UNESAUNESA

IT-Edu : Jurnal Information Technology and EducationIT-Edu : Jurnal Information Technology and Education

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan fitur pengolahan proyek berbasis Project Based Learning pada Learning Management System (LMS) Moodle untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam mata pelajaran pemrograman web front-end pada kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Surabaya. Metode penelitian mengadopsi pendekatan Research and Development (R&D) yang dipadukan dengan model ADDIE, meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI RPL 1 dan RPL 2, yang diuji menggunakan instrumen validasi, uji normalitas, homogenitas, dan Independent Sample T-Test. Hasil validasi instrumen mendapat kategori Sangat Layak (skor 81%–85%). Uji normalitas (P > 0,05) dan homogenitas (P > 0,05) terpenuhi. Nilai post-test dan proyek pada kelas eksperimen (rata-rata 82,6) secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol (rata-rata 60,3) dengan Sig. = 0,000 < 0,05. Simpulan menunjukkan bahwa LMS Aksis efektif meningkatkan kompetensi siswa dalam pemrograman front-end. Disarankan pengembangan lebih lanjut pada fitur, keamanan, dan kemudahan penggunaan sistem.

Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan LMS Aksis berbasis Moodle yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran pemrograman web menggunakan pendekatan ADDIE.Hasil validasi menunjukkan kelayakan tinggi untuk media, soal, materi, dan modul ajar dengan skor antara 81% hingga 85%.Penggunaan LMS Aksis terbukti efektif meningkatkan kompetensi siswa, ditunjukkan oleh perbedaan signifikan dalam nilai post-test dan proyek antara kelas eksperimen dan kontrol (Sig.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengintegrasikan sistem deteksi plagiarisme kode otomatis dalam LMS Aksis, agar dapat menilai orisinalitas serta perkembangan keterampilan coding siswa secara berkelanjutan selama proyek PjBL berlangsung. Kedua, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penambahan fitur kolaborasi real-time seperti pair programming atau live chat khusus coding, untuk melihat bagaimana interaksi langsung antar siswa dalam kelompok memengaruhi pemahaman konsep dan kualitas proyek akhir. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang mengevaluasi adaptasi LMS Aksis dengan pendekatan blended learning, menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka, untuk menilai dampaknya terhadap keterlibatan siswa dan pencapaian kompetensi di sekolah yang memiliki keterbatasan akses internet atau perangkat.

  1. RANCANG BANGUN JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK PADA SMK KARTIKATAMA 1 METRO | Jurnal Mahasiswa... doi.org/10.24127/jmsi.v2i1.532RANCANG BANGUN JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN MIKROTIK PADA SMK KARTIKATAMA 1 METRO Jurnal Mahasiswa doi 10 24127 jmsi v2i1 532
  2. Jurnal Phi: Jurnal Pendidikan Fisika & Terapan. penerapan model pembelajaran project based learning... doi.org/10.22373/p-jpft.v3i3.14546Jurnal Phi Jurnal Pendidikan Fisika Terapan penerapan model pembelajaran project based learning doi 10 22373 p jpft v3i3 14546
  3. RANCANG BANGUN PROJECT BASED LEARNING MENGGUNAKAN WEB-BASED LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF... ejournal.unesa.ac.id/index.php/it-edu/article/view/58558RANCANG BANGUN PROJECT BASED LEARNING MENGGUNAKAN WEB BASED LEARNING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ejournal unesa ac index php it edu article view 58558
Read online
File size895.85 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test