POLNAMPOLNAM

Jurnal Administrasi TerapanJurnal Administrasi Terapan

Usaha Bento Jok Segeri Jaya Sofa didirikan pada tahun 1984 yang merupakan usaha turun temurun oleh keluarga Pak Iwan hingga sampai saat ini. Usaha ini dipasarkan melalui internet sehingga banyak konsumen yang berdatangan bahkan beliau turun langsung mengerjakan kursi-kursi di tempat konsumen tinggal. Usaha yang dirintis ini juga sudah sampai ke luar kota hingga pedesaan dan perkampungan karena banyak konsumen yang membutuhkan jasa pembuatan sofa beliau. Dan dari usaha itu juga dapat membantu perekonomian keluarga beliau. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada Bento Jok Segeri Jaya Sofa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil yang ditemukan adalah bahwa variabel kualitas produk memiliki nilai uji t sebesar 9,214 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. Hal ini dapat dilihat dari jawaban responden atas kualitas produk dengan ukuran skala likert positif yang mayoritas menjawab 4 yang berarti setuju dan 5 yang berarti sangat setuju. Dan jawaban responden atas kepuasan konsumen dengan ukuran skala likert positif yang mayoritas menjawab 4 yang berarti setuju dan 5 yang berarti sangat setuju. Hal ini berarti semakin baik kualitas produk Bento Jok Segeri Jaya Sofa di Nania, Kecamatan Baguala Ambon, maka tingkat kepuasan konsumen semakin naik. Dengan adanya kualitas produk yang baik maka pemeriksaan fisik atas kelayakan produk, pengawasan dan evaluasi dapat dilakukan secara terus-menerus agar tidak terjadi penurunan kepuasan konsumen.

Variabel kualitas produk (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, ditunjukkan dari hasil nilai uji t sebesar 9,214 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Kualitas produk yang baik memungkinkan pemeriksaan fisik atas kelayakan produk, pengawasan, dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan.Hal ini penting untuk mencegah penurunan kualitas produk dan menjaga tingkat kepuasan konsumen.

Pertama, perlu diteliti bagaimana dimensi spesifik kualitas produk seperti daya tahan, estetika, dan keandalan secara individual memengaruhi kepuasan konsumen, karena penelitian ini hanya mengukur kualitas secara umum. Kedua, penting untuk menguji pengaruh faktor tambahan seperti harga, pelayanan purna jual, dan reputasi merek terhadap kepuasan konsumen guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan bisa mengeksplorasi persepsi konsumen dari berbagai wilayah, termasuk daerah pedesaan dan perkotaan, untuk melihat perbedaan preferensi dan harapan terhadap kualitas produk sofa. Dengan memperluas variabel dan cakupan responden, hasil penelitian dapat lebih representatif. Selain itu, penggunaan metode kualitatif seperti wawancara mendalam dapat melengkapi data kuantitatif untuk memahami alasan di balik persepsi responden. Pendekatan campuran seperti ini akan memberikan temuan yang lebih mendalam dan realistis. Penambahan metode pengumpulan data dapat mengurangi bias jawaban dalam kuesioner. Penelitian juga perlu menyempurnakan instrumen agar pertanyaannya lebih spesifik terhadap aspek produk dan layanan. Dengan begitu, rekomendasi yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran. Hal ini juga mendukung upaya pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.

Read online
File size457.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test