UM SURABAYAUM SURABAYA
Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi SyariahJurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi SyariahMetode Istinbath adalah salah satu metode penggalian hukum dalam ushul fiqh. Metode istinbath digunakan untuk menarik hukum dari Al-Quran dan Sunnah melalui ijtihad. Metode ini kemudian dikaitkan dengan ekonomi sebagai bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah untuk menciptakan dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan. Ekonomi yang terus berkembang membuat umat Islam membutuhkan pedoman dalam menggali atau menetapkan suatu hukum. Sumber metode ini berasal dari dalil-dalil Al-Quran dan Sunnah yang dilihat dari segi kebahasaan, dari segi tujuan (maqasid) syariah, dan dari segi penyelesaian dalil yang bertentangan. Penelitian ini berfokus pada hukum melalui istilah linguistik dengan pendekatan lafadz (menjelajahi thuruq lafdziyah) dan pendekatan makna (thuruq maknawiyah). Pendekatan lafadz (thuruq lafdiyah) dibagi menjadi 4 (empat) jenis: lafadz yang dilihat dari cakupan atau makna yang diciptakan, lafadz yang dilihat dari sisi penggunaan makna, lafadz yang dilihat dari sisi jelas atau tidaknya dalam menunjukkan suatu makna, dan lafadz yang dilihat dari cara mengungkapkannya suatu makna.
Metode Istinbath merupakan instrumen penting dalam ushul fiqh untuk menggali hukum, yang secara umum terbagi menjadi pendekatan kebahasaan, tujuan syariah, dan penyelesaian dalil bertentangan.Penelitian ini secara khusus menyoroti penggalian hukum melalui aspek kebahasaan dengan pendekatan lafadz (thuruq lafdiyah), yang mencakup analisis lafadz dari cakupan makna, penggunaan makna, kejelasan, serta cara pengungkapannya.Pendekatan lafadz ini esensial untuk diimplementasikan pada ayat-ayat ekonomi guna memahami makna dan menetapkan hukum yang relevan.
Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang metode istinbath dari perspektif kebahasaan dalam menelaah ayat-ayat ekonomi. Namun, terdapat ruang lingkup yang luas untuk pengembangan studi lebih lanjut guna memperkaya khazanah hukum ekonomi syariah. Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana metode istinbath dapat diterapkan secara komprehensif pada ayat-ayat ekonomi dengan fokus pada dua aspek penting lainnya yang belum terjamah dalam studi ini, yaitu pendekatan maqasid syariah (tujuan-tujuan hukum Islam) dan cara penyelesaian dalil-dalil yang bertentangan. Ini akan memberikan pandangan yang lebih holistik tentang penetapan hukum ekonomi. Kedua, mengingat dinamika dan kompleksitas ekonomi modern yang terus berkembang pesat, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam implementasi metode istinbath untuk merespons isu-isu ekonomi kontemporer yang spesifik. Contohnya, bagaimana istinbath digunakan untuk menentukan hukum terkait transaksi keuangan digital, ekonomi berbagi (sharing economy), atau instrumen investasi syariah yang inovatif. Ketiga, untuk memberikan dimensi praktis dan perbandingan, studi lanjutan bisa berupa analisis komparatif atas penerapan metode istinbath oleh berbagai mazhab fikih atau lembaga fatwa kontemporer dalam menanggapi kasus-kasus ekonomi baru. Pendekatan ini dapat melibatkan wawancara dengan para ahli atau analisis fatwa untuk memahami kerangka berpikir mereka, sehingga hasil penelitian tidak hanya teoritis tetapi juga relevan dengan praktik penetapan hukum ekonomi syariah di dunia nyata. Dengan demikian, kita dapat memperluas pemahaman tentang fleksibilitas dan relevansi istinbath dalam menjawab tantangan zaman.
