumah juga sering digunakan sebagai indikator status sosial, terutama dalam masyarakat yang semakin modern. Sosial media pun menjadi salah satu kebutuhan manusia di era modern saat ini. Sosial media kerap digunakan sebagai media untuk mencari informasi dan jual beli. Defie Wibifono merupakan social media influencer yang fokus pada sektor properti. Salah satu konten yang dibuat olehnya adalah konten review rumah Parkville, Sentul City. Pada Penelitian ini peneliti bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh daya tarik pesan dalam konten review rumah Parkville, Sentul City, yang disampaikan oleh Defie Wibifono, terhadap minat beli konsumen. Metode survei dengan kuesioner online digunakan untuk mengumpulkan data dari 100 responden, yang merupakan followers Instagram @defie.xmarks.serpong. Analisis korelasi Pearsons dan regresi linear sederhana dengan SPSS 27.0 dilakukan setelah pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara daya tarik pesan konten review dan minat beli konsumen terkait produk Parkville, Sentul City, dengan tingkat hubungan rendah sebesar 0,122. Temuan ini mengindikasikan bahwa, meskipun kemampuan Defie Wibifono dalam menjelaskan informasi dinilai tinggi oleh responden, usia mereka memainkan peran penting dalam menentukan kesiapan untuk melakukan pembelian properti.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara daya tarik pesan yang disampaikan dalam konten review oleh Defie Wibifono dan minat beli konsumen terhadap produk Parkville, Sentul City.Meskipun konten tersebut berhasil menarik perhatian responden, hal tersebut tidak secara langsung berdampak pada keinginan konsumen untuk melakukan pembelian.Faktor usia responden juga menjadi pertimbangan penting, karena usia muda seringkali beriringan dengan pertimbangan jangka panjang dalam pengambilan keputusan pembelian properti.Oleh karena itu, strategi pemasaran properti perlu mempertimbangkan preferensi dan siklus keputusan pembelian yang berbeda-beda pada berbagai kelompok usia.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain selain daya tarik pesan, seperti faktor sosial, budaya, dan ekonomi, terhadap minat beli konsumen properti. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada segmentasi pasar berdasarkan usia dan karakteristik demografis lainnya untuk memahami preferensi dan kebutuhan konsumen yang lebih spesifik. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran media sosial lain selain YouTube, seperti Instagram dan TikTok, dalam mempengaruhi minat beli konsumen properti. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian properti di era digital, serta membantu pengembang properti dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan target pasar.

Read online
File size555.93 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test