SEANINSTITUTESEANINSTITUTE
INFOKUMINFOKUMGangguan pada jaringan distribusi listrik merupakan salah satu permasalahan utama yang dapat menurunkan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan. PT PLN ULP Balige sebagai unit pelayanan pelanggan memiliki tanggung jawab untuk menjamin kelangsungan dan kualitas pelayanan distribusi listrik di wilayah operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama gangguan jaringan distribusi listrik menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab gangguan dengan pendekatan deduktif yang disusun dalam bentuk pohon kesalahan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan gangguan selama satu tahun terakhir yang terjadi pada jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah di PT PLN ULP Balige. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa faktor dominan penyebab gangguan meliputi kerusakan komponen peralatan (seperti trafo dan kabel), gangguan cuaca, serta faktor eksternal lainnya. Dengan pemodelan FTA, hubungan logis antar penyebab dapat dipetakan secara sistematis, sehingga memudahkan proses evaluasi dan pengambilan keputusan teknis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi PT PLN ULP Balige dalam merumuskan strategi pencegahan serta meningkatkan keandalan sistem distribusi listrik melalui pendekatan analitis yang lebih terstruktur.
Gangguan pada jaringan distribusi listrik di PT PLN ULP Balige didominasi oleh gangguan sementara dari faktor eksternal, terutama akibat layang-layang, bendera, hewan liar, dan benda asing lainnya.Dari sisi internal, kerusakan komponen Jaringan Tegangan Menengah (JTM) seperti trafo distribusi, insulator, dan kabel konduktor menjadi penyebab utama gangguan permanen.Metode Fault Tree Analysis (FTA) terbukti efektif dalam mengidentifikasi hubungan sebab-akibat gangguan dan mendukung pengambilan keputusan teknis serta strategi pencegahan untuk meningkatkan keandalan dan kelangsungan pasokan listrik kepada pelanggan.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut mengenai efektivitas sistem proteksi otomatis seperti recloser dan pemutus sirkuit dalam merespons cepat gangguan eksternal seperti benda asing atau layang-layang di area padat masyarakat. Kedua, penting untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur JTM secara berkala melalui penelitian tentang umur pakai dan laju degradasi komponen kritis seperti kabel dan isolator, agar pemeliharaan dan penggantian dapat dilakukan secara prediktif. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang pola perilaku masyarakat terhadap risiko aktivitas di sekitar jaringan listrik, seperti penerbangan layang-layang atau pembangunan bangunan liar, guna merancang intervensi edukasi atau tata ruang yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang sistem distribusi yang lebih tangguh secara teknis dan sosial. Pendekatan gabungan antara teknik, pemeliharaan prediktif, dan keterlibatan masyarakat perlu dieksplorasi lebih dalam. Fokus pada integrasi data real-time dari sistem pemantauan juga bisa menjadi arah pengembangan. Dengan demikian, strategi pencegahan gangguan dapat menjadi lebih proaktif. Penelitian lanjutan sebaiknya menggabungkan analisis kuantitatif keandalan sistem dengan aspek sosial teknis. Hasilnya diharapkan mampu menurunkan frekuensi gangguan secara signifikan. Pendekatan holistik seperti ini akan mendukung ketahanan sistem kelistrikan jangka panjang.
