POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUJURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUMasalah ketajaman penglihatan sering muncul pada remaja dan membutuhkan perhatian karena dampaknya yang signifikan pada beberapa aspek kehidupan, termasuk pembelajaran. Remaja dapat mengalami penurunan ketajaman penglihatan karena berbagai keadaan, termasuk paparan cahaya yang dipancarkan oleh gadget. Fenomena ini telah menarik minat peneliti untuk menyelidiki korelasi antara jumlah waktu yang dihabiskan remaja untuk menggunakan gadget dan ketajaman visual mereka. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang mengambil jurusan Teknik Audio Video di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Teknik total sampling digunakan untuk memilih 41 responden. Alat ukur yang digunakan terdiri dari lembar kuesioner untuk mencatat waktu penggunaan gadget dan lembar observasi ketajaman mata dengan menggunakan Snellen Chart. Analisis statistik menggunakan uji Kendalls Tau. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta termasuk dalam kelompok penggunaan gadget yang tinggi dan sebagian besar responden menunjukkan ketidaknormalan pada ketajaman penglihatan mereka. Uji statistik menghasilkan nilai p-value sebesar 0,001 <0,05, yang menunjukkan hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dan ketajaman mata pada remaja. Koefisien korelasi sebesar 0,511 menunjukkan hubungan yang sedang antara kedua variabel ini.
Sebagian besar remaja di SMK Muhammadiyah Yogyakarta 3 Kelas X dan XI menggunakan gadget dengan durasi yang dalam kategori tinggi dan mayoritas remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kelas X dan XI mengalami ketajaman mata yang tidak normal.Secara statistik terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada remaja di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Berdasarkan hasil penelitian, kami menyarankan agar remaja mengurangi durasi penggunaan gadget dan rutin memeriksakan mata di klinik mata untuk menekan risiko penurunan ketajaman mata dan gangguan fungsi mata. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi ketajaman mata, seperti jarak pandang dan posisi tubuh saat menggunakan gadget. Studi ini juga dapat diperluas dengan melibatkan populasi yang lebih beragam, seperti siswa dari berbagai sekolah dan tingkat pendidikan, untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak penggunaan gadget terhadap ketajaman mata pada remaja.
| File size | 303.34 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Results: No statistically significant differences were found in PEDF levels from serum and FF, VEGF levels, or the PEDF/VEGF index (p > 0. 05). The PEDF/VEGFResults: No statistically significant differences were found in PEDF levels from serum and FF, VEGF levels, or the PEDF/VEGF index (p > 0. 05). The PEDF/VEGF
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Gangguan arsitektur ini mengurangi pengembangan arachidonoyl-PC dan kemampuan sinyal lipid hilir, yang menunjukkan bahwa LPCAT3 adalah persimpangan mekanistikGangguan arsitektur ini mengurangi pengembangan arachidonoyl-PC dan kemampuan sinyal lipid hilir, yang menunjukkan bahwa LPCAT3 adalah persimpangan mekanistik
UNSURUNSUR Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakpastian, kepercayaan, institusi, dan penyuluhan merupakan faktor-faktor penting yang mempengaruhiSecara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakpastian, kepercayaan, institusi, dan penyuluhan merupakan faktor-faktor penting yang mempengaruhi
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan profil risiko yang beragam dari enam jenis investasi wakaf, dimana CWLS dan CWLD merupakan investasi teraman dengan jaminanHasil penelitian menunjukkan profil risiko yang beragam dari enam jenis investasi wakaf, dimana CWLS dan CWLD merupakan investasi teraman dengan jaminan
UNSURUNSUR Model penyaluran personal unggul dalam kedekatan sosial dan kecepatan, sementara model kelembagaan lebih baik dalam profesionalitas, akuntabilitas, danModel penyaluran personal unggul dalam kedekatan sosial dan kecepatan, sementara model kelembagaan lebih baik dalam profesionalitas, akuntabilitas, dan
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Tujuan: Artikel ini membahas berbagai jenis kerajinan tenun karpet tradisional yang khas di oasis Nurota serta hasil penelitian yang dilakukan oleh paraTujuan: Artikel ini membahas berbagai jenis kerajinan tenun karpet tradisional yang khas di oasis Nurota serta hasil penelitian yang dilakukan oleh para
UNESAUNESA This study aims to examine the basis of legal considerations (ratio decidendi) used by the Panel of Judges in deciding disputes and understanding the appropriateThis study aims to examine the basis of legal considerations (ratio decidendi) used by the Panel of Judges in deciding disputes and understanding the appropriate
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Hipertensi merupakan penyakit dengan kunjungan pasien tertinggi di Kota Pangkalpinang pada tahun 2021. Puskesmas di Kota Pangkalpinang yang memiliki jumlahHipertensi merupakan penyakit dengan kunjungan pasien tertinggi di Kota Pangkalpinang pada tahun 2021. Puskesmas di Kota Pangkalpinang yang memiliki jumlah
Useful /
UNSURUNSUR Menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), studi ini melibatkan analisis bibliometrik VOSviewer dan Sistematik Tinjauan Pustaka dari data GoogleMenggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), studi ini melibatkan analisis bibliometrik VOSviewer dan Sistematik Tinjauan Pustaka dari data Google
UNSURUNSUR Meskipun beberapa provinsi memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi dan peningkatan Pengeluaran Per Kapita secara tahunan, penelitianMeskipun beberapa provinsi memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi dan peningkatan Pengeluaran Per Kapita secara tahunan, penelitian
UNISMUHUNISMUH Sumber data pustaka dari penelitian ini yaitu Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2002 dan dari sumber ilmiah terkait. Sedangkan sumber data lapangan yaitu yang berkaitanSumber data pustaka dari penelitian ini yaitu Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2002 dan dari sumber ilmiah terkait. Sedangkan sumber data lapangan yaitu yang berkaitan
UNISMUHUNISMUH Salah satu penerapannya adalah penanganan kasus hanya selama 25 hari sejak sidang pertama ditentukan. Biaya gugatan maksimal Rp.500.000.000- (lima ratusSalah satu penerapannya adalah penanganan kasus hanya selama 25 hari sejak sidang pertama ditentukan. Biaya gugatan maksimal Rp.500.000.000- (lima ratus