PUBMEDIAPUBMEDIA
Journal of Contemporary Law StudiesJournal of Contemporary Law StudiesPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai Perlindungan Hukum bagi Korban yang Bertindak dalam Pembelaan Diri. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan kerangka teori tentang faktor-faktor yang memengaruhi penegakan hukum, serta mengkaji hambatan yang muncul dalam penanganan kasus pembelaan diri. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan dan jurnal hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur pembelaan terpaksa (noodweer) dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas (noodweer exces) dalam Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2). Pasal tersebut menjadi dasar hukum bagi pembebasan pidana apabila unsur-unsur pembelaan terpaksa terpenuhi. Hambatan dalam penegakan hukum meliputi ketidakjelasan ketentuan hukum, rendahnya pemahaman aparat penegak hukum terhadap konsep noodweer, kurangnya sarana pendukung seperti CCTV, rendahnya kesadaran masyarakat dalam melapor, serta lemahnya budaya hukum. Dari seluruh faktor tersebut, penegakan hukum dianggap paling dominan karena peran sentral aparat dalam menerapkan aturan secara profesional, objektif, dan adil sangat menentukan terwujudnya keadilan sesungguhnya.
Alasan pembenar dan pemaaf merupakan dasar penghapusan pidana dalam hukum pidana Indonesia, dengan Pasal 49 KUHP yang mengatur pembelaan terpaksa (noodweer) dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas (noodweer exces).Dalam kasus Amaq Sinta, tindakan perlawanan yang dilakukannya memenuhi unsur pembelaan terpaksa, sehingga penghentian penyidikan oleh Polda NTB melalui SP3 dinilai tepat sebagai bentuk perlindungan hukum dan keadilan.Faktor utama yang menghambat perlindungan hukum adalah rendahnya kapasitas dan objektivitas aparat penegak hukum, meskipun terdapat kendala lain seperti minimnya infrastruktur dan kesadaran masyarakat.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan Pasal 49 KUHP oleh hakim dalam putusan pengadilan di berbagai wilayah Indonesia, untuk melihat adanya standar yang konsisten atau justru diskrepansi dalam penilaian unsur pembelaan terpaksa. Kedua, perlu dikaji efektivitas pelatihan aparat penegak hukum mengenai konsep noodweer dan aspek psikologis dalam situasi darurat, untuk mengetahui apakah peningkatan kapasitas dapat mengurangi kriminalisasi korban. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh ketersediaan bukti visual seperti CCTV terhadap keputusan penyidikan dalam kasus pembelaan terpaksa, agar dapat dirumuskan kebijakan peningkatan infrastruktur hukum yang mendukung keadilan substansial. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun sistem peradilan yang lebih adil, responsif, dan melindungi hak korban secara utuh. Dengan memetakan praktik peradilan, evaluasi pelatihan aparat, serta peran bukti teknologi, diharapkan dapat ditemukan model perlindungan hukum yang lebih andal bagi masyarakat yang terpaksa membela diri. Penting untuk memastikan bahwa hukum tidak hanya melindungi pelaku kejahatan, tetapi juga memberi ruang bagi korban untuk bertahan hidup tanpa harus dipidana. Penelitian lanjutan ini akan menjadi dasar kuat bagi reformasi sistem penegakan hukum yang lebih seimbang dan manusiawi. Selain itu, hasilnya dapat digunakan untuk menyusun pedoman operasional bagi kepolisian dan kejaksaan. Temuan dari penelitian ini juga relevan untuk pengembangan kurikulum pendidikan hukum dan pelatihan profesi. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap korban pembelaan terpaksa dapat diperkuat secara menyeluruh dan sistematis.
