NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO
Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic StudiesPersimpangan antara tradisi keagamaan dan nilai‑nilai modern sering menimbulkan ketegangan, terutama terkait isu pluralisme dan hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemikiran Fathi Osman, seorang cendekiawan Muslim terkemuka, dalam merekonsiliasi teks‑teks Islam dengan tuntutan modernitas. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi kepustakaan serta pendekatan deskriptif‑analitis, penelitian ini mengkaji karya‑karya utama Osman, antara lain *Rethinking Islam and Modernity* dan *The Children of Adam*. Hasil temuan menunjukkan bahwa Osman mengusulkan pergeseran metodologis mendasar: membedakan antara nash yang tidak berubah dan interpretasi manusia yang dinamis. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa pluralisme dalam Islam melampaui toleransi pasif, memerlukan institusionalisasi hukum untuk menjamin kesetaraan. Dalam ranah hak asasi manusia, Osman mendekonstruksi interpretasi patriarkal peran gender dengan menafsirkan kembali qawwamun sebagai bersifat fungsional bukan ontologis, serta mengadvokasi peralihan dari status dhimmi klasik menuju kewarganegaraan setara bagi non‑Muslim. Penelitian menyimpulkan bahwa Islam memiliki kompatibilitas intrinsik dengan modernitas. Hambatan utama pelaksanaannya bukanlah doktrin teologis, melainkan penindasan sosiopolitik dan stagnasi intelektual. Kerangka kerja Osman menawarkan peta strategis bagi umat Islam untuk meninggalkan “ghetto‑mindedness dan mengadopsi peran sebagai warga dunia yang proaktif.
Penelitian menyimpulkan bahwa Islam memiliki kompatibilitas intrinsik dengan modernitas melalui pendekatan “Rethinking Islam yang membedakan antara nash tetap dan interpretasi manusia yang dinamis.Konsep pluralisme dan hak asasi manusia yang diusulkan Osman menekankan institusionalisasi hukum untuk menjamin kesetaraan, perlindungan minoritas, serta kesetaraan gender dengan menafsirkan kembali qawwamun secara fungsional, sekaligus menggantikan status dhimmi dengan kewarganegaraan setara bagi non‑Muslim.Hambatan utama implementasinya terletak pada faktor sosiopolitik seperti penindasan, kemiskinan, dan stagnasi pemikiran, sehingga umat Islam perlu mengadopsi sikap sebagai warga dunia yang proaktif dalam memperjuangkan keadilan universal.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi cara menginstitusionalisasikan pluralisme Islam dalam kerangka hukum nasional, dengan membandingkan bagaimana beberapa negara multikultural mengintegrasikan prinsip pluralisme ke dalam peraturan perundang‑undangan mereka. Selanjutnya, diperlukan studi lapangan yang meneliti pengaruh penindasan sosiopolitik dan stagnasi intelektual terhadap penerapan tafsiran qawwamun yang setara gender di kalangan komunitas Muslim, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor penghambat dan peluang perbaikan. Selain itu, penelitian komparatif yang mengkaji transisi dari status dhimmi ke kewarganegaraan setara bagi non‑Muslim dapat mengungkap dampaknya terhadap hubungan antar‑agama serta hasil perlindungan hak asasi manusia di wilayah dimana umat Islam merupakan minoritas. Metode campuran antara analisis dokumen hukum, wawancara mendalam, dan survei persepsi masyarakat akan memberikan gambaran yang komprehensif. Hasilnya diharapkan dapat menyediakan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan, pemuka agama, dan organisasi masyarakat sipil. Penelitian ini juga dapat memperkaya literatur mengenai dinamika Islam‑modernitas dalam konteks global.
| File size | 305.92 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
E JOURNALSANGKAKALAE JOURNALSANGKAKALA Metode Lamad merupakan metode pendidikan Alkitabiah yang mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul di tengah masyarakat.metode ini memiliki prinsipMetode Lamad merupakan metode pendidikan Alkitabiah yang mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul di tengah masyarakat.metode ini memiliki prinsip
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU Namun, kendala teknis seperti jaringan internet tidak stabil, gangguan server, dan keterbatasan kompetensi operator masih menjadi hambatan utama, menyebabkanNamun, kendala teknis seperti jaringan internet tidak stabil, gangguan server, dan keterbatasan kompetensi operator masih menjadi hambatan utama, menyebabkan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk dengan menekankan kecerdasan linguistik danPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk dengan menekankan kecerdasan linguistik dan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Kesimpulannya, Project‑Based Learning merupakan pendekatan efektif yang mengintegrasikan akuisisi pengetahuan, pengembangan berpikir kreatif, serta pembentukanKesimpulannya, Project‑Based Learning merupakan pendekatan efektif yang mengintegrasikan akuisisi pengetahuan, pengembangan berpikir kreatif, serta pembentukan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi pengalaman belajar peserta didik pada Program Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga melalui PraktikPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi pengalaman belajar peserta didik pada Program Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga melalui Praktik
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Kerangka kepemilikan Ilahiah—yang memaknai bahwa harta wakaf menjadi milik Allah, bukan milik waqif maupun lembaga—memperkuat ketaatan pada tujuanKerangka kepemilikan Ilahiah—yang memaknai bahwa harta wakaf menjadi milik Allah, bukan milik waqif maupun lembaga—memperkuat ketaatan pada tujuan
UIN SUSKAUIN SUSKA Fenomena perundungan di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, semakin mendapat perhatian karena dampaknya terhadap kesehatan mental, prestasiFenomena perundungan di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, semakin mendapat perhatian karena dampaknya terhadap kesehatan mental, prestasi
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Berbagai pemikiran tentang transformasi kurikulum pendidikan Islam Indonesia telah disebutkan di atas baik dalam hal metode pendidikan, tujuan dan esensiBerbagai pemikiran tentang transformasi kurikulum pendidikan Islam Indonesia telah disebutkan di atas baik dalam hal metode pendidikan, tujuan dan esensi
Useful /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang didukung pendekatan pendekatan sosio-legal,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang didukung pendekatan pendekatan sosio-legal,
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Ketidaksesuaian antara praktik mengajar dan rencana pelajaran yang disiapkan meliputi. subjek penelitian tidak menulis kompetensi inti, kompetensi dasarKetidaksesuaian antara praktik mengajar dan rencana pelajaran yang disiapkan meliputi. subjek penelitian tidak menulis kompetensi inti, kompetensi dasar
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10-12 tahun yang mengalamiMetode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10-12 tahun yang mengalami
POLINELAPOLINELA Faktor pertama dalam penelitian jenis tanah (T); T1= Tanah Mineral (inseptisol), T2 = Tanah Sawah. Faktor kedua yaitu perlakuan dosis pupuk NPK (P) terdiriFaktor pertama dalam penelitian jenis tanah (T); T1= Tanah Mineral (inseptisol), T2 = Tanah Sawah. Faktor kedua yaitu perlakuan dosis pupuk NPK (P) terdiri