UNPUNP

Counseling and Humanities ReviewCounseling and Humanities Review

Kegiatan belajar merupakan aktivitas utama dalam proses pembelajaran di sekolah. Setiap siswa memiliki cara yang berbeda dalam menyerap, mengolah, dan memahami informasi yang dikenal sebagai gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara paling mudah dan nyaman bagi individu dalam menerima serta mengolah informasi selama proses pembelajaran. Perbedaan gaya belajar ini memengaruhi perilaku belajar siswa dan keberhasilan mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil gaya belajar siswa serta implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling di kelas VIII MTsN 2 Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 78 siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan prinsip kejenuhan data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi dan member check.

Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTsN 2 Pasaman memiliki profil gaya belajar yang beragam dengan kecenderungan dominan pada gaya belajar visual, disertai gaya auditori dan kinestetik.Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan cara siswa memproses informasi merupakan realitas empiris yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling.Profil gaya belajar berfungsi sebagai informasi diagnostik pendukung untuk memahami kebutuhan dan hambatan belajar siswa, namun tidak dapat dijadikan dasar tunggal dalam penentuan strategi layanan.Data penelitian menunjukkan bahwa siswa merespons lebih positif terhadap layanan BK yang disampaikan secara variatif dan multimodal dibandingkan pendekatan yang hanya menyesuaikan satu gaya belajar tertentu.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas konteks dan mengeksplorasi pemanfaatan gaya belajar dalam layanan bimbingan dan konseling yang mendorong fleksibilitas belajar siswa secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang adaptif, reflektif, dan kolaboratif, serta menguji implementasi layanan BK berbasis gaya belajar pada konteks sekolah dan jenjang pendidikan yang lebih beragam. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran lingkungan sosial dalam perkembangan individu dan bagaimana hal itu dapat memperkuat kolaborasi antara guru BK, guru mata pelajaran, dan orang tua dalam mendukung proses belajar siswa.

Read online
File size388.72 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test