- PERBANDINGAN SUMBER HUKUM ISLAM | Sulistiani | Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam). national scientific... doi.org/10.29313/tahkim.v1i1.3174PERBANDINGAN SUMBER HUKUM ISLAM Sulistiani Tahkim Jurnal Peradaban dan Hukum Islam national scientific doi 10 29313 tahkim v1i1 3174
- PERPUSTAKAAN | STAIMA AL-HIKAM MALANG. perpustakaan staima al hikam malang menu home library information... digilib.staima-alhikam.ac.id/index.php/talimuna/article/view/187PERPUSTAKAAN STAIMA AL HIKAM MALANG perpustakaan staima al hikam malang menu home library information digilib staima alhikam ac index php talimuna article view 187
- PERIODISASI PERKEMBANGAN USHUL FIQH | At-Tafkir. periodisasi ushul fiqh tafkir quick jump page content... doi.org/10.32505/at.v11i2.735PERIODISASI PERKEMBANGAN USHUL FIQH At Tafkir periodisasi ushul fiqh tafkir quick jump page content doi 10 32505 at v11i2 735
| File size | 312.17 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Dengan demikian, digital marketing tidak hanya berfungsi sebagai sarana bisnis, tetapi juga sebagai instrumen dakwah ekonomi Islam yang berkontribusi padaDengan demikian, digital marketing tidak hanya berfungsi sebagai sarana bisnis, tetapi juga sebagai instrumen dakwah ekonomi Islam yang berkontribusi pada
IUQIBOGORIUQIBOGOR Mulai dari teh, cilok, makanan kekinian dan lain sebagainya. Hasil dari kegiatan ini adalah perlu adanya perhatian jurusan untuk terus mensosialisasikanMulai dari teh, cilok, makanan kekinian dan lain sebagainya. Hasil dari kegiatan ini adalah perlu adanya perhatian jurusan untuk terus mensosialisasikan
IAIN CURUPIAIN CURUP Masalah‑masalah ini berkontribusi pada pengabaian maslahah, adl, serta keadilan lingkungan dalam kebijakan publik. Penelitian ini mengusulkan rekonstruksiMasalah‑masalah ini berkontribusi pada pengabaian maslahah, adl, serta keadilan lingkungan dalam kebijakan publik. Penelitian ini mengusulkan rekonstruksi
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hasil uji regresi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan prinsip investasi syariah, maka semakin besar kecenderunganHasil uji regresi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan prinsip investasi syariah, maka semakin besar kecenderungan
STAI NURULIMANSTAI NURULIMAN Namun, ketika melibatkan pemanfaatan rahim wanita lain untuk mentransfer embrio, timbul masalah etis dan hukum seperti ketidakjelasan status keturunanNamun, ketika melibatkan pemanfaatan rahim wanita lain untuk mentransfer embrio, timbul masalah etis dan hukum seperti ketidakjelasan status keturunan
UM SURABAYAUM SURABAYA Dalam qawaid fiqhiyyah tentunya terdapat kaidah-kaidah yang dapat digunakan sebagai pondasi hukum dalam kegiatan di lembaga keuangan syariah. Maka dariDalam qawaid fiqhiyyah tentunya terdapat kaidah-kaidah yang dapat digunakan sebagai pondasi hukum dalam kegiatan di lembaga keuangan syariah. Maka dari
UNIGRESUNIGRES Berdasarakan penelitian diatas bisa disimpulkan bahwa masyarakat ketika melakukan investasi pada produk reksadana didasarkan atas keinginan untuk melakukanBerdasarakan penelitian diatas bisa disimpulkan bahwa masyarakat ketika melakukan investasi pada produk reksadana didasarkan atas keinginan untuk melakukan
IAIN CURUPIAIN CURUP Nusyuz yang dimaksud dalam al-Quran mencakup ketidaktaatan istri terhadap Allah, suami, atau pengabaian hak dan kewajiban rumah tangga. Tindakan terhadapNusyuz yang dimaksud dalam al-Quran mencakup ketidaktaatan istri terhadap Allah, suami, atau pengabaian hak dan kewajiban rumah tangga. Tindakan terhadap
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Qardh merupakan akad pembiayaan dalam Lembaga Keuangan Syariah, bersifat sosial, karna pengembaliannya tanpa tambahan. Tanpa adanya tambahan dalam pengembaliannya,Qardh merupakan akad pembiayaan dalam Lembaga Keuangan Syariah, bersifat sosial, karna pengembaliannya tanpa tambahan. Tanpa adanya tambahan dalam pengembaliannya,
UM SURABAYAUM SURABAYA But in general, the blame for the AI in these three positions lies with the provider and not the AI itself. Meanwhile, AI as an independent entity, ifBut in general, the blame for the AI in these three positions lies with the provider and not the AI itself. Meanwhile, AI as an independent entity, if
UM SURABAYAUM SURABAYA Penerapan teknologi transaksi digital dalam aplikasi telah mempermudah transaksi nasabah dan peluang pembiayaan baru bermunculan di kawasan yang secaraPenerapan teknologi transaksi digital dalam aplikasi telah mempermudah transaksi nasabah dan peluang pembiayaan baru bermunculan di kawasan yang secara
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan ketepatan penggunaan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana untuk mengadili pelanggaran PasalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan ketepatan penggunaan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana untuk mengadili pelanggaran Pasal