| File size | 216.85 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ISASISAS Benih yang terpapar medan magnet menunjukkan percepatan perkecambahan, dengan pertumbuhan mulai terlihat pada hari ke-9, sedangkan benih tanpa paparanBenih yang terpapar medan magnet menunjukkan percepatan perkecambahan, dengan pertumbuhan mulai terlihat pada hari ke-9, sedangkan benih tanpa paparan
ISASISAS Indonesia negara agraris dapat memanfaatkan energi alternatif dengan pemanfaatan energy biomassa, salah satunya limbah sekam padi dan jerami. BerdasarkanIndonesia negara agraris dapat memanfaatkan energi alternatif dengan pemanfaatan energy biomassa, salah satunya limbah sekam padi dan jerami. Berdasarkan
ISASISAS Sementara hasil pengujian masukan power supply 12V, dengan duty cycle 60% menghasilkan tegangan 11.59V. Sehingga penerapan P&O pada konverter cuk dirasaSementara hasil pengujian masukan power supply 12V, dengan duty cycle 60% menghasilkan tegangan 11.59V. Sehingga penerapan P&O pada konverter cuk dirasa
ISASISAS Kontrol PI dengan nilai Kp = 2. 6 digunakan untuk mengontrol tegangan Konverter bidirectional agar sesuai dengan nilai setpoint sebesar 24 Volt dan responKontrol PI dengan nilai Kp = 2. 6 digunakan untuk mengontrol tegangan Konverter bidirectional agar sesuai dengan nilai setpoint sebesar 24 Volt dan respon
ISASISAS Hasil eksperimen menunjukkan rata-rata delay yang terukur pada sistem adalah 0,31 detik sebelum pengiriman dari node dan 0,49 detik saat terjadi perubahanHasil eksperimen menunjukkan rata-rata delay yang terukur pada sistem adalah 0,31 detik sebelum pengiriman dari node dan 0,49 detik saat terjadi perubahan
UNIMALUNIMAL Berdasarkan hasil simulasi gangguan hubung singkat pada jaringan distribusi 20 kV menggunakan perangkat lunak ETAP dan perhitungan manual, diperoleh nilaiBerdasarkan hasil simulasi gangguan hubung singkat pada jaringan distribusi 20 kV menggunakan perangkat lunak ETAP dan perhitungan manual, diperoleh nilai
ISASISAS Metode Buck Boost Converter dipilih karena dapat menstabilkan tegangan keluaran dari solar cell ketika cuaca tidak menentu. Jika intensitas cahaya matahariMetode Buck Boost Converter dipilih karena dapat menstabilkan tegangan keluaran dari solar cell ketika cuaca tidak menentu. Jika intensitas cahaya matahari
IAESCOREIAESCORE Pengaruh aliran daya reaktif dalam pembebanan saluran tidak dipertimbangkan dalam ATC linier, yang merupakan keterbatasan utama. Makalah ini menjelaskanPengaruh aliran daya reaktif dalam pembebanan saluran tidak dipertimbangkan dalam ATC linier, yang merupakan keterbatasan utama. Makalah ini menjelaskan
Useful /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hasil dari penelitian adalah sebuah aplikasi datamining yang mengadopsi algoritma FP-Growth serta mampu menjawab permasalahan terkait mengatur pola penjualanHasil dari penelitian adalah sebuah aplikasi datamining yang mengadopsi algoritma FP-Growth serta mampu menjawab permasalahan terkait mengatur pola penjualan
UNIMALUNIMAL Komposisi rata‑rata kehilangan teknis tahun 2019 terdiri dari kehilangan jaringan tegangan menengah sebesar 16 662,08 kWh atau 0,02 % dan kehilanganKomposisi rata‑rata kehilangan teknis tahun 2019 terdiri dari kehilangan jaringan tegangan menengah sebesar 16 662,08 kWh atau 0,02 % dan kehilangan
UNIMALUNIMAL Selain itu, penting untuk mengevaluasi kemampuan sistem proteksi yang ada dalam menghadapi gangguan hybrid, seperti kombinasi antara hubung singkat danSelain itu, penting untuk mengevaluasi kemampuan sistem proteksi yang ada dalam menghadapi gangguan hybrid, seperti kombinasi antara hubung singkat dan
UNIMALUNIMAL u/hari sehingga memiliki sisa umur untuk beroperasi selama 18 tahun. Dan untuk trafo yang diberi beban 80%, trafo akan mengalami penyusutan umur sebesaru/hari sehingga memiliki sisa umur untuk beroperasi selama 18 tahun. Dan untuk trafo yang diberi beban 80%, trafo akan mengalami penyusutan umur sebesar