IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO

El-Mizzi : Jurnal Ilmu HadisEl-Mizzi : Jurnal Ilmu Hadis

Penelitian ini merupakan studi kritis untuk menelisik perbandingan metode hermeneutika hadis perspektif Khaled M. Abou El Fadl dan M. Syuhudi Ismail. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah karya-karya utama kedua tokoh serta literatur pendukung yang relevan. Pendekatan ini digunakan untuk memahami secara sistematis kerangka berpikir dan karakteristik metodologis masing-masing tokoh dalam menafsirkan hadis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemikiran hermeneutika Khaled M. Abou El Fadl dalam memahami hadis menekankan pentingnya objektivitas dengan mempertimbangkan faktor sejarah, konteks sosial, dan nilai-nilai moral universal. Selain itu, Khaled juga melakukan evaluasi kritis terhadap hadis-hadis yang dianggap bertentangan dengan kaidah Al-Quran, prinsip keadilan, dan realitas sosial. Sementara itu, hadis dalam perspektif M. Syuhudi Ismail dipahami sebagaimana definisi ulama klasik, namun Syuhudi menawarkan pengembangan metode analisis hadis yang lebih kontekstual. Pendekatan tersebut dilakukan melalui kajian terhadap matan hadis dan cakupan petunjuknya. Poin ini memiliki beberapa subkriteria, yaitu pertama, memahami kandungan hadis dengan mengaitkannya pada fungsi Nabi; kedua, menelaah petunjuk hadis Nabi yang dihubungkan dengan latar belakang terjadinya; dan ketiga, mengkaji hadis-hadis yang tampak saling bertentangan. Melalui perbandingan ini, penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi metodologi pemahaman hadis kontemporer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran hermeneutika Khaled M.Abou El Fadl menekankan objektivitas dengan mempertimbangkan sejarah, konteks sosial, dan nilai moral universal.Syuhudi Ismail mengembangkan metode analisis hadis yang lebih kontekstual, berdasarkan definisi ulama klasik.Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan historis dan kontekstual dalam memahami hadis serta kebutuhan untuk mengevaluasi hadis yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan Al-Quran.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak konteks sejarah terhadap interpretasi hadis dalam memahami prinsip keadilan. 2. Mengembangkan perbandingan metode kritik hadis Khaled M. Abou El Fadl dengan pendekatan kontekstual M. Syuhudi Ismail untuk memahami perbedaan dalam mengevaluasi hadis bertentangan. 3. Menjelajahi peran nilai-nilai sosial dalam konteks modern untuk mengembangkan metode hermeneutika yang lebih relevan dengan tantangan saat ini.

Read online
File size614.32 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test