UMSUMS
QiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesQiST: Journal of Quran and Tafseer StudiesArtikel ini menyelidiki etika seksualitas yang bersifat gender dalam QS. Yūsuf [12]:23–24 melalui kerangka hermeneutika mana-cum-maghza Sahiron Syamsuddin, yang menggabungkan makna teks dengan makna etika yang berkembang. Diskusi sosial kontemporer sering kali membangun seksualitas sebagai beban yang ditanggung oleh wanita, yang memposisikan mereka sebagai objek seksual utama dan menugaskan tanggung jawab atas kesalahan seksual kepada tubuh dan perilaku mereka. Interpretasi tradisional dari episode Yūsuf–Zulaykhā sering kali memperkuat ketidakseimbangan ini dengan menonjolkan keinginan wanita sambil meminimalkan agensi seksual pria. Melalui analisis linguistik, kontekstual, dan intratekstual (mana), diikuti dengan eksplorasi makna historis, kontemporer, dan ideal (maghza), studi ini berpendapat bahwa narasi Al-Quran sebenarnya menegaskan visi etika yang lebih adil. Teks mengakui baik Yūsuf maupun Zulaykhā sebagai subjek seksual yang memiliki keinginan dan agensi moral, sambil membedakan mereka berdasarkan pengelolaan etis dari keinginan tersebut daripada gender. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kecenderungan seksual adalah kondisi manusia universal yang berakar dalam fitrah; (2) akuntabilitas moral berlaku sama bagi pria dan wanita; dan (3) kesalahan timbul bukan dari seksualitas itu sendiri, tetapi dari pelaksanaan yang paksa atau tidak adil. Dengan demikian, narasi menawarkan fondasi Al-Quran untuk etika seksual yang adil secara gender, menantang interpretasi patriarki yang mencela keinginan wanita dan membebaskan tanggung jawab pria.
23–24, ketika dibaca melalui kerangka hermeneutika mana-cum-maghza Sahiron Syamsuddin, menawarkan koreksi terhadap interpretasi yang bias gender yang telah mendominasi tradisi tafsir.Lapisan literal, historis dari narasi (mana) mengungkapkan momen uji moral yang intens dalam kehidupan Yūsuf, secara fungsional diposisikan untuk menenangkan Nabi Muhammad dan memperkuat komunitas Muslim awal selama periode krisis psikologis dan sosial yang parah.Keinginan seksual (hamm) digambarkan bukan sebagai kelemahan atau dosa, tetapi sebagai kecenderungan manusia intrinsik yang dialami oleh kedua figur laki-laki dan perempuan.Apa yang membedakan Yūsuf dalam episode ini bukanlah kekebalan dari keinginan, tetapi pemerintahan moralnya yang aktif, yang berakar dalam iman yang tak goyah (taqwā).Ketika diperpanjang ke dalam konteks kontemporer (maghza fenomenal-dinamis), narasi ini menantang asumsi patriarki yang menghubungkan seksualitas secara eksklusif dengan wanita dan penahanan rasional dengan pria.Ia menegaskan kedua gender sebagai subjek seksual dan agen moral, sama-sama mampu berkeinginan dan sama-sama bertanggung jawab atas tindakan mereka.Kritik Al-Quran diarahkan bukan pada seksualitas wanita per se, tetapi pada penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran persetujuan - keprihatinan etis yang tetap relevan hari ini, terutama di tengah perjuangan berkelanjutan melawan kekerasan berbasis gender dan kecenderungan masyarakat untuk menyalahkan wanita atas pelanggaran seksual.Dalam hal ini, trajektori etis narasi ini memberikan dukungan kuat untuk reformasi hukum dan sosial yang menegakkan otonomi tubuh, melindungi individu dari paksaan, dan memastikan keadilan tanpa memandang gender.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana narasi Yūsuf dan Zulaykhā dapat digunakan untuk menantang interpretasi patriarki yang mendiskreditkan keinginan wanita dan membebaskan tanggung jawab pria. Kedua, penting untuk menyelidiki bagaimana narasi ini dapat diterapkan dalam konteks kontemporer, terutama dalam perjuangan melawan kekerasan berbasis gender dan upaya untuk melindungi individu dari paksaan. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana narasi ini dapat digunakan untuk membentuk etika seksual yang adil secara gender, dengan menekankan pentingnya persetujuan, kendali diri, kematangan spiritual, dan perlindungan otonomi tubuh yang setara bagi pria dan wanita.
