UNSAUNSA
Sawerigading Law JournalSawerigading Law JournalElections as the foundation of democracy should ensure inclusive participation for all citizens, including vulnerable groups such as the elderly, people with disabilities, and individuals with chronic health conditions. However, the implementation of electoral regulations in Indonesia often fails to address the health needs of these groups. This study evaluates the effectiveness of health regulations in supporting vulnerable voters access during elections. Using a literature review-based qualitative approach, data was collected from academic literature, national policies, as well as previous research reports. Findings show that although some health protocols have been implemented, barriers such as limited medical facilities at polling stations, lack of budget, and low levels of socialization still prevent vulnerable groups from fully participating. One important innovation proposed is the integration of information technology to facilitate access to health information, especially for voters with special needs. This technology can help voters plan their attendance at polling stations in a more health-friendly manner. More concrete solutions include strengthening regulations with clear technical guidelines, specialized training for polling station officers to understand the needs of vulnerable groups, and synergy between central and local governments to ensure adequate resource allocation.
In an inclusion-oriented election, this study emphasizes the urgency of health regulation as an important tool to ensure the participation of vulnerable groups, including individuals with disabilities, the elderly, and those with special health needs.The study revealed that the main obstacle lies in the gaping gap between policies at the national level and their implementation on the ground.Despite efforts to implement health regulations, technical, social and psychological challenges remain a significant barrier.Concrete steps must be taken immediately to address this issue.The General Election Commission (KPU) together with the Ministry of Health need to develop comprehensive technical guidelines regarding the accessibility of health services at polling stations.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang tantangan kesehatan dalam pemilihan dan meningkatkan partisipasi pemilih rentan. Pertama, penelitian kuantitatif yang lebih luas diperlukan untuk mengukur secara akurat dampak berbagai intervensi kesehatan terhadap partisipasi pemilih rentan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini dapat melibatkan survei skala besar yang mengumpulkan data tentang aksesibilitas fasilitas kesehatan, tingkat kesadaran pemilih tentang hak-hak kesehatan mereka, dan tingkat partisipasi pemilih rentan dalam pemilihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan perspektif pemilih rentan secara lebih rinci. Metode seperti wawancara mendalam dan kelompok fokus dapat digunakan untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi pemilih rentan dalam mengakses layanan kesehatan di tempat pemungutan suara, serta faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi keputusan mereka untuk berpartisipasi dalam pemilihan. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif hukum, kesehatan masyarakat, dan ilmu politik dapat dilakukan untuk mengembangkan kerangka kerja kebijakan yang komprehensif untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi pemilih rentan. Penelitian ini dapat melibatkan analisis kebijakan yang ada, identifikasi kesenjangan dalam implementasi, dan pengembangan rekomendasi kebijakan yang spesifik dan terukur.
| File size | 272.18 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITPENERBIT Metode pengembangan ADDIE digunakan dalam penelitian ini, melibatkan guru dan anak-anak di TK Taman Kurnia Denpasar sebagai sumber data. Teknik pengumpulanMetode pengembangan ADDIE digunakan dalam penelitian ini, melibatkan guru dan anak-anak di TK Taman Kurnia Denpasar sebagai sumber data. Teknik pengumpulan
IJBLEIJBLE The Court held that ambiguous criminal norms violate the principles of legal certainty (lex certa) and constitutional protection of rights. Consequently,The Court held that ambiguous criminal norms violate the principles of legal certainty (lex certa) and constitutional protection of rights. Consequently,
STPNSTPN The findings highlight the urgency of strengthening PBB–PBT integration through harmonized mapping standards, centralized geospatial databases, systematicThe findings highlight the urgency of strengthening PBB–PBT integration through harmonized mapping standards, centralized geospatial databases, systematic
STAIMUTTAQIENSTAIMUTTAQIEN Ibnu Khaldun berpendapat bahwa teori-teori ekonomi harus bertepatan dengan nilai-nilai Islam. Dengan itu, teori ekonomi Islam yang digagas oleh Ibnu KhaldunIbnu Khaldun berpendapat bahwa teori-teori ekonomi harus bertepatan dengan nilai-nilai Islam. Dengan itu, teori ekonomi Islam yang digagas oleh Ibnu Khaldun
PENERBITPENERBIT This research uses three theories, functional structural theory, religious theory, and symbol theory to examine the dharmagita problem in Tegallalang district.This research uses three theories, functional structural theory, religious theory, and symbol theory to examine the dharmagita problem in Tegallalang district.
PENERBITPENERBIT Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikulturalBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural
LAAROIBALAAROIBA Hasil dari penelitian ini adalah banyaknya data memberikan pengaruh terhadap delay pengiriman. Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirimHasil dari penelitian ini adalah banyaknya data memberikan pengaruh terhadap delay pengiriman. Delay terendah pada pengujian ke 10 dengan data yang dikirim
PROVISIPROVISI Penelitian ini bertujuan untuk menentukan desain sistem informasi dan membangun sistem informasi laboratorium rekam medis di Politeknik Medica Farma HusadaPenelitian ini bertujuan untuk menentukan desain sistem informasi dan membangun sistem informasi laboratorium rekam medis di Politeknik Medica Farma Husada
Useful /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Sementara itu, persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 60,0% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan mencapai 84,0% pada Siklus III. DenganSementara itu, persentase keaktifan belajar siswa meningkat dari 60,0% pada Siklus I menjadi 76,0% pada Siklus II dan mencapai 84,0% pada Siklus III. Dengan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Kesimpulan: Variasi waktu instuksi kerja pemakaian rompi sebagai terapi yang paling efektif dalam penerapan keluhan nyeri otot rangka yaitu pada variasiKesimpulan: Variasi waktu instuksi kerja pemakaian rompi sebagai terapi yang paling efektif dalam penerapan keluhan nyeri otot rangka yaitu pada variasi
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG menjadikan peneliti untuk melakukan pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran kualitasmenjadikan peneliti untuk melakukan pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran kualitas
PROVISIPROVISI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada metode kuantitatif faktor motivasi agresi dan kepribadian agresif memengaruhi perilaku agresif, sementara hasilHasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada metode kuantitatif faktor motivasi agresi dan kepribadian agresif memengaruhi perilaku agresif, sementara hasil