UMSUMS
QiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesQiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesContemporary discussions on gender in the Quran have generated extensive scholarly debate, particularly regarding equality, authority, social roles, and justice. Although previous studies have made important contributions, much of the existing scholarship remains fragmented, often focusing on isolated controversial verses or approaching the issue primarily through legal, ideological, or apologetic frameworks. Consequently, there remains a significant gap in studies that reconstruct the Qurans discourse on gender through an integrated thematic exegetical perspective that connects theological, ethical, historical, and social dimensions. This study addresses that gap by employing a qualitative library research design using the thematic exegetical (tafsīr mawḍūī) method. It analyzes selected Quranic verses related to human creation, spiritual accountability, reciprocity, family structure, inheritance, and social responsibility, while engaging both classical tafsir and contemporary scholarship on gender in Islam. The findings show that the Quran upholds the ontological and spiritual equality of men and women while also recognizing certain contextual and functional distinctions in social and familial responsibilities. These distinctions, however, are not framed as a theological basis for absolute hierarchy, but rather as part of a justice-oriented moral order grounded in reciprocity, accountability, and shared human dignity. The significance of this study lies in its contribution to contemporary global debates on religion, gender, and scriptural interpretation by offering a balanced Quranic framework that may inform discussions on gender justice, Islamic education, ethical family relations, and inclusive religious discourse in both Muslim and plural societies.
The study concludes that the Quran affirms the ontological and spiritual equality of men and women while also recognizing certain distinctions in social and familial responsibilities.These distinctions are not a basis for hierarchy, but rather part of a justice-oriented moral order grounded in reciprocity, accountability, and shared human dignity.This offers a balanced Quranic framework that can inform discussions on gender justice, Islamic education, ethical family relations, and inclusive religious discourse in diverse societies.Ultimately, the Quran promotes a balanced model of human relations, emphasizing both equality and complementarity within a framework of divine justice.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip kesetaraan dan komplementaritas gender dalam Al-Quran dapat diimplementasikan dalam konteks pendidikan Islam, khususnya dalam pengembangan kurikulum yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan laki-laki. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif antara interpretasi Al-Quran tentang gender di berbagai budaya dan masyarakat Muslim, untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-kultural yang memengaruhi pemahaman dan praktik kesetaraan gender. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana prinsip-prinsip keadilan dan akuntabilitas dalam Al-Quran dapat diterapkan dalam konteks hukum keluarga, khususnya dalam isu-isu seperti hak-hak perempuan dalam pernikahan, perceraian, dan warisan. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender yang berkeadilan dan berkelanjutan dalam masyarakat Muslim.
- Minangkabaunese matrilineal: The correlation between the Qur’an and gender | Halimatussa’diyah... doi.org/10.4102/hts.v80i1.8643Minangkabaunese matrilineal The correlation between the QurAoan and gender HalimatussaAodiyah doi 10 4102 hts v80i1 8643
- Human rights and social justice in Quranic contexts: a global trend | Legality : Jurnal Ilmiah Hukum.... ejournal.umm.ac.id/index.php/legality/article/view/35088Human rights and social justice in Quranic contexts a global trend Legality Jurnal Ilmiah Hukum ejournal umm ac index php legality article view 35088
- Methods of Qur'an Research and Quran Tafseer Research its implications for contemporary Islamic... yayasanpendidikantafsirhadis.com/index.php/bir/article/view/34Methods of Quran Research and Quran Tafseer Research its implications for contemporary Islamic yayasanpendidikantafsirhadis index php bir article view 34
