UMSUMS

Law and JusticeLaw and Justice

Skema Koordinasi Manfaat (Coordination of Benefits/COB) merupakan mekanisme yang memungkinkan seseorang memiliki lebih dari satu jaminan sosial, terutama bagi peserta yang telah memiliki jaminan kesehatan sebelum keikutsertaan dalam BPJS Kesehatan diwajibkan. Secara ideal, COB seharusnya menjadi solusi untuk memperkuat pemenuhan hak asasi manusia di bidang kesehatan dalam kerangka negara kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah implementasi skema COB saat ini mampu memperkuat jaminan pemenuhan hak kesehatan warga negara, serta merumuskan bagaimana model COB yang ideal untuk mewujudkan hal tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konsep negara kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi COB saat ini belum mampu memberikan penguatan yang optimal terhadap pemenuhan hak atas kesehatan. Hal ini disebabkan oleh kebijakan yang mewajibkan penggunaan layanan BPJS Kesehatan sebagai prioritas utama, tanpa memberi keleluasaan kepada peserta untuk memilih jaminan sosial lain yang mungkin lebih sesuai. Ke depan, skema COB perlu diperbaiki dengan memberikan ruang pilihan bagi peserta dan memperkuat posisi hak atas kesehatan sebagai hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945, yang juga menetapkan kewajiban negara dalam menyediakan layanan dan fasilitas kesehatan secara adil dan merata.

Implementasi skema Koordinasi Manfaat (COB) saat ini belum optimal dalam memperkuat pemenuhan hak atas kesehatan warga negara.Kebijakan yang memprioritaskan penggunaan layanan BPJS Kesehatan menghambat kebebasan peserta untuk memilih jaminan sosial yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.Oleh karena itu, skema COB perlu direvisi untuk memberikan ruang pilihan yang lebih luas kepada peserta dan memperkuat hak atas kesehatan sebagai hak asasi manusia yang dijamin oleh UUD NRI Tahun 1945.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak finansial dari skema COB terhadap peserta BPJS Kesehatan dan perusahaan asuransi swasta, untuk mengidentifikasi potensi ketidakadilan atau beban biaya yang tidak proporsional. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model COB yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan individu, dengan mempertimbangkan berbagai jenis jaminan kesehatan yang tersedia. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran serta optimal dari pemerintah dalam mengawasi dan mengevaluasi implementasi skema COB, guna memastikan bahwa skema ini benar-benar berkontribusi pada pemenuhan hak atas kesehatan bagi seluruh warga negara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam perbaikan kebijakan dan praktik COB di Indonesia, sehingga dapat mewujudkan sistem jaminan kesehatan yang lebih adil, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia.

  1. Discourse on The Fulfillment of Human Rights in The Health Field Under BPJS Health Benefits Coordination... doi.org/10.23917/laj.v9i2.4399Discourse on The Fulfillment of Human Rights in The Health Field Under BPJS Health Benefits Coordination doi 10 23917 laj v9i2 4399
Read online
File size278.15 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test