MACHUNGMACHUNG

Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan IntermediaCitradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia

Indonesia, known for its friendly nature, is experiencing symptoms of moral degradation, even among elementary school children. This is also due to various factors such as exposure to harmful content and lack of early character education. The concept of self-control, as the foundation for other character education, should be taught to children so they can differentiate what should and shouldnt be done. The purpose of this design is to introduce self-control to children through an informal learning medium: a pop-up storybook titled Even Heroes Need Self-Control. To achieve this goal, the designer collected qualitative data through observation, interviews, and literature studies, which served as a reference for the design process using the Research and Development method. The final product is a 14-page hardcover book, with merchandise such as secondary packaging, interactive magnetic poster, bucket hat, sanitizer, water bottle, and enamel pin. The success indicator for this design is an introduction of self-control, demonstrated by the ability to mention examples of self-control that can be practiced in daily life.

Penelitian ini menghasilkan buku cerita pop-up berjudul Even Heroes Need Self-Control yang bertujuan memperkenalkan konsep pengendalian diri kepada anak usia 5-6 tahun.Hasil uji coba menunjukkan bahwa buku ini efektif dalam membantu anak memahami konsep tersebut, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan contoh-contoh praktik pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.Perancangan ini juga menghasilkan media pendukung yang dapat meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran.Oleh karena itu, buku ini dapat menjadi media yang bermanfaat bagi orang tua dan pendidik dalam menanamkan pendidikan karakter sejak dini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas buku pop-up ini dalam jangka panjang, dengan mengamati perubahan perilaku anak setelah terpapar media ini secara berkelanjutan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan buku cerita pop-up dengan tema pendidikan karakter lainnya, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerjasama, untuk melengkapi pembelajaran karakter anak. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi augmented reality (AR) untuk meningkatkan interaktivitas dan daya tarik buku pop-up, sehingga anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan berkualitas untuk pendidikan karakter anak usia dini, serta membantu mengatasi permasalahan degradasi moral yang terjadi di masyarakat. Pengembangan media pembelajaran interaktif yang menggabungkan unsur visual yang menarik, cerita yang mudah dipahami, dan teknologi yang relevan akan menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

Read online
File size1.14 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test