UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)

Jumpers knee atau patellar tendinopathy merupakan kondisi yang umum terjadi di kalangan atlet, terutama dengan olahraga yang melibatkan lompatan dan gerakan eksplosif, seperti basket, voli, dan sepak bola. Kondisi ini ditandai oleh nyeri dan peradangan pada tendon patella yang menghubungkan tempurung lutut (patella) dengan tulang kering (tibia). Nyeri biasanya terlokalisasi pada bagian bawah patella dan dapat memburuk dengan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian modalitas fisioterapi dikombinasikan dengan latihan terhadap atlet basket dengan kasus jumpers knee. Metode penelitian ini menggunakan metode case study dengan satu pasien yang merupakan seorang atlet basket berjenis kelamin laki-laki, berusia 17 tahun. Diketahui sampel mengeluhkan nyeri dibagian bawah tempurung lutut sebelah kiri setelah latihan basket dengan sensasi nyeri seperti tertusuk-tusuk tanpa ada sensasi menjalar dan saat ini pasien menjalani rehabilitasi fisioterapi dengan pemberian intervensi berupa Ultrasound (US), TENS, dan terapi latihan. Hasil penelitian menunjukan pemberian modalitas fisioterapi yang dikombinasikan dengan latihan dapat menurunkan rasa nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada pasien.

Berdasarkan penanganan pada kasus jumpers knee dengan pemberian modalitas, terapi latihan dan massage pada seorang atlet basket berusia 17 tahun sangat efektif dalam mengatasi penurunan nyeri, meningkatkan range of motion, serta meningkatkan kekuatan otot quadriceps yang diakibatkan karena faktor cedera saat berolahraga.Pemberian modalitas fisioterapi seperti TENS dan ultrasound, serta terapi latihan yang terstruktur, terbukti memberikan perubahan positif pada kondisi pasien.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan komprehensif dalam penanganan jumpers knee pada atlet.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan menggunakan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti efektivitas penatalaksanaan fisioterapi pada kasus jumpers knee. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai modalitas fisioterapi dan teknik latihan yang berbeda dalam mempercepat pemulihan dan mencegah kekambuhan cedera. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi atlet mengenai penatalaksanaan fisioterapi yang mereka terima, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan fisioterapi dan kepuasan pasien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penatalaksanaan jumpers knee pada atlet, serta mengembangkan protokol penatalaksanaan yang lebih efektif dan personal.

  1. 0. iv yd 5x sz edh ro figa uiga i4 jw az 0m doi.org/10.3389/fsurg.2022.10239020 iv yd 5x sz edh ro figa uiga i4 jw az 0m doi 10 3389 fsurg 2022 1023902
Read online
File size209.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test