UNPUNP

Counseling and Humanities ReviewCounseling and Humanities Review

Masalah dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya siswa kelas X dan XI yang mengalami kecemasan sosial dalam interaksi dengan teman sebaya di lingkungan sekolah. Peer attachment diyakini sebagai salah satu faktor psikososial yang berperan dalam kecemasan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 249 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala peer attachment dan skala kecemasan sosial. Uji validitas dilakukan menggunakan teknik korelasi item total, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbachs alpha. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,273 dengan nilai signifikansi p < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan positif antara peer attachment dengan kecemasan sosial siswa. Artinya, kualitas keterikatan dengan teman sebaya memiliki peranan dalam tingkat kecemasan sosial yang dialami siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara peer attachment dengan kecemasan sosial pada siswa kelas X dan XI SMA Adabiah 2 Padang.Hubungan yang ditemukan memiliki derajat kekuatan rendah dengan nilai koefisien korelasi r = 0,273, yang menunjukkan bahwa peer attachment berperan dalam dinamika kecemasan sosial siswa, namun bukan sebagai satu-satunya faktor penentu.Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas keterikatan dengan teman sebaya, khususnya melalui aspek kepercayaan, komunikasi, dan perasaan keterasingan, memiliki peranan penting dalam tingkat kecemasan sosial yang dialami siswa.Dengan demikian, peer attachment menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya memahami serta menangani kecemasan sosial siswa di lingkungan sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada intervensi bimbingan dan konseling yang bertujuan meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Intervensi ini dapat mencakup pengembangan kepercayaan, keterampilan komunikasi interpersonal, dan pengurangan perasaan keterasingan dalam hubungan sosial siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan sosial, seperti dukungan keluarga dan lingkungan sekolah, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan peer attachment. Dengan memahami dinamika kompleks ini, layanan bimbingan dan konseling dapat dirancang secara lebih efektif untuk mendukung kesehatan psikologis remaja dan membantu mereka mengatasi kecemasan sosial.

  1. DOI Name 10.24036 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.24036DOI Name 10 24036 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 24036
  2. DSM-5-TR Classification | Psychiatry Online. dsm tr psychiatry contents information authors metrics citations... psychiatryonline.org/doi/10.1176/appi.books.9780890425787.x00_Diagnostic_ClassificationDSM 5 TR Classification Psychiatry Online dsm tr psychiatry contents information authors metrics citations psychiatryonline doi 10 1176 appi books 9780890425787 x00 Diagnostic Classification
  3. The Relationship Self Control and Student Hedonism Behavior and Its Implications for Guidance and Counseling... bk.ppj.unp.ac.id/index.php/chr/article/view/412The Relationship Self Control and Student Hedonism Behavior and Its Implications for Guidance and Counseling bk ppj unp ac index php chr article view 412
Read online
File size560.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test