ULUMUNAULUMUNA
UlumunaUlumunaBida, diterjemahkan sebagai bidah dan inovasi keagamaan, telah menjadi topik kontroversi di kalangan umat Islam. Terdapat tradisi kenabian yang mengkritik bida secara keras, menyatakan pelakunya sebagai orang yang tersesat dan terancam neraka. Artikel ini secara kritis mengkaji konsep bida dan menganalisisnya dari perspektif teologi dan hukum Islam. Berdasarkan analisis tekstual istilah ini sebagaimana ditemukan dalam beberapa tradisi kenabian dan interpretasi oleh ulama Muslim, artikel ini menunjukkan bahwa makna bida mencakup berbagai aspek Islam, termasuk teologi dan hukum. Ulama Muslim memahami hadis tentang bida secara harfiah dan berpendapat bahwa semua inovasi adalah menyesatkan. Namun, ulama lain menyarankan bahwa berdasarkan pemeriksaan kritis istilah dari aspek linguistik, kontekstual, dan praktis, tidak semua bida menyesatkan. Ulama ini cenderung memahami bida dari perspektif hukum Islam daripada teologi. Menurut hukum Islam, tindakan manusia jatuh ke dalam lima kategori hukum: wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram. Dengan kata lain, tidak semua hal baru dan inovasi dilarang karena dapat dikategorikan sebagai mubah atau sunnah, tergantung pada pertimbangan hukum yang relevan.
Studi ini menunjukkan bahwa bida adalah masalah kontroversial dan menjadi subjek diskusi panas di kalangan ulama dan masyarakat awam.Beberapa ulama berpendapat bahwa bida tidak mencakup teologi karena konsekuensinya berbahaya.mereka yang mempercayai hal-hal yang tidak dikenal pada zaman Nabi bisa dianggap kafir.Sebaliknya, ulama lain cenderung membahas bida dalam konteks hukum, di mana bida tidak selalu salah atau terlarang.Bergantung pada illat (alasan), bida dapat dikategorikan sebagai wajib, sunnah, mubah, makruh, atau haram.Kesimpulannya, bida harus dipahami dalam kerangka hukum Islam yang fleksibel, bukan hanya sebagai sesuatu yang selalu menyesatkan.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang bida dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana konsep ini diterapkan dalam konteks masyarakat modern yang dinamis. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan antara lain: Bagaimana bida dipahami dan diterapkan dalam masyarakat Muslim kontemporer yang menghadapi tantangan teknologi dan globalisasi? Apakah terdapat perbedaan signifikan dalam interpretasi bida antara ulama tradisional dan modern? Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan dengan membandingkan pandangan tentang bida dari berbagai mazhab hukum Islam untuk memahami variasi interpretasi dan implikasinya terhadap praktik keagamaan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkaya wawasan akademis tetapi juga memberikan kontribusi praktis bagi pemahaman yang lebih holistik tentang bida dalam Islam.
| File size | 1.64 MB |
| Pages | 27 |
| Short Link | https://juris.id/p-SD |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
TEFLINTEFLIN Artikel ini berfokus pada persiapan guru bahasa Inggris sebagai bahasa kedua dalam program TESOL yang ditawarkan di Australia. Secara khusus, artikel iniArtikel ini berfokus pada persiapan guru bahasa Inggris sebagai bahasa kedua dalam program TESOL yang ditawarkan di Australia. Secara khusus, artikel ini
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penelitian dilaksanakan di Program Studi Teknologi Tambang Politeknik Negeri Ketapang pada kelas 1‑B, dengan partisipan 28 mahasiswa. Hasil validasiPenelitian dilaksanakan di Program Studi Teknologi Tambang Politeknik Negeri Ketapang pada kelas 1‑B, dengan partisipan 28 mahasiswa. Hasil validasi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan interpretatif, di mana makna teks ditelusuri sebagaimana teks itu menyampaikan.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan interpretatif, di mana makna teks ditelusuri sebagaimana teks itu menyampaikan.
ALJAMIAHALJAMIAH Artikel ini membahas tentang bagaimana ulama perempuan di Indonesia menggunakan sumber hukum, khususnya al-Quran dalam aktivitas gerakan moral yang terlihatArtikel ini membahas tentang bagaimana ulama perempuan di Indonesia menggunakan sumber hukum, khususnya al-Quran dalam aktivitas gerakan moral yang terlihat
ULUMUNAULUMUNA As a contemporary reformist Muslim leader, Rahman and Ramadan had made many interpretations of the Quran by adapting to the social context of society whenAs a contemporary reformist Muslim leader, Rahman and Ramadan had made many interpretations of the Quran by adapting to the social context of society when
ULUMUNAULUMUNA Ini akan mengarah pada pembentukan filosofi umum keberadaan yang melampaui bias Barat. Analisis lanjutan terhadap waḥdat al-wujūd seperti dipaparkanIni akan mengarah pada pembentukan filosofi umum keberadaan yang melampaui bias Barat. Analisis lanjutan terhadap waḥdat al-wujūd seperti dipaparkan
ALJAMIAHALJAMIAH Beliau yang dibesarkan dalam keluarga tradisional dan lulusan Universitas Al-Azhar, kini telah menjadi tokoh utama feminis Islam di Indonesia. Selain menjadiBeliau yang dibesarkan dalam keluarga tradisional dan lulusan Universitas Al-Azhar, kini telah menjadi tokoh utama feminis Islam di Indonesia. Selain menjadi
UISUUISU Penelitian ini menunjukkan bahwa Kadji, sebagai tokoh utama dalam novel The Quest of Kadji karya Lin Carter, senantiasa tampil dalam tindakan heroik danPenelitian ini menunjukkan bahwa Kadji, sebagai tokoh utama dalam novel The Quest of Kadji karya Lin Carter, senantiasa tampil dalam tindakan heroik dan
Useful /
UNUUNU Dalam hukum positif, batas umur ditentukan dengan suatu angka yang artinya jelas batasan usurnya. Kemudian dalam hukum Islam tidak ada dalil dalam AlquranDalam hukum positif, batas umur ditentukan dengan suatu angka yang artinya jelas batasan usurnya. Kemudian dalam hukum Islam tidak ada dalil dalam Alquran
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Pada aspek ketanggapan pelayanan informasi obat, hampir semua responden atau 50% responden menyatakan puas dan 37% responden menyatakan sangat puas, diikutiPada aspek ketanggapan pelayanan informasi obat, hampir semua responden atau 50% responden menyatakan puas dan 37% responden menyatakan sangat puas, diikuti
UNIKOMUNIKOM Dengan menggunakan Teori Prinsip Kooperatif Grice, fenomena tersebut digambarkan melalui analisis wacana. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimanaDengan menggunakan Teori Prinsip Kooperatif Grice, fenomena tersebut digambarkan melalui analisis wacana. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana
GOMITGOMIT Tingkat pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan penanganan hipertensi meningkat, sehingga mereka dapat menjaga pola makan, mengelola stres, dan melakukanTingkat pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan penanganan hipertensi meningkat, sehingga mereka dapat menjaga pola makan, mengelola stres, dan melakukan