- Tindakan Noodweer Exces Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Sebagai Bentuk Mempertahankan Diri, Harta, Dan... jurnalku.org/index.php/jolas/article/view/176Tindakan Noodweer Exces Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Sebagai Bentuk Mempertahankan Diri Harta Dan jurnalku index php jolas article view 176
- Penerapan Hukuman Mati Tindak Pidana Korupsi di Indonesia Ditinjau dari Sisi Hak Asasi Manusia | Hukum... journal.stih-pgl.ac.id/ojs-stih/index.php/jhd/article/view/66Penerapan Hukuman Mati Tindak Pidana Korupsi di Indonesia Ditinjau dari Sisi Hak Asasi Manusia Hukum journal stih pgl ac ojs stih index php jhd article view 66
- Analisis Yuridis Terhadap Perlindungan Hukum Korban Yang Melakukan Pembelaan Terpaksa | Journal of Contemporary... journal.pubmedia.id/index.php/lawstudies/article/view/4011Analisis Yuridis Terhadap Perlindungan Hukum Korban Yang Melakukan Pembelaan Terpaksa Journal of Contemporary journal pubmedia index php lawstudies article view 4011
| File size | 425.32 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKUMK Keandalan generator sebagai komponen utama memerlukan sistem perawatan yang akurat dan terencana. Penelitian ini menawarkan solusi berbasis algoritma RandomKeandalan generator sebagai komponen utama memerlukan sistem perawatan yang akurat dan terencana. Penelitian ini menawarkan solusi berbasis algoritma Random
UMKUMK Tantangan utama dalam merancang dan mengoperasikan lengan robot adalah menemukan titik tujuan dari posisi end-effector yang masih terbatas. Solusi kinematikaTantangan utama dalam merancang dan mengoperasikan lengan robot adalah menemukan titik tujuan dari posisi end-effector yang masih terbatas. Solusi kinematika
UMKUMK Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dengan kontrol PID mampu menstabilkan tegangan keluaran pada nilai 220 V ± 1%. Dibandingkan dengan sistem tanpaHasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dengan kontrol PID mampu menstabilkan tegangan keluaran pada nilai 220 V ± 1%. Dibandingkan dengan sistem tanpa
PUBMEDIAPUBMEDIA Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan perlunya reformasi hukum yang lebih ketat, pengawasan lebih intensif, serta program pemberdayaan ekonomiSecara keseluruhan, penelitian ini menekankan perlunya reformasi hukum yang lebih ketat, pengawasan lebih intensif, serta program pemberdayaan ekonomi
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini juga menekankan pentingnya studi lanjutan untuk memberikan gambaran empiris mengenai praktik partisipasi dalam proses legislasi, studi komparatif,Penelitian ini juga menekankan pentingnya studi lanjutan untuk memberikan gambaran empiris mengenai praktik partisipasi dalam proses legislasi, studi komparatif,
PUBMEDIAPUBMEDIA Sejalan dengan hal tersebut, pembaruan hukum nasional perlu dirancang secara menyeluruh, tidak hanya pada tataran regulasi, tetapi juga pada penataan kelembagaan,Sejalan dengan hal tersebut, pembaruan hukum nasional perlu dirancang secara menyeluruh, tidak hanya pada tataran regulasi, tetapi juga pada penataan kelembagaan,
PUBMEDIAPUBMEDIA Fruit Classic Enzyme menawarkan alternatif untuk memperpanjang umur simpan buah melalui prinsip bioteknologi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuanFruit Classic Enzyme menawarkan alternatif untuk memperpanjang umur simpan buah melalui prinsip bioteknologi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan
PUBMEDIAPUBMEDIA Pendekatan interdisipliner ini diharapkan dapat mengurangi insiden dan dampak bullying dan body shaming di antara siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwaPendekatan interdisipliner ini diharapkan dapat mengurangi insiden dan dampak bullying dan body shaming di antara siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa
Useful /
PUBMEDIAPUBMEDIA The method used in this study is a normative-empirical legal type with a focus on a descriptive qualitative approach from various sources of legal norms,The method used in this study is a normative-empirical legal type with a focus on a descriptive qualitative approach from various sources of legal norms,
PUBMEDIAPUBMEDIA Subjek dalam jual beli online dapat dilakukan oleh anak-anak yang menggunakan ponsel orang tua atau orang dewasa. Jadi ketika pihak yang membuat perjanjianSubjek dalam jual beli online dapat dilakukan oleh anak-anak yang menggunakan ponsel orang tua atau orang dewasa. Jadi ketika pihak yang membuat perjanjian
UMSUMS Aktivitas daring ini menyebabkan peningkatan eksposur terhadap layar digital seperti komputer dan ponsel di masyarakat. Menatap layar digital seringkaliAktivitas daring ini menyebabkan peningkatan eksposur terhadap layar digital seperti komputer dan ponsel di masyarakat. Menatap layar digital seringkali
UMSUMS Penelitian ini menggunakan desain One-Group pre-test-post-test guna mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD)Penelitian ini menggunakan desain One-Group pre-test-post-test guna mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD)