UINUIN
AHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAHKAM : Jurnal Ilmu SyariahKewajiban menjaga otentisitas Al-Quran melalui transmisi verbal merupakan kewajiban kolektif bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, peran perempuan dalam transmisi Al-Quran masih terpinggirkan karena adanya sejumlah pembatasan aturan fiqih yang yang membatasi akses perempuan dalam proses transmisi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk marginalisasi perempuan dalam transmisi Al-Quran, faktor-faktor penyebab, serta strategi hukum yang digunakan perempuan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Studi ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan feminis. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan literatur melalui library research terkait peran perempuan dalam transmisi Al-Quran. Studi ini menunjukkan bahwa marginalisasi juru baca perempuan mewujud bentuk eksklusi nama-nama juru baca perempuan dari koleksi biografis juru baca Al-Quran dan mata rantai sanad Al-Quran, serta larangan perempuan untuk membaca Al-Quran di ruang publik. Marginalisasi terjadi akibat adanya sejumlah aturan fiqih yang membatasi pergaulan perempuan di ruang publik, seperti perintah pemingitan, larangan bepergian dan bercampur dengan laki-laki asing, serta stigma suara perempuan aurat. Meski demikian, pembatasan-pembatasan tersebut menginspirasi juru baca perempuan untuk mengembangkan strategi hukum guna mengatasi halangan-halangan normatif tersebut. Studi ini merekomendasikan penggunaan pendekatan maqashid al-shariah dalam menyelesaikan problem marginalisasi perempuan dalam transmisi Al-Quran.
Penelitian ini menemukan bahwa perempuan juru baca Al‑Quran telah mengalami marginalisasi sejak masa sahabat hingga era kontemporer, tercermin dalam tiga bentuk utama.penghapusan nama dari koleksi biografi, tidak diakui dalam rantai sanad, serta larangan membaca di ruang publik.Marginalisasi tersebut dipicu oleh norma sosial yang menegakkan aturan sekeluarga, larangan ikhtilāṭ, pembatasan perjalanan, dan persepsi suara perempuan sebagai aurat, meskipun perempuan mengembangkan strategi hukum untuk melampaui batasan tersebut.Namun, strategi‑strategi tersebut belum cukup mengatasi ketidaksetaraan, sehingga diperlukan revisi aturan fiqh dan pencarian alternatif berbasis maqāṣid al‑sharīah untuk memastikan akses setara bagi perempuan dalam transmisi Al‑Quran.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penerapan teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, dapat mengurangi hambatan fisik yang dihadapi perempuan dalam memperoleh sanad dan mengajar Al‑Quran. Studi komparatif antara komunitas Muslim di negara dengan kebijakan transportasi dan keamanan publik yang kuat versus yang lemah dapat mengungkap pengaruh konteks sosio‑politikal terhadap efektivitas pembatasan perjalanan dan sepengetahuan perempuan. Peneliti juga dapat menganalisis dampak interpretasi maqāṣid al‑sharīah yang menekankan tujuan melindungi agama dan kemaslahatan sosial terhadap fatwa‑fatwa tradisional yang melarang suara perempuan, untuk menilai kemungkinan harmonisasi normatif. Sebuah survei etnografi terhadap perempuan juru baca kontemporer di berbagai wilayah dapat memberikan data empiris tentang strategi‑strategi legal yang masih dipraktikkan serta tantangan baru yang muncul. Penelitian sejarah yang mengintegrasikan sumber‑sumber arsip sosial‑politik selain biografi dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika marginalisasi sepanjang periode berbeda. Akhirnya, pengembangan kerangka kebijakan berbasis maqāṣid yang menggabungkan pendidikan, keamanan, dan hak gender dapat diuji melalui pilot program di lembaga keagamaan atau pesantren. Semua upaya ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis yang memperkuat partisipasi setara perempuan dalam transmisi Al‑Quran serta menyeimbangkan antara pelestarian agama dan keadilan gender.
