UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan KeamananJurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan

Konten kontroversi Deddy Corbuzier pada tahun 2022 menyebabkan dirinya banyak mendapatkan umpatan dan respon kurang baik dari masyarakat, namun konten Deddy Corbuzier masih bisa bertahan dan konsisten dengan jumlah penonton yang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi penonton terhadap konten YouTube Deddy Corbuzier pada periode 2022, bagaimana YouTube-nya bisa tetap bertahan dan konsisten memiliki penonton sangat banyak setelah Deddy Corbuzier beberapa kali melakukan kontroversi, apa saja yang membuat konten Deddy Corbuzier ini menjadi menarik, melalui persepsi dari para penontonnya secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Deddy Corbuzier menurut persepsi penonton memiliki keberagaman konten yang variatif, adanya kebaruan narasumber, serta isi konten dan pembahasan yang menarik, hal itulah yang membuat konten Deddy Corbuzier ini tetap diminati oleh para penontonnya. Selain itu, judul, thumbnail, dan tampilan awal konten Deddy Corbuzier juga terkesan clickbait sehingga membuat penasaran serta mampu menarik atensi lebih dari penontonnya. Dengan demikian, meskipun Deddy Corbuzier melakukan kontroversi pada tahun 2022, namun minat penonton terhadap kontennya tetap tinggi dikarenakan faktor-faktor tersebut.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi penonton terhadap tayangan konten Deddy Corbuzier pada periode 2022 secara keseluruhan adalah positif, karena menilai konten Deddy Corbuzier memiliki keberagaman konten yang variatif dan kualitas produksi konten yang baik serta memberikan atensi dari faktor eksternal seperti narasumber, thumbnail, dan judul yang membuat lebih tertarik terhadap minat menonton.Kontroversi yang terjadi di tahun 2022 tidak terlalu berpengaruh terhadap persepsi dan minat menonton kontennya.Keberagaman konten dan kualitas produksi menjadi kunci utama dalam mempertahankan daya tarik konten Deddy Corbuzier di mata penonton.Hal ini menunjukkan pentingnya bagi kreator konten untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas konten agar tetap relevan dan diminati oleh audiens.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai dampak kontroversi terhadap loyalitas penonton terhadap kreator konten, dengan fokus pada bagaimana penonton memproses informasi negatif dan dampaknya terhadap keputusan menonton. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh kreator konten dalam merespon kontroversi, serta efektivitas strategi tersebut dalam memulihkan citra dan mempertahankan audiens. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana faktor-faktor demografis dan psikografis penonton memengaruhi persepsi mereka terhadap konten kontroversial, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai segmentasi audiens dan preferensi konten. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai dinamika persepsi penonton terhadap konten kontroversial, serta implikasinya bagi strategi komunikasi dan pengembangan konten di era digital.

  1. Utilising podcasts for learning and teaching: a review and ways forward for e-Learning cultures - Warren... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0892020612438031Utilising podcasts for learning and teaching a review and ways forward for e Learning cultures Warren journals sagepub doi 10 1177 0892020612438031
Read online
File size1.06 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test