UM SURABAYAUM SURABAYA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum IslamDalam penelitian ini, terdapat tiga (3) rumusan masalah, meliputi: Bagaimana implementasi jaminan fidusia atas pembiayaan murabahah di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik, Apa saja kendala implementasi jaminan fidusia atas pembiayaan murabahah di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik, serta apakah implementasi jaminan fidusia di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik sudah sesuai dengan prinsip – prinsip akad murabahah dalam Ekonomi Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk kondisi obyek alamiah. Dalam hal ini penulis mengumpulkan data langsung di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik dan wawancara kepada pihak yang bersangkutan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara memperoleh data – data dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi serta telaah pustaka dan sumber hukum yang mendukung. Hasil penelitian menyebutkan bahwa BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik jaminan fidusia dalam implementasinya merupakan perjanjian pengingat dari pembiayaan yang merupakan perjanjian pokoknya adalah akad murabahah. Apabila nasabah melakukan tindakan wanprestasi terdahap akad pembiayaan murabahah yang diikat dengan jaminan fidusia, maka BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik akan menempuh prinsip kekeluargaan, abitrase syariah dan proses peradilan sebagaimana yang disebutkan dalam Fatwa DSN-MUI Nomor. 04/DSN-MUI/IV/2000 dan Undang – undang No. 42 Tahun 1999. Dalam praktiknya BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik sudah sesuai dengan prinsip – prinsip akad murabahah dalam Ekonomi Islam, hal ini dapat dilihat dari ketentuan – ketentuan sebelum memberikan pembiayaan.
Jaminan fidusia dalam implementasinya di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik merupakan perjanjian pengikat dari pembiayaan yang merupakan perjanjian pokoknya adalah akad murabahah.Jika nasabah melakukan tindakan wanprestasi terhadap akad pembiayaan murabahah yang diikat dengan jaminan fidusia, maka BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik akan menempuh prinsip kekeluargaan, abitrase syariah dan proses peradilan sesuai Fatwa DSN-MUI dan UU No.Dalam praktiknya, BPR ini sudah sesuai dengan prinsip akad murabahah dalam Ekonomi Islam berdasarkan ketentuan sebelum memberikan pembiayaan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas arbitrase syariah dalam menyelesaikan sengketa pembiayaan murabahah, studi perbandingan penerapan jaminan fidusia antara bank konvensional dan syariah terhadap kepatuhan hukum, serta analisis dampak pemenuhan kewajiban nasabah miskin terhadap prinsip kekeluargaan dalam sistem keuangan syariah. Penelitian juga perlu mengkaji peran teknologi digital dalam memitigasi risiko non-penuatan kewajiban nasabah melalui mekanisme jaminan fidusia yang bersifat transparan dan inklusif. Studi lebih lanjut dapat menjelajahi keterkaitan antara kebijakan pemerintah terhadap pendidikan keuangan syariah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap prinsip akad murabahah.
| File size | 527.09 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Hambatan utama implementasinya terletak pada faktor sosiopolitik seperti penindasan, kemiskinan, dan stagnasi pemikiran, sehingga umat Islam perlu mengadopsiHambatan utama implementasinya terletak pada faktor sosiopolitik seperti penindasan, kemiskinan, dan stagnasi pemikiran, sehingga umat Islam perlu mengadopsi
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dan kuat terhadap minat pengunjung, terbukti dari nilai korelasi 0,689 (pelayanan) dan 0,837 (fasilitas)kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan dan kuat terhadap minat pengunjung, terbukti dari nilai korelasi 0,689 (pelayanan) dan 0,837 (fasilitas)
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan jumlah sampel 33 konsumen dari populasi 332 konsumen. Data dianalisis menggunakan ujiPenelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan jumlah sampel 33 konsumen dari populasi 332 konsumen. Data dianalisis menggunakan uji
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Tujuan penelitian ini untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian penderitaTujuan penelitian ini untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian penderita
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Populasi sasaran penelitian ini mencakup semua orang lanjut usia yang didiagnosis hipertensi, berjumlah 290 peserta, dan teknik pengambilan sampel purposifPopulasi sasaran penelitian ini mencakup semua orang lanjut usia yang didiagnosis hipertensi, berjumlah 290 peserta, dan teknik pengambilan sampel purposif
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Sampel penelitian terdiri dari 76 nelayan yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak. Hasil analisis statistik menggunakan spearmanSampel penelitian terdiri dari 76 nelayan yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak. Hasil analisis statistik menggunakan spearman
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK 322 populasi diperoleh sampel sebanyak 100 pasien. Data pada penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis jalur. Hasil penelitian berhasil membuktikan322 populasi diperoleh sampel sebanyak 100 pasien. Data pada penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis jalur. Hasil penelitian berhasil membuktikan
Useful /
UNRAMUNRAM Tahapan penanganan pasca panen bulu babi dimulai dengan pemanenan (pengumpulan), pembersihan, pemecahan cangkang, pencucian, penimbangan dan pengemasanTahapan penanganan pasca panen bulu babi dimulai dengan pemanenan (pengumpulan), pembersihan, pemecahan cangkang, pencucian, penimbangan dan pengemasan
USIUSI Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan dalam tahapan pelaksanaan perencanaan partisipatif, optimalisasi identifikasi kebutuhan, dan peningkatan pemahamanOleh karena itu, diperlukan penyempurnaan dalam tahapan pelaksanaan perencanaan partisipatif, optimalisasi identifikasi kebutuhan, dan peningkatan pemahaman
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Diduga kuatnya brand image dan gencarnya promosi yang dilakukan shopee membuat daya tarik bagi masyarakat untuk melakukan pembelian secara online. Di sampingDiduga kuatnya brand image dan gencarnya promosi yang dilakukan shopee membuat daya tarik bagi masyarakat untuk melakukan pembelian secara online. Di samping
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK (8) Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan. (9) Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan(8) Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan. (9) Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan