4141

Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi ManajemenJurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen

Dalam praktik periklanan di Indonesia, etika menjadi nilai penting yang harus dijunjung tinggi oleh semua pelaku periklanan. Dewan Periklanan Indonesia telah menyadari betapa pentingnya etika dalam periklanan untuk menghasilkan iklan yang gemilang karena kehebatan gagasannya, namun berpegang teguh pada landasan etika. Sebagai salah satu strategi dalam kegiatan komunikasi pemasaran, iklan perlu memperhatikan etika dalam menyampaikan pesan ke masyarakat. Diperlukan pendekatan khusus dalam pembuatan iklan untuk menghasilkan iklan yang beretika sesuai ketentuan yang telah disepakati. Maka dari itu, artikel ini memiliki tujuan untuk menganalisis pelanggaran Etika Pariwara Indonesia yang terdapat pada iklan Le Minerale. Penelitian akan membahas secara mendalam adegan (scene) yang dianggap melanggar peraturan kode etik pariwara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik analasis isi dan untuk keabsahan data, peneliti menggunakan referensi lain yang berkaitan dan mendukung penelitian ini.

Pembuatan iklan di Indonesia ternyata masih belum memenuhi etika-etika dan peraturan tertulis lembaga penyiaran resmi.Dewan Periklanan Indonesia yang mengeluarkan kitab Etika Pariwara Indonesia dengan salah satu tujuannya agar bisa dijadikan pedoman bagi para pelaku periklanan di Indonesia.Namun, fakta yang berlaku di lapangan masih ditemukan beberapa iklan yang melanggar EPI.Para pembuat iklan perlu memperhatikan kembali etika-etika dalam beriklan dan menjadikan kitab EPI sebagai rujukan dalam merancang dan membuat sebuah periklanan.Iklan apabila terlalu berlebihan dalam penyampaian pesan dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.Kerugian ini nantinya juga dapat berdampak kepada perusahaan, apabila perusahaan pengiklan di tuntut untuk bertanggung jawab mengganti kerugian yang diderita oleh para konsumen, baik secara materiil maupun immaterial.Menurut penelitian pelanggaran pada iklan Le Minerale terdapat pada Etika Pariwara Indonesia BAB III A butir 1.1 karena pesan iklan mengatas namakan lembaga Ikatan Dokter Indonesia yang berpotensi dapat menyesatkan masyarakat.Penggunaan logo Ikatan Dokter Indonesia juga melanggar peraturan butir 1.17 karena memberikan penegasan bahwa pesan iklan merupakan anjuran dari Ikatan Dokter Indonesia.1 pada penggunaan pemeran yang berprofesi sebagai tenaga medis lengkap dengan atribut identik dan deskripsi identitas sebagai perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia.Peneliti berharap kedepannya para pelaku periklanan di Indonesia lebih berhati-hati dalam membuat suatu iklan.Perlu pertimbangan ulang apakah iklan sudah memenuhi peraturan Etika Pariwara Indonesia agar iklan tersebut dapat membawa manfaat baik kepada audiens dan tayangan iklan tidak mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang dampak pelanggaran etika dalam iklan terhadap konsumen dan masyarakat secara luas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi alternatif yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mempromosikan produk mereka tanpa melanggar etika periklanan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas dan dampak dari iklan yang menggunakan pendekatan etis dalam menyampaikan pesan kepada konsumen.

Read online
File size238.02 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test