POLNAMPOLNAM

Journal AgregateJournal Agregate

Salah satu alternatif pemanfaatan pada limbah botol kaca bir dengan menjadikannya sebagai bahan pengganti agregat halus pada campuran beton, dengan cara diolah menjadi serbuk kaca ditumbuk sampai halus lolos saringan no 12. Penambahan serbuk kaca sebesar 0%, 2,5% dan 5%.Benda uji beton berukuran 15×15×15 cm dan direncanakan sesuai dengan metode sni 03-2834- 2000. Parameter pengujian yang dilakukan berupa slump test dan kuat tekan beton dengan standar kuat tekan 200 Kg/cm² pada umur beton 7 hari.Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu kuat tekan beton persentase penggunaan serbuk kaca 0% sebesar 264,29 kg/cm2, 2,5% sebesar 252,26 kg/cm2, dan 5% sebesar 192,80 kg/cm2. Nilai slump test persentase 0% 8 cm, 2.5 % 8.8 cm dan 5 % 10.8 cm. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan serbuk kaca sebagai bahan penggati sebagian agregat halus terhadap kuat tekan beton berpengaruh terhadap mutu kuat tekan beton dengan variasi 2,5 % dapat meningkatkan kuat tekan beton lebih besar dari beton normal.Akan tetapi semakin banyak serbuk kaca maka semakin menurun kuat tekan beton yang didapatkan.Sedangkan Penggunaan serbuk kaca sebagai bahan penggati sebagian agregat halus berpengaruh terhadap nilai slump test semakin banyak persentase penggunaan serbuk kaca pada campuran beton maka semakin tinggi nilai slumpnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan serbuk kaca sebagai pengganti sebagian agregat halus memengaruhi kuat tekan dan nilai slump beton.Penambahan serbuk kaca sebesar 2,5% secara signifikan meningkatkan kuat tekan beton melebihi beton normal dan memenuhi standar kuat tekan, meskipun penambahan 5% cenderung menurunkan kuat tekan.Lebih lanjut, persentase serbuk kaca yang lebih tinggi dalam campuran beton mengakibatkan peningkatan nilai slump, menunjukkan adukan yang lebih encer.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan potensi serbuk kaca sebagai pengganti agregat halus untuk meningkatkan kuat tekan beton pada variasi tertentu, sekaligus menyoroti perlunya pengujian lebih lanjut untuk menemukan persentase optimal. Untuk memperkaya pemahaman kita tentang beton serbuk kaca, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, akan sangat berharga untuk menyelidiki dampak penggunaan serbuk kaca pada properti jangka panjang beton, seperti kuat tekan pada umur 28 hari dan lebih, serta durabilitas terhadap faktor lingkungan seperti serangan sulfat atau siklus pembekuan-pencairan. Hal ini penting untuk memastikan kinerja struktural beton dalam jangka panjang. Kedua, studi dapat diperluas untuk menguji variasi ukuran butiran serbuk kaca yang lebih halus, bahkan hingga skala mikro, untuk memahami apakah kehalusan yang berbeda dapat mengaktifkan sifat pozzolanik yang lebih baik dan mengoptimalkan kepadatan matriks beton. Ketiga, mengingat adanya berbagai jenis limbah kaca dan material tambahan semen lainnya, penelitian dapat mengeksplorasi kombinasi serbuk kaca dengan material lain seperti abu terbang atau slag, untuk melihat sinergi apa yang mungkin terjadi dalam meningkatkan sifat-sifat beton secara komprehensif, baik dari segi kekuatan maupun keberlanjutan. Melalui pendekatan-pendekatan ini, kita dapat mengembangkan solusi beton yang lebih inovatif, kuat, dan ramah lingkungan.

Read online
File size277.19 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test