ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER
Journal of Learning on History and Social SciencesJournal of Learning on History and Social SciencesTujuan: Artikel ini membahas berbagai jenis kerajinan tenun karpet tradisional yang khas di oasis Nurota serta hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan. Artikel ini menggambarkan kondisi saat ini dari tradisi tenun karpet Nurota, upaya pelestarian tradisi tersebut, ciri-ciri yang diturunkan dari generasi ke generasi, serta penelitian inovatif yang telah dilakukan. Metode: Gaya hidup masyarakat oasis, deskripsi etnografi beberapa jenis karpet yang masih bertahan hingga kini, bahan penelitian ilmiah, observasi etnografi, dan sumber sejarah terkait kerajinan tradisional dianalisis. Hasil: Perhatian terhadap produksi karpet selama masa kemerdekaan dan masalah-masalah yang masih menunggu penyelesaian dibahas. Penelitian ini menyoroti bentuk, ornamen, dan karakteristik etno-lokal khas karpet Nurota dalam tradisi tekstil Asia Tengah. Kebaruannya: Studi ini menekankan pendekatan inovatif dalam pelestarian tenun karpet tradisional sebagai warisan budaya, menghubungkan kesinambungan etnografi dengan perspektif kontemporer mengenai produksi tekstil dan identitas budaya.
Tradisi tenun karpet masyarakat Nurota Turkmens merupakan hasil dari etnokultur yang terbentuk selama periode panjang dan merupakan ekspresi kreativitas masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.Tradisi ini tidak hanya mencerminkan budaya Turkik, tetapi juga menyerap pengaruh budaya kelompok lain yang tinggal di kawasan pegunungan Nurota.Namun, permintaan terhadap karpet hasil tenunan tangan semakin menurun di tengah meningkatnya permintaan karpet modern, sehingga pelestarian dan pengembangan metode tradisional perlu diperkuat sebagai bagian dari warisan budaya yang dapat ditingkatkan hingga ke tingkat internasional.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai makna simbolik ornamen tertentu dalam tekstil Nurota yang belum sepenuhnya terdokumentasi, khususnya motif zoomorfik seperti kuda dan merak, untuk memahami bagaimana kepercayaan lokal dan sejarah agama memengaruhi ekspresi budaya melalui seni tenun. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran perempuan dalam pewarisan keterampilan tenun dapat dipertahankan di tengah perubahan sosial dan ekonomi, serta bagaimana sistem pendidikan lokal bisa diintegrasikan untuk mentransmisikan pengetahuan tradisional secara sistematis. Ketiga, perlu dieksplorasi potensi pengembangan karpet Nurota sebagai produk berkelanjutan berbasis ekowisata budaya, dengan meneliti bagaimana pengalaman wisatawan dapat dirancang untuk mendukung pelestarian komunitas dan ekosistem lokal sambil memperkuat identitas budaya. Kombinasi ketiga pendekatan ini dapat membuka jalur baru dalam memahami relevansi budaya tekstil tradisional di era modern, sekaligus memberikan kerangka untuk intervensi yang berkelanjutan dan partisipatif.
| File size | 373.8 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UnnasUnnas Perkembangan kota-kota berkembang di Indonesia ditandai oleh dinamika pertumbuhan fisik, peningkatan mobilitas, serta intensifikasi aktivitas sosial danPerkembangan kota-kota berkembang di Indonesia ditandai oleh dinamika pertumbuhan fisik, peningkatan mobilitas, serta intensifikasi aktivitas sosial dan
UAIUAI Representasi ini menegaskan peran ritus dalam membangun identitas muslim dan menunjukkan bahwa identitas Hui bersifat dinamis, ternegosiasi antara normaRepresentasi ini menegaskan peran ritus dalam membangun identitas muslim dan menunjukkan bahwa identitas Hui bersifat dinamis, ternegosiasi antara norma
UAIUAI Hasilnya menunjukkan struktur makro lagu menekankan penderitaan dan ancaman pemusnahan massal, lirik kritik standar ganda kemanusiaan global, dan fungsiHasilnya menunjukkan struktur makro lagu menekankan penderitaan dan ancaman pemusnahan massal, lirik kritik standar ganda kemanusiaan global, dan fungsi
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa representasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo menampilkan berbagai sikap, adat danDari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa representasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo menampilkan berbagai sikap, adat dan
Tel-UTel-U Aspek kegunaan seni digunakan dalam konten Instagram Halal Corner untuk menambah daya tarik dari poster konten dan tidak memiliki fungsi yang dapat membantuAspek kegunaan seni digunakan dalam konten Instagram Halal Corner untuk menambah daya tarik dari poster konten dan tidak memiliki fungsi yang dapat membantu
IAI TABAHIAI TABAH Sistem makna dalam masyarakat menyalahkan korban atas penderitaan yang mereka alami, sekaligus menormalisasi kekerasan dan membungkam perlawanan. FilmSistem makna dalam masyarakat menyalahkan korban atas penderitaan yang mereka alami, sekaligus menormalisasi kekerasan dan membungkam perlawanan. Film
UNJAUNJA Simpulan dari penelitian ini adalah makna simbolik yang terkandung dalam kumpulan antologi puisi Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu karya M. Aan MansyurSimpulan dari penelitian ini adalah makna simbolik yang terkandung dalam kumpulan antologi puisi Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu karya M. Aan Mansyur
UINSAIDUINSAID Pelaksanaan tradisi tersebut memiliki nilai magis yang kuat serta didasari kepercayaan lokal yang diyakini mampu mengusir berbagai penyakit. Tradisi iniPelaksanaan tradisi tersebut memiliki nilai magis yang kuat serta didasari kepercayaan lokal yang diyakini mampu mengusir berbagai penyakit. Tradisi ini
Useful /
JABARPROVJABARPROV Sebaliknya, PMA berpengaruh positif dan signifikan, mengindikasikan sifat padat modal dan potensi ketidaksesuaian keterampilan (skill mismatch). LPE terbuktiSebaliknya, PMA berpengaruh positif dan signifikan, mengindikasikan sifat padat modal dan potensi ketidaksesuaian keterampilan (skill mismatch). LPE terbukti
UM SURABAYAUM SURABAYA Data penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakanData penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Sampel terdiri dari dua kelas, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model Found Poetry dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.Sampel terdiri dari dua kelas, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model Found Poetry dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.
UINSAIDUINSAID Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah, yaitu Pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkanPenelitian ini menggunakan metodologi sejarah, yaitu Pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan