UM SURABAYAUM SURABAYA

Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum Islam

Penelitian ini menggunakan mixed methods research dengan perpaduan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan Pelatihan Samara Course dan uji statistik menggunakan SPSS dengan analisis regresi berganda dengan jumlah peserta 150 orang. Adapun sampelnya 30 orang diambil secara simple random sampling. Dari analisis tentang konsep sakinah pengertian Samara Course merupakan proses pemahaman hubungan pasangan dalam membentuk kedekatan untuk mewujudkan komitmen bersama menjalani rumahtangga sakinah, implementasi Samara Course diwujudkan dalam sikap dan tindakan baik bagi peserta yang belum menikah maupun sudah. Dari analisis, didapat persamaan nilai regresi berganda Ŷ = 5.866 0.107 X1 0.748 X2, yang menunjukan bahwa variabel ketepatan penggunaan unsur‑unsur pelatihan (X1) dan tercapainya tujuan pelatihan (X2) berpengaruh terhadap terbentuknya keluarga sakinah. Sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,457 yang menunjukan bahwa 45,7% terjadi pembentukan keluarga sakinah yang dipengaruhi oleh variabel X1 dan variabel X2. Uji f‑test memperoleh nilai signifikan sebesar 0.000 dimana angka tersebut <0.05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh efektivitas pelatihan Samara course terhadap pembentukkan keluarga sakinah. Sedangkan uji t‑test parsial diperoleh nilai 1,959 yang menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X1 dan variabel X2 terhadap variabel terbentuknya keluarga sakinah.

Samara Course merupakan proses pemahaman hubungan pasangan yang membentuk kedekatan dan komitmen bagi terciptanya keluarga sakinah.Implementasinya meliputi persiapan spiritual, konsepsional, kepribadian, fisik, harta, sosial bagi yang belum menikah, serta sikap kasih sayang, penghargaan, kepercayaan, penyelesaian masalah, dan kebersamaan bagi yang sudah menikah.Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa ketepatan penggunaan unsur pelatihan (X1) dan tercapainya tujuan pelatihan (X2) secara signifikan mempengaruhi pembentukan keluarga sakinah dengan koefisien determinasi 0,457.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia untuk menguji apakah efektivitas Samara Course konsisten secara geografis serta mengidentifikasi faktor regional yang mempengaruhi hasil. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal selama tiga hingga lima tahun dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan terhadap stabilitas pernikahan dan kesejahteraan keluarga sakinah, sehingga dapat menilai keberlanjutan manfaat program. Selain itu, penelitian kualitatif yang mendalam dapat menggali persepsi peserta mengenai unsur-unsur pelatihan mana yang paling berkontribusi pada perubahan perilaku, dengan tujuan mengembangkan modul pelatihan yang lebih terfokus dan adaptif terhadap kebutuhan individu.

Read online
File size486.65 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test