UNESAUNESA
Indonesia Strength Conditioning and Coaching JournalIndonesia Strength Conditioning and Coaching JournalSepak bola merupakan cabang olahraga yang menuntut penguasaan teknik dasar seperti passing, shooting, dribbling, heading, dan ball control yang didukung oleh kondisi fisik optimal. Pengembangan komponen biomotor, khususnya kecepatan dan kelincahan, menjadi faktor krusial dalam meningkatkan performa atlet muda karena karakter permainan yang dinamis dan menuntut respons gerak cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model latihan kecepatan dan kelincahan RUSA (Rully Speed & Agility) terhadap peningkatan kemampuan biomotor atlet muda di Keeltjes Soccer Academy. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 atlet yang mengikuti program latihan di Stadion Kodam Brawijaya Surabaya. Perlakuan diberikan melalui program latihan terstruktur yang memadukan pendekatan SAQ (Speed, Agility, and Quickness) dan variasi latihan kelincahan spesifik sepak bola selama periode tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran menggunakan instrumen sprint 20 meter untuk mengukur kecepatan, Illinois Agility Test, dan Hexagonal Agility Test untuk mengukur kelincahan. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan performa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek kecepatan dan kelincahan setelah penerapan model latihan RUSA. Hal itu dibuktikan dengan nilai p value dari ketiga item tes < 0,005. Selain itu, terjadi perkembangan pada komponen biomotor pendukung seperti kekuatan, daya tahan, dan keseimbangan. Dengan demikian, model latihan RUSA terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan fisik dan performa atlet sepak bola usia muda secara sistematis dan terprogram.
Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa program latihan yang terencana dengan baik memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kondisi fisik atlet Keeljtes Soccer Academy Surabaya.Fokus latihan pada kecepatan dan kelincahan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan fisik siswa.Peningkatan ini tidak hanya berpengaruh pada performa fisik, tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan teknis dan strategi permainan sepakbola.Oleh karena itu, program latihan yang terstruktur dan konsisten sangat penting untuk mengoptimalkan potensi atlet dalam aspek kecepatan dan kelincahan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara model latihan RUSA dengan model latihan kecepatan dan kelincahan lainnya, seperti SAQ atau metode latihan zig-zag run. Studi ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak atlet dan menggunakan desain penelitian yang lebih kuat, seperti eksperimen acak terkontrol. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang dari model latihan RUSA terhadap performa atlet muda, termasuk analisis terhadap perkembangan keterampilan teknis dan strategi permainan sepakbola. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak model latihan RUSA terhadap pencegahan cedera dan peningkatan keseimbangan, koordinasi, dan respons motorik atlet.
| File size | 420.71 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dari awal penelitian hingga pengolahan data, peneliti dapat menyimpulkan hasil penelitian sebagaiBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dari awal penelitian hingga pengolahan data, peneliti dapat menyimpulkan hasil penelitian sebagai
UNIMEDUNIMED Penelitian kuasi-eksperimen ini dilakukan di SMA Negeri 3 Medan dengan desain Non-Equivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas XI,Penelitian kuasi-eksperimen ini dilakukan di SMA Negeri 3 Medan dengan desain Non-Equivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas XI,
UNIMEDUNIMED Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai rata-rata (mean) saat sebelum ada perlakuan dan setelah ada perlakuan, yaitu nilai dari 42,32 menjadi 71,27.
UNIMEDUNIMED Secara kualitatif, penerapan model TTW dengan mind mapping menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Pada tahap think, siswaSecara kualitatif, penerapan model TTW dengan mind mapping menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna. Pada tahap think, siswa
UNIMEDUNIMED Tes dan lembar observasi digunakan sebagai instrumen penelitian. Para ahli telah memvalidasi tes tersebut sebelum digunakan. Temuan penelitian menunjukkanTes dan lembar observasi digunakan sebagai instrumen penelitian. Para ahli telah memvalidasi tes tersebut sebelum digunakan. Temuan penelitian menunjukkan
UMNUMN Kegiatan dilaksanakan di SDN 02 Pamulang, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 140 siswa kelas 5, empat dosen, dan 14 mahasiswa keperawatan. Metode yangKegiatan dilaksanakan di SDN 02 Pamulang, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 140 siswa kelas 5, empat dosen, dan 14 mahasiswa keperawatan. Metode yang
UMGUMG Penelitian ini berhasil mengidentifikasi barang Laris menggunakan algoritma Naïve Bayes, membantu Toko Pelangi Jaya Motor dalam memahami pola permintaanPenelitian ini berhasil mengidentifikasi barang Laris menggunakan algoritma Naïve Bayes, membantu Toko Pelangi Jaya Motor dalam memahami pola permintaan
UNIMEDUNIMED Kemampuan spasial memiliki kontribusi yang berpengaruh terhadap pembelajaran matematika di SMP. Tersedianya pendekatan-pendekatan pembelajaran inovatifKemampuan spasial memiliki kontribusi yang berpengaruh terhadap pembelajaran matematika di SMP. Tersedianya pendekatan-pendekatan pembelajaran inovatif
Useful /
UNIMEDUNIMED Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 15 Palu semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa tes esai untuk mengukurSubjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 15 Palu semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa tes esai untuk mengukur
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Nilai Adjusted R² sebesar 0,839 menunjukkan bahwa model dapat menjelaskan 83,9% variasi pertumbuhan laba, sedangkan sisanya 16,1% dipengaruhi oleh faktor-faktorNilai Adjusted R² sebesar 0,839 menunjukkan bahwa model dapat menjelaskan 83,9% variasi pertumbuhan laba, sedangkan sisanya 16,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor
UNIMEDUNIMED Media ini mampu memfasilitasi siswa dalam memahami bilangan secara visual, meningkatkan kemampuan mengelompokkan dan menghitung, serta menumbuhkan keterlibatanMedia ini mampu memfasilitasi siswa dalam memahami bilangan secara visual, meningkatkan kemampuan mengelompokkan dan menghitung, serta menumbuhkan keterlibatan
UNIMEDUNIMED Pembelajaran matematika abad ke-21 menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan prosedural, tetapi juga pada pemahaman konseptual yangPembelajaran matematika abad ke-21 menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan prosedural, tetapi juga pada pemahaman konseptual yang