- Women in mystical Islam - ScienceDirect. women mystical islam skip main content article access organization... doi.org/10.1016/0277-5395(82)90023-1Women in mystical Islam ScienceDirect women mystical islam skip main content article access organization doi 10 1016 0277 5395 82 90023 1
- Institutionalizing maqāsid ḥifz al-naṣl within the Minangkabau inheritance framework | Ijtihad :... doi.org/10.18326/ijtihad.v24i2.193-222Institutionalizing maqAsid uifz al nal within the Minangkabau inheritance framework Ijtihad doi 10 18326 ijtihad v24i2 193 222
- Women Political Participation in the Era of Prophet Muhammad: Study on the Hadith Transmitters of the... doi.org/10.24260/alalbab.v6i1.608Women Political Participation in the Era of Prophet Muhammad Study on the Hadith Transmitters of the doi 10 24260 alalbab v6i1 608
- Compromise of Islam and customary practices in the religious practices of the muslim community in Papua:... doi.org/10.18326/ijtihad.v24i2.305-330Compromise of Islam and customary practices in the religious practices of the muslim community in Papua doi 10 18326 ijtihad v24i2 305 330
- Mapalus Tradition: North Sulawesi Muslim Society in the Maqashid Syariah Discourse | AL-IHKAM: Jurnal... doi.org/10.19105/al-lhkam.v20i1.14025Mapalus Tradition North Sulawesi Muslim Society in the Maqashid Syariah Discourse AL IHKAM Jurnal doi 10 19105 al lhkam v20i1 14025
| File size | 541.79 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Namun, dalam penyalurannya, bantuan ini seringkali belum tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyaluran bantuan sosialNamun, dalam penyalurannya, bantuan ini seringkali belum tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyaluran bantuan sosial
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Keterbatasan/implikasi penelitian – Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga dataKeterbatasan/implikasi penelitian – Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga data
IAIN MADURAIAIN MADURA Pemerintahan Joko Widodo menggunakan Islam sebagai alat politik untuk memperkuat nasionalisme dan menekan gerakan Islamis. Pembubaran HTI dan FPI membawaPemerintahan Joko Widodo menggunakan Islam sebagai alat politik untuk memperkuat nasionalisme dan menekan gerakan Islamis. Pembubaran HTI dan FPI membawa
IUQIBOGORIUQIBOGOR Digital marketing dapat berkontribusi pada pencapaian maqashid syariah bila diterapkan secara etis, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadiDigital marketing dapat berkontribusi pada pencapaian maqashid syariah bila diterapkan secara etis, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Kajian ini menggunakan Takhrij Bi Al-Lafdzi (Berdasarkan Lafadz) dan Takhrij Bil Maudhui (Berdasarkan Tema). Selain menggunakan takhrij juga menggunakanKajian ini menggunakan Takhrij Bi Al-Lafdzi (Berdasarkan Lafadz) dan Takhrij Bil Maudhui (Berdasarkan Tema). Selain menggunakan takhrij juga menggunakan
TAMANLITERATAMANLITERA Fenomena pernikahan anak ini menimbulkan berbagai masalah baru, salah satunya adalah meningkatnya angka perceraian. Berdasarkan realitas tersebut, penelitianFenomena pernikahan anak ini menimbulkan berbagai masalah baru, salah satunya adalah meningkatnya angka perceraian. Berdasarkan realitas tersebut, penelitian
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Hak-hak perempuan yang diputuskan dalam perceraian, seperti nafkah iddah, mutah, hak asuh anak, dan pembagian harta, dianalisis dari segi kesesuaiannyaHak-hak perempuan yang diputuskan dalam perceraian, seperti nafkah iddah, mutah, hak asuh anak, dan pembagian harta, dianalisis dari segi kesesuaiannya
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Dengan menggunakan metodologi penelitian berbasis literatur, penelitian ini menggunakan teknik analitis dalam pengurangan data, tampilan data, dan penarikanDengan menggunakan metodologi penelitian berbasis literatur, penelitian ini menggunakan teknik analitis dalam pengurangan data, tampilan data, dan penarikan
Useful /
MPUKUTURANMPUKUTURAN Serta dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman yaitu data collection, reduction, data display dan conclusion drawing. Berdasarkan hasil analisisSerta dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman yaitu data collection, reduction, data display dan conclusion drawing. Berdasarkan hasil analisis
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI A total of 33 children aged 4–6 years were selected using purposive sampling. The Denver Developmental Screening Test (DDST) was used as the main instrument,A total of 33 children aged 4–6 years were selected using purposive sampling. The Denver Developmental Screening Test (DDST) was used as the main instrument,
MPUKUTURANMPUKUTURAN Fungsi tradisi tersebut meliputi penguatan sradha dan bhakti, penyucian diri, harmoni sosial, serta penolak bala. Makna yang terkandung mencakup pelestarianFungsi tradisi tersebut meliputi penguatan sradha dan bhakti, penyucian diri, harmoni sosial, serta penolak bala. Makna yang terkandung mencakup pelestarian
UINUIN Pencemaran air di kawasan pesisir memiliki korelasi kuat dengan penurunan kualitas kesehatan masyarakat lokal. Tingginya indeks pencemaran dan keberadaanPencemaran air di kawasan pesisir memiliki korelasi kuat dengan penurunan kualitas kesehatan masyarakat lokal. Tingginya indeks pencemaran dan keberadaan