- Minangkabaunese matrilineal: The correlation between the Qur’an and gender | Halimatussa’diyah... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/8643Minangkabaunese matrilineal The correlation between the QurAoan and gender HalimatussaAodiyah hts za index php HTS article view 8643
| File size | 311.53 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
METROMETRO Ajaran tersebut menekankan keseimbangan antara aspek material dan spiritual, mendorong pengelolaan harta secara bertanggung jawab tanpa keterikatan berlebih,Ajaran tersebut menekankan keseimbangan antara aspek material dan spiritual, mendorong pengelolaan harta secara bertanggung jawab tanpa keterikatan berlebih,
PUBMEDIAPUBMEDIA Studi ini menyimpulkan bahwa penentuan tersangka korupsi harus didukung oleh bukti terukur kerugian keuangan negara dari otoritas yang kompeten. PenegakanStudi ini menyimpulkan bahwa penentuan tersangka korupsi harus didukung oleh bukti terukur kerugian keuangan negara dari otoritas yang kompeten. Penegakan
PUBMEDIAPUBMEDIA Artikel ini menegaskan bahwa pengembangan hukum harus memperhatikan sumber-sumber hukum yang ada, dengan penekanan kuat pada norma-norma yang telah terintegrasiArtikel ini menegaskan bahwa pengembangan hukum harus memperhatikan sumber-sumber hukum yang ada, dengan penekanan kuat pada norma-norma yang telah terintegrasi
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan ini berkontribusi terhadap kerangka teoretis seperti Teori Aktivitas Rutin dan Teori Pola Kejahatan, yang menekankan peran proaktif teknologi dalamTemuan ini berkontribusi terhadap kerangka teoretis seperti Teori Aktivitas Rutin dan Teori Pola Kejahatan, yang menekankan peran proaktif teknologi dalam
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penelitian ini menyajikan analisis yuridis terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta dampaknyaPenelitian ini menyajikan analisis yuridis terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta dampaknya
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Selain itu, kurangnya keahlian keuangan menghambat pemanfaatan penuh strategi optimalisasi pajak. Temuan penelitian ini menawarkan wawasan berharga yangSelain itu, kurangnya keahlian keuangan menghambat pemanfaatan penuh strategi optimalisasi pajak. Temuan penelitian ini menawarkan wawasan berharga yang
QAUMIYYAHQAUMIYYAH Misalnya persoalan hukum peribadatan keagamaan, kawin mawin, dan pranata sosial lainnya. Pada periode Rasulullah Saw, ketika hijrah ke Madinah, RasulullahMisalnya persoalan hukum peribadatan keagamaan, kawin mawin, dan pranata sosial lainnya. Pada periode Rasulullah Saw, ketika hijrah ke Madinah, Rasulullah
QAUMIYYAHQAUMIYYAH Bahkan dalam beberapa hal tertentu keberadaan umat Islam yang notabenenya diinspirasi oleh ajaran Islam merupakan basis perubahan sosio-kultural bahkanBahkan dalam beberapa hal tertentu keberadaan umat Islam yang notabenenya diinspirasi oleh ajaran Islam merupakan basis perubahan sosio-kultural bahkan
Useful /
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penulis mengidentifikasi perbedaan perkembangan fotografi yang dipengaruhi oleh sejarah, politik, dan budaya setiap negara.meskipun survei ini memilikiPenulis mengidentifikasi perbedaan perkembangan fotografi yang dipengaruhi oleh sejarah, politik, dan budaya setiap negara.meskipun survei ini memiliki
PUBMEDIAPUBMEDIA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma integrasi sosial dan pendekatan sosiologi agama. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancaraPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma integrasi sosial dan pendekatan sosiologi agama. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara
PUBMEDIAPUBMEDIA Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kerangka hukum melalui revisi UU Aparatur Sipil Negara dan penerbitan peraturan pelaksana yangOleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kerangka hukum melalui revisi UU Aparatur Sipil Negara dan penerbitan peraturan pelaksana yang
PUBMEDIAPUBMEDIA Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, hukuman mati masih menjadi subjek perdebatan yang kompleks, terutama terkait dengan aspek keadilan, transparansi,Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, hukuman mati masih menjadi subjek perdebatan yang kompleks, terutama terkait dengan aspek keadilan, transparansi,