STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG

VariabelVariabel

Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan siswa untuk menemukan cara atau solusi yang tidak biasa, unik, dan belum pernah ditemukan oleh orang lain dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dari perspektif kepercayaan diri siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data melalui kuesioner, tes, dan wawancara. Kuesioner digunakan untuk mengelompokkan kategori kepercayaan diri siswa, tes tertulis digunakan untuk menentukan kemampuan berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah, dan wawancara digunakan untuk menggali informasi lebih dalam terkait penyelesaian masalah. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Pekuncen. Subjek dikelompokkan menjadi tiga kategori kepercayaan diri, yaitu tinggi, sedang, dan rendah, berdasarkan hasil kuesioner, menggunakan teknik purposive sampling; dua orang diambil sebagai subjek dalam setiap kategori. Materi yang digunakan adalah sistem persamaan linear dua variabel. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa (1) siswa dengan kategori tinggi mampu menemukan solusi dengan tepat dan dapat menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah; (2) siswa dalam kategori kepercayaan diri sedang dapat menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah tetapi tidak dapat menemukan solusi yang tepat; (3) siswa dengan kategori kepercayaan diri rendah tidak mampu menemukan solusi yang tepat dan tidak dapat menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah.

Hasil deskripsi kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari kepercayaan diri siswa menunjukkan.(1) siswa dengan kategori tinggi mampu menemukan solusi dengan benar dan dapat menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah.(2) siswa dalam kategori kepercayaan diri sedang dapat menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah tetapi tidak dapat menemukan solusi yang tepat.(3) siswa dengan kategori kepercayaan diri rendah tidak mampu menemukan solusi yang tepat dan tidak mampu menuliskan banyak cara untuk menyelesaikan masalah.Batasan dalam penelitian ini terletak pada subjek penelitian.Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Pekuncen.Penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah subjek yang lebih banyak dari sekolah yang berbeda untuk memperoleh hasil yang lebih representatif dan dapat digeneralisasi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak subjek dari berbagai sekolah untuk memperoleh hasil yang lebih representatif dan dapat digeneralisasi. Selain itu, dapat dilakukan penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian juga dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berbeda, seperti pembelajaran berbasis masalah atau pembelajaran berbasis proyek, untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kreatif siswa.

  1. JPMI - Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif. hubungan self confidence kemampuan berfikir kreatif matematis... doi.org/10.22460/jpmi.v1i5.p895-902JPMI Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif hubungan self confidence kemampuan berfikir kreatif matematis doi 10 22460 jpmi v1i5 p895 902
  2. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Cahaya Siswa Kelas Delapan SMP Xaverius Kota Lubuklinggau... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/SPEJ/article/view/41Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Cahaya Siswa Kelas Delapan SMP Xaverius Kota Lubuklinggau journal ipm2kpe index php SPEJ article view 41
  3. MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika. analisis kemampuan berpikir kreatif matematis... doi.org/10.31002/mathlocus.v2i1.1513MATH LOCUS Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika analisis kemampuan berpikir kreatif matematis doi 10 31002 mathlocus v2i1 1513
Read online
File size375.28 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test