STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and ResearchIndonesia adalah negara multikultural. Dalam masyarakat multikultural, toleransi merupakan aspek penting untuk menciptakan keharmonisan dan perdamaian, sehingga siswa perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai tersebut. Namun, data menunjukkan bahwa perilaku intoleran di kalangan masyarakat masih cukup tinggi. Konflik antar etnis, ras, dan suku terus terjadi menurut data yang ada. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan menyelenggarakan pembelajaran yang mampu mendorong siswa memahami nilai-nilai toleransi. Hal ini karena siswa merupakan generasi penerus bangsa, yang menjadi ujung tombak dalam memupuk toleransi di negara multikultural. Penelitian ini bertujuan menerapkan model Teknik Clarifikasi Nilai (Value Clarification Technique/VCT) untuk menilai dampaknya terhadap pencapaian pengetahuan siswa mengenai nilai toleransi. Penelitian ini melibatkan 37 siswa dari sebuah sekolah dasar di Kota Singkawang, Kalimantan, terdiri dari 20 siswa di kelas A (kelompok eksperimen) dan 17 siswa di kelas B (kelompok kontrol), menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental. Analisis data dilakukan menggunakan uji t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) melebihi 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model VCT berpengaruh terhadap penguasaan pengetahuan siswa mengenai nilai toleransi.
Model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berdampak terhadap penguasaan nilai pengetahuan siswa dalam aspek toleransi.Pemahaman yang diperoleh turut meningkatkan nilai toleransi siswa.Nilai-nilai tersebut penting dimiliki siswa, terutama mengingat kondisi sosial yang sangat beragam dari segi ras, agama, etnis, bahasa, dan budaya.Model VCT dapat menjadi acuan bagi guru dalam memilih pendekatan pembelajaran yang tepat untuk menanamkan nilai toleransi, khususnya di sekolah dengan lingkungan sosial multikultural.
Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas model VCT dalam jangka panjang, apakah peningkatan pemahaman tentang toleransi dapat dipertahankan setelah beberapa bulan atau bahkan tahun setelah penerapan model tersebut. Kedua, penting untuk mengkaji implementasi VCT pada tingkat pendidikan lain seperti SMP dan SMA, mengingat perkembangan kognitif dan moral siswa pada tahap tersebut berbeda, sehingga diperlukan penyesuaian pendekatan dalam klarifikasi nilai. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang peran guru dalam menerapkan VCT, termasuk pelatihan, pemahaman konseptual, dan tantangan yang dihadapi saat memfasilitasi diskusi toleransi di kelas yang heterogen. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana pembelajaran berbasis nilai bisa menjadi fondasi solid dalam membangun masyarakat yang toleran, bukan hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di masyarakat luas. Selain itu, kombinasi antara model VCT dengan pendekatan budaya lokal juga patut dieksplorasi, mengingat keberagaman budaya di Indonesia dapat menjadi sumber nilai-nilai toleransi yang otentik dan kontekstual. Hal ini juga membuka peluang untuk studi komparatif antar daerah dengan tingkat keragaman berbeda. Dengan demikian, pendidikan nilai tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga terhubung erat dengan realitas sosial peserta didik. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan perspektif multidimensi, termasuk aspek afektif, psikomotorik, dan perilaku nyata siswa di luar kelas. Data kualitatif dari observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan siswa dan guru juga dapat memperkaya temuan. Pendekatan mixed methods bisa menjadi solusi untuk memahami kompleksitas proses internalisasi nilai toleransi melalui model VCT.
| File size | 326.57 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBISERAMBI Penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaanPenelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dapat dicapai melalui proses transformasi nilai yang melibatkan pengetahuan moral, perasaan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Sampel penelitian berjumlah 97 mahasiswa yang dipilih secara acak dari populasi 3. 656 mahasiswa aktif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket persepsiSampel penelitian berjumlah 97 mahasiswa yang dipilih secara acak dari populasi 3. 656 mahasiswa aktif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket persepsi
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efektif Pondok Pesantren Al-Qurtuby dalam membentuk karakter santri. Pondok pesantren sebagai salah satuPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efektif Pondok Pesantren Al-Qurtuby dalam membentuk karakter santri. Pondok pesantren sebagai salah satu
UMNUMN Program ini juga berhasil mengubah sikap anak-anak menjadi lebih apresiatif dan bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia. Keberhasilan program iniProgram ini juga berhasil mengubah sikap anak-anak menjadi lebih apresiatif dan bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia. Keberhasilan program ini
SAINTISPUBSAINTISPUB Artikel ini mengeksplorasi peran strategis guru mata pelajaran non‑agama dalam mempromosikan nilai‑nilai moderasi beragama di SMPN 1 Rengasdengklok,Artikel ini mengeksplorasi peran strategis guru mata pelajaran non‑agama dalam mempromosikan nilai‑nilai moderasi beragama di SMPN 1 Rengasdengklok,
OJSOJS Indonesia sebagai negara multikultural membutuhkan upaya pendidikan yang mampu membangun karakter pelajar yang berakhlak dan toleran. Penelitian ini bertujuanIndonesia sebagai negara multikultural membutuhkan upaya pendidikan yang mampu membangun karakter pelajar yang berakhlak dan toleran. Penelitian ini bertujuan
UIN MATARAMUIN MATARAM Pembelajaran spiritual yang dapat diterapkan untuk mewujudkan moderasi agama meliputi latihan batin seperti meditasi dan berdoa sebelum melakukan aktivitas;Pembelajaran spiritual yang dapat diterapkan untuk mewujudkan moderasi agama meliputi latihan batin seperti meditasi dan berdoa sebelum melakukan aktivitas;
UMPOUMPO Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan (role model) dilakukan dengan cara meningkatkan sisi religiusHasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan (role model) dilakukan dengan cara meningkatkan sisi religius
Useful /
UNSAUNSA However, the implementation of electoral regulations in Indonesia often fails to address the health needs of these groups. This study evaluates the effectivenessHowever, the implementation of electoral regulations in Indonesia often fails to address the health needs of these groups. This study evaluates the effectiveness
UNSAUNSA Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan empiris, dengan data diperoleh melalui wawancara dan studi kepustakaan.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan empiris, dengan data diperoleh melalui wawancara dan studi kepustakaan.
ARIPAFIARIPAFI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan Kampus Merdeka diimplementasikan di perguruan tinggi, serta dampaknya terhadap kualitasTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan Kampus Merdeka diimplementasikan di perguruan tinggi, serta dampaknya terhadap kualitas
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Pada parameter kimia, kadar sisa chlor di rumah pelanggan PDAM Sleman Unit Nogotirto berdasarkan jarak menunjukkan adanya kandungan yang semakin rendahPada parameter kimia, kadar sisa chlor di rumah pelanggan PDAM Sleman Unit Nogotirto berdasarkan jarak menunjukkan adanya kandungan yang semakin rendah