POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan alat berat dan menghitung biaya sewa peralatan untuk pembangunan lapangan sepak bola di kompleks Takawa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Penggunaan alat berat yang tepat sangat penting untuk memastikan penyelesaian proyek yang efisien dan tepat waktu. Penelitian ini menggunakan metode analisis Bina Marga dan analisis langsung di lapangan untuk menentukan jenis dan jumlah alat berat yang dibutuhkan, serta biaya sewanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kebutuhan alat berat dan biaya sewa antara analisis Bina Marga dan analisis langsung di lapangan. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan nilai produktivitas kerja alat berat antara kedua metode analisis. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan informasi penting bagi para pemangku kepentingan proyek konstruksi dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan alat berat.

Berdasarkan analisis Bina Marga, diperoleh kebutuhan alat yaitu 1 Unit Excavator, 3 Unit Dump Truck, 1 Unit Motor Greder, dan 1 Unit Vibro Roller, dengan total waktu kerja 699,62 jam (87,45 hari).Sementara itu, berdasarkan analisis langsung di lapangan, diperoleh kebutuhan alat yang lebih besar, yaitu 2,2 Unit Excavator, 3 Unit Dump Truck, 1 Unit Motor Greder, dan 1 Unit Vibro Roller.Total biaya sewa penggunaan alat berat untuk pekerjaan pembuatan lapangan sepak bola Takawa Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton adalah sebesar Rp 583.Perhitungan biaya sewa alat pada Analisis Bina Marga diperoleh Total biaya sebanyak Rp 583.577,00 lebih besar dari hasil Analisa Langsung di Lapangan yang hanya memperoleh Total Biaya Sewa Alat sebanyak Rp 562.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan kinerja alat berat dalam proyek konstruksi. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah mengembangkan model prediksi kebutuhan alat berat yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi lapangan, jenis pekerjaan, dan keterampilan operator. Selain itu, penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan sistem monitoring kinerja alat berat secara real-time untuk mengidentifikasi potensi masalah dan melakukan tindakan korektif secara cepat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi baru seperti drone dan sensor IoT untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam operasi alat berat.

  1. Human verification. human verification access checking progress please wait provided eradata doi.org/10.31000/civil.v3i2.7164Human verification human verification access checking progress please wait provided eradata doi 10 31000 civil v3i2 7164
Read online
File size594.49 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test