ALMISHBAHALMISHBAH

Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan KomunikasiAl-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi

Komunikasi interpersonal lebih mengacu pada proses kedekatan, untuk keintiman komunikasi dengan tujuan, bahwa pesan yang disampaikan kepada penerima pesan dapat memiliki efek langsung membangun kedekatan dan keintiman, sehingga komunikasi interpersonal dimulai dengan pendekatan psikologis. Al-Quran telah menyebutkan bahwa Ibrahim adalah salah satu nabi yang berhasil mendidik anak-anak. Pola komunikasi yang intim dan harmonis diterapkan dengan cara yang intim dan harmonis dalam mengkomunikasikan masalah kepadanya, sehingga apa yang disampaikan kepada anaknya akan diterima dengan baik. Dalam menyampaikan pesan harus menggunakan kata-kata yang baik, sehingga Islam menempatkan nilai yang tinggi pada prinsip ini yang terkait dalam Al-Quran surah as-saffat ayat 102. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif menggunakan metode studi kepustakaan (library research) Al-Quran surah as-saffat ayat 102 dan dokumen tertulis sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian telah menunjukkan bahwa dengan menghubungkan masalah kontroversi.

Al-Quran menawarkan model komunikasi interpersonal yang efektif dalam dimensi kemanusiaan, kekinian, dan kebermaknaannya.Salah satu contohnya adalah kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang menggambarkan persekutuan interpersonal yang efektif yang ditemukan dalam Al-Quran surat As-Saffat ayat 102.Dalam ayat ini, Nabi Ibrahim ketika berkomunikasi dengan putranya Nabi Ismail tidak memaksakan kehendak yang jelas merupakan perintah Allah SWT, tetapi Nabi Ibrahim meminta pendapat dan menceritakan ihwal yang sebenarnya kepada putranya Nabi Ismail, hingga Nabi Ismail memahami dan mengikuti apa yang diperintahkan Allah SWT.Selain itu, tercerminnya ungkapan kasih sayang yang diungkapkan oleh Nabi Ibrahim ditandai dengan penggunaan kata yaa bunnayaa kepada putranya Ismail menumbuhkan rasa saling percaya.

Penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam mengenai bagaimana pemilihan kata dan gaya bahasa yang tepat dapat meningkatkan efektivitas komunikasi interpersonal dalam konteks ajaran Islam, khususnya merujuk pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Studi kuantitatif bisa dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan gaya bahasa tertentu terhadap pemahaman dan penerimaan pesan dalam komunikasi keluarga muslim. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai peran konteks budaya dalam menafsirkan dan menerapkan prinsip-prinsip komunikasi interpersonal yang terdapat dalam Al-Quran, sehingga dapat memberikan panduan yang relevan bagi keluarga muslim di berbagai belahan dunia. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi bagaimana konsep komunikasi interpersonal dalam Islam dapat diintegrasikan dengan teknologi komunikasi modern untuk meningkatkan kualitas interaksi antar anggota keluarga.

  1. #teknologi komunikasi#teknologi komunikasi
  2. #model komunikasi#model komunikasi
Read online
File size404.39 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2Fr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test