STAINUPASTAINUPA

Jurnal Manajemen Pendidikan IslamJurnal Manajemen Pendidikan Islam

Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, di mana mereka mencari jati dirinya. Namun, dalam proses pencarian jati diri tersebut, banyak dari mereka yang tidak dapat menemukan jati dirinya akibat dari beberapa pengaruh yang mengakibatkan timbulnya kenakalan remaja. Hal ini tidak dapat dibiarkan karena dapat berdampak buruk bagi perkembangan dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan di SMPN 46 Bandung dalam mengelola risiko untuk mengurangi kenakalan remaja, mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja, dan memahami peran orang tua dalam menjalankan strategi pengelolaan risiko untuk mengurangi kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung terhadap pihak kesiswaan dan guru bk.

SMPN 46 Bandung menerapkan berbagai strategi untuk mengurangi kenakalan remaja, seperti sistem poin pelanggaran untuk menegakkan kedisiplinan, serta penyuluhan yang melibatkan pihak kepolisian dan UNESCO untuk mendidik siswa tentang isu-isu sosial dan pentingnya menghormati sesama.Selain itu, program anti-bullying dan sekolah ramah anak mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan bebas kekerasan.Namun, peran orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan program ini, karena mereka lebih banyak berinteraksi dengan anak di rumah.Kolaborasi antara sekolah dan orang tua melalui seminar parenting dan komunikasi yang baik diharapkan dapat memperkuat pengelolaan risiko dan dapat membantu siswa berkembang.Dengan evaluasi berkala, strategi ini diharapkan dapat mengurangi kenakalan remaja dan menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi siswa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang menerapkan strategi pengelolaan risiko dengan yang tidak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas strategi pengelolaan risiko dalam mengurangi kenakalan remaja dan bagaimana peran orang tua serta lingkungan sekolah mempengaruhi hasilnya. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif remaja dan orang tua terhadap strategi pengelolaan risiko yang diterapkan, serta bagaimana strategi tersebut mempengaruhi perilaku dan perkembangan remaja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang strategi pengelolaan risiko yang efektif dan berkelanjutan dalam mengurangi kenakalan remaja.

Read online
File size195.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test