STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Lingkungan bisnis saat ini memiliki potensi meningkatkan perekonomian dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, Kewirausahaan dapat meningkatkan daya saing nasional dan mendorong pertumbuhan. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan minat seseorang berwirausaha dengan cara membentuk jiwa entrepreneurship sejak remaja, dalam dunia pendidikan tentunya sudah tidak asing dengan pendidikan kewirausahaan. Hal itu sudah menjadi pendidikan wajib di pendidikan tingkat menengah atas. Dengan begitu, jiwa entrepreneurship akan terbentuk dengan adanya melatih menumbuhkan dan mengembangkan potensi diri serta meningkatkan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini sebanyak 73 dan sampel dalam penelitian ini adalah 44 responden santri program santripreneur di Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan pendidikan ekonomi terhadap minat berwirausaha para santri di pondok pesantren Fathul Ulum Jombang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh yakni Self-Efficacy secara signifikan tidak berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha. Sedangkan pada Pendidikan Ekonomi secara signifikan berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha Para Santri di Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang.

Penelitian menunjukkan bahwa self‑efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha santri di Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang, sehingga hipotesis pertama ditolak.Pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan, sehingga hipotesis kedua diterima.Selain itu, self‑efficacy dan pendidikan kewirausahaan bersama‑sama memberikan pengaruh simultan terhadap minat berwirausaha, sehingga hipotesis ketiga diterima.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi pelatihan motivasi berbasis nilai agama mempengaruhi peningkatan self‑efficacy dan minat berwirausaha di kalangan santri, dengan menggunakan desain eksperimental terkontrol. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti efek program testimoni keberhasilan usaha peternakan terhadap kesadaran peluang bisnis dan keputusan wirausaha santri, serta mengidentifikasi faktor-faktor mediating yang berperan. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menyelidiki peran lembaga BLK Mandiri dalam mengintegrasikan kurikulum kewirausahaan dengan praktik lapangan, untuk menilai kontribusinya terhadap pengembangan kompetensi wirausaha dan kepercayaan diri santri. Dengan melibatkan sampel yang lebih luas dari berbagai pesantren, hasilnya dapat digeneralisasi untuk kebijakan pendidikan kewirausahaan nasional.

Read online
File size602.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test