- REINTERPRETASI KATA JILBAB DAN KHIMAR DALAM AL-QURAN; PENDEKATAN MA’NA CUM MAGHZA SAHIRON SYAMSUDDIN... doi.org/10.21154/ijougs.v1i1.2066REINTERPRETASI KATA JILBAB DAN KHIMAR DALAM AL QURAN PENDEKATAN MAAoNA CUM MAGHZA SAHIRON SYAMSUDDIN doi 10 21154 ijougs v1i1 2066
- "She desired him and he desired her" (Qur'an 12:24) : ' Abd al-Ra'ûf's... doi.org/10.3406/arch.1999.3520She desired him and he desired her Quran 12 24 Abd al RayEAEyCAfs doi 10 3406 arch 1999 3520
- Gendered Moral Agency and Qur'anic Hermeneutics of Sexuality: A Ma'na-cum-Maghza Reading on... journals2.ums.ac.id/qist/article/view/14409Gendered Moral Agency and Quranic Hermeneutics of Sexuality A Mana cum Maghza Reading on journals2 ums ac qist article view 14409
| File size | 477.1 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UKRIDAUKRIDA Sedangkan lokasinya kebanyakan (sekitar 37%) terjadi di rumah korban. Respon pelaku dalam menilai perbuatan mereka ketika ditanyai oleh hakim atau orangSedangkan lokasinya kebanyakan (sekitar 37%) terjadi di rumah korban. Respon pelaku dalam menilai perbuatan mereka ketika ditanyai oleh hakim atau orang
UKRIDAUKRIDA Intoleransi primer disebabkan penurunan aktivitas enzim atau kelainan gen LCT C>T-13910, sedangkan sekunder biasanya akibat infeksi rotavirus. Gejala klinisIntoleransi primer disebabkan penurunan aktivitas enzim atau kelainan gen LCT C>T-13910, sedangkan sekunder biasanya akibat infeksi rotavirus. Gejala klinis
UKRIDAUKRIDA Kondisi ini umum terjadi pada usia 20-40 tahun dengan gejala utama berupa nyeri tenggorok yang progresif, odynofagi, dan perubahan suara (hot potato voice).Kondisi ini umum terjadi pada usia 20-40 tahun dengan gejala utama berupa nyeri tenggorok yang progresif, odynofagi, dan perubahan suara (hot potato voice).
UKRIDAUKRIDA Penelitian lain juga memperlihatkan efek positif dari penggunaan statin terhadap insiden CVD pada pasien Peripheral Arterial Disease (PAD), Diabetes MelitusPenelitian lain juga memperlihatkan efek positif dari penggunaan statin terhadap insiden CVD pada pasien Peripheral Arterial Disease (PAD), Diabetes Melitus
UKRIDAUKRIDA Penyakit Refluks Gastro Esofagus (PRGE) atau yang lebih dikenal dengan nama Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD), merupakan kondisi yang terjadi bilaPenyakit Refluks Gastro Esofagus (PRGE) atau yang lebih dikenal dengan nama Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD), merupakan kondisi yang terjadi bila
UKRIDAUKRIDA Didapatkan bahwa pemakaian gadget lebih dari dua jam, angka kejadian kelainan refraksi lebih tinggi dibandingkan jumlah responden yang tidak memiliki kelainanDidapatkan bahwa pemakaian gadget lebih dari dua jam, angka kejadian kelainan refraksi lebih tinggi dibandingkan jumlah responden yang tidak memiliki kelainan
UKRIDAUKRIDA Kasus cedera kepala dengan leakage cairan serebrospinal dan pneumosefalus sebaiknya ditangani dengan pemberian antibiotik dosis tinggi, sehingga kasusKasus cedera kepala dengan leakage cairan serebrospinal dan pneumosefalus sebaiknya ditangani dengan pemberian antibiotik dosis tinggi, sehingga kasus
UKRIDAUKRIDA Payah Ginjal Kronik (Chronic Kidney Disease/CKD) adalah kelainan pada fungsi atau struktur ginjal dan telah berlangsung lebih dari 3 bulan. Menurut KidneyPayah Ginjal Kronik (Chronic Kidney Disease/CKD) adalah kelainan pada fungsi atau struktur ginjal dan telah berlangsung lebih dari 3 bulan. Menurut Kidney
Useful /
UMSUMS itu dapat dianalisis dalam kerangka sistematis semantik-pragmatik untuk memastikan maknanya. Selain itu, penelitian ini mengusulkan dan melakukan validasiitu dapat dianalisis dalam kerangka sistematis semantik-pragmatik untuk memastikan maknanya. Selain itu, penelitian ini mengusulkan dan melakukan validasi
CCRJOURNALCCRJOURNAL Degradasi lahan, deforestasi, dan polusi air secara kolektif menghambat produktivitas pertanian kakao, sehingga diperlukan intervensi mendesak untuk mengatasiDegradasi lahan, deforestasi, dan polusi air secara kolektif menghambat produktivitas pertanian kakao, sehingga diperlukan intervensi mendesak untuk mengatasi
STIKMKSSTIKMKS Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan cara menyusui di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pertiwi Makassar.
STIKMKSSTIKMKS Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p (0,171) > (0,05), yangData diolah dan disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p (0,171) > (0,05), yang