UKRIDAUKRIDA
Jurnal Kedokteran MeditekJurnal Kedokteran MeditekKasus kekerasan seksual di Indonesia berdasarkan data Komnas Perempuan dalam kurun waktu 12 tahun (2001-2012) terdapat sekitar 4.336 kasus. Di berbagai negara terdapat berbagai definisi untuk perbuatan yang tidak menyenangkan berkaitan dengan seksualitas, antara lain: sexual offense (pelanggaran seksual), sexual assault (kekerasan seksual), sexual abuse (penyalahgunaan seksual), dan sexual harassment (pelecehan seksual). Berdasarkan berbagai penelitian yang ada, sekitar 91% kasus dilakukan oleh satu orang pelaku (73% oleh orang yang dikenal, dan 17,6% oleh orang yang tidak dikenal). Sekitar 59% pelaku mengincar korbannya dengan cara menggoda dan menggunakan bujukan/daya tarik. Pada kasus pelanggaran seksual pada anak, sebagian besar pelaku bukan anggota keluarga namun dikenal oleh korban (52% pada anak perempuan, 66% pada anak laki-laki). Sedangkan orang dewasa lebih sering dilecehkan seksual oleh orang yang tidak dikenal (30% pada wanita, dan 38% pada pria). Sebagian besar (43%) waktu kejadian pelanggaran seksual antara pukul 6 sore hingga tengah malam. Sedangkan lokasinya kebanyakan (sekitar 37%) terjadi di rumah korban. Respon pelaku dalam menilai perbuatan mereka ketika ditanyai oleh hakim atau orang lain dapat bermacam-macam, antara lain denial (menyangkal), rationalizing (menyalahkan korban, orang lain, atau lingkungan sekitar), amnesia (tidak sadar), minimizing (menyangkal kondisi buruk yang telah terjadi pada korban), making up other story (mengarang cerita lain) dan admitting (mengakui).
Pelanggaran seksual bukan hanya terjadi di negara maju, tetapi juga di negara berkembang seperti Indonesia.Sebagian besar kasus dilakukan oleh satu pelaku, terjadi antara pukul 6 sore hingga tengah malam, dan berlokasi di rumah korban.Pelaku kebanyakan mengenal korban, terutama dalam kasus anak, sedangkan pada orang dewasa pelaku cenderung tidak dikenal.
Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa sebagian besar pelaku pelanggaran seksual adalah orang yang dikenal korban, khususnya dalam konteks hubungan kekerabatan atau kedekatan sosial, untuk memahami dinamika psikososial yang mendorong pelaku melancarkan aksi. Kedua, penting untuk mengkaji faktor lingkungan dan kondisi struktural seperti ekonomi, pendidikan, dan akses media pornografi terhadap munculnya perilaku seksual menyimpang, agar dapat dikembangkan intervensi pencegahan berbasis komunitas yang lebih efektif. Ketiga, diperlukan penelitian tentang bagaimana respons pelaku—seperti denial, rationalizing, atau amnesia—dipengaruhi oleh proses hukum dan pemeriksaan psikologis, guna merancang pendekatan penegakan hukum dan rehabilitasi yang lebih tepat sasaran serta berbasis bukti ilmiah.
| File size | 410.95 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Kemometrik dapat membedakan tren, membedakan variasi alami antar sampel, dan memberikan dasar yang lebih objektif untuk standarisasi kualitas melalui analisisKemometrik dapat membedakan tren, membedakan variasi alami antar sampel, dan memberikan dasar yang lebih objektif untuk standarisasi kualitas melalui analisis
UTPUTP Kesehatan reproduksi remaja adalah aspek penting dalam perkembangan, karena terkait langsung dengan kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan fisik, psikologis,Kesehatan reproduksi remaja adalah aspek penting dalam perkembangan, karena terkait langsung dengan kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan fisik, psikologis,
UNHIUNHI Stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta dapat memberikan dampak psikososial bagi penyandang. Penyandang disabilitas akan merasa terisolasi sehinggaStigma penyandang disabilitas remaja dan kusta dapat memberikan dampak psikososial bagi penyandang. Penyandang disabilitas akan merasa terisolasi sehingga
4141 Metode pengabdian ini menggunakan Teknik observasi dan pelatihan secara langsung Yaitu Teknik Penanaman tanaman herbal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkanMetode pengabdian ini menggunakan Teknik observasi dan pelatihan secara langsung Yaitu Teknik Penanaman tanaman herbal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan
STKIP JBSTKIP JB Tingkat komunikasi telah melebur menjadi satu wadah yang dikenal dengan media sosial. Munculnya banyak konsekuensi juga harus diperhatikan, karena mediaTingkat komunikasi telah melebur menjadi satu wadah yang dikenal dengan media sosial. Munculnya banyak konsekuensi juga harus diperhatikan, karena media
STKIP JBSTKIP JB Terdiri dari berbagai wilayah menyebabkan tuturan-tuturan yang terjadi dalam pembelajaran beranekargam dengan bahasa-bahasa yang berbeda. Tujuannya adalahTerdiri dari berbagai wilayah menyebabkan tuturan-tuturan yang terjadi dalam pembelajaran beranekargam dengan bahasa-bahasa yang berbeda. Tujuannya adalah
STKIP JBSTKIP JB Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi. Tujuan penelitian ini ialahTeknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi. Tujuan penelitian ini ialah
STKIP JBSTKIP JB Tes dilakukan untuk kedua kelas eksperimen, kelas IX-F sebagai kelas eksperimen 1 dengan menerapkan model pembelajaran PBL menggunakan pretest-posttest.Tes dilakukan untuk kedua kelas eksperimen, kelas IX-F sebagai kelas eksperimen 1 dengan menerapkan model pembelajaran PBL menggunakan pretest-posttest.
Useful /
UMBJMUMBJM 002 < 0. 05. In this case, adolescents are advised to develop adaptive coping mechanisms in dealing with stress to prevent smoking behavior as a negative002 < 0. 05. In this case, adolescents are advised to develop adaptive coping mechanisms in dealing with stress to prevent smoking behavior as a negative
STIEMADANISTIEMADANI Penelitian ini menyimpulkan bahwa Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Bank PembangunanPenelitian ini menyimpulkan bahwa Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan PT Bank Pembangunan
STIEMADANISTIEMADANI Pimpinan perlu mempertahankan motivasi karyawan dan memperbaiki hasil kinerja. Selain itu, disiplin kerja juga perlu diperhatikan dan ditingkatkan, terutamaPimpinan perlu mempertahankan motivasi karyawan dan memperbaiki hasil kinerja. Selain itu, disiplin kerja juga perlu diperhatikan dan ditingkatkan, terutama
STIEMADANISTIEMADANI Koefisien ini diartikan bahwa variabel produk, harga, dan promosi mampu menjelaskan variabel keputusan membeli sebesar 65,7% sedangkan sisanya yaitu sebesarKoefisien ini diartikan bahwa variabel produk, harga, dan promosi mampu menjelaskan variabel keputusan membeli sebesar 65,7% sedangkan sisanya yaitu sebesar