Tel-UTel-U

International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT)

Fotogrametri udara merupakan cabang ilmu geografi yang berfokus pada pengambilan objek, wilayah, atau fenomena di permukaan bumi. Proses ini melibatkan penggunaan kamera dengan kemampuan perekaman fotografi, yang didukung oleh detektor berbasis film. Dalam praktiknya, diperlukan teknik presisi untuk menggabungkan foto udara guna memperoleh pandangan yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode image stitching untuk menyatukan gambar. Image stitching, atau yang juga dikenal sebagai pencitraan panorama, merupakan teknik untuk menggabungkan beberapa gambar tumpang tindih menjadi tampilan panorama atau citra yang lebih besar dengan cakupan pandangan lebih luas. Proses ini bergantung pada identifikasi fitur utama di area tumpang tindih, menggunakan detektor sudut FAST sebagai acuan penyelarasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa detektor sudut FAST dengan ambang batas 9 cukup memadai untuk digunakan dalam mendeteksi sudut karena menghasilkan jumlah sudut terbanyak dengan sudut terbesar. Pada skenario dua, akurasi detektor sudut FAST mencapai presisi 100% dalam mendeteksi gambar bentuk. Selanjutnya, dalam pengujian berbagai kondisi gambar di dunia nyata, detektor sudut FAST tetap mampu mendeteksi sudut yang ada dari gambar rekayasa. Pada skenario empat, detektor sudut FAST juga mampu melakukan penyatuan dengan berbagai posisi, baik diagonal maupun sejajar horizontal; terdapat rotasi dan penerapan skala dengan nilai CC positif, yang berarti gambar memiliki kesamaan. Berdasarkan hasil uji dengan MOS, semua nilai menunjukkan hasil yang baik. Gambar berskala memiliki tingkat kemiripan 75%, sehingga tampak tidak tersambung secara sempurna.

Detektor sudut FAST dapat diterapkan dalam proses image stitching untuk menghasilkan citra fotogrametri udara yang lebih besar dengan berbagai bentuk dan arah penyatuan.Metode ini cocok digunakan untuk mendeteksi fitur gambar, terutama pada citra fotogrametri udara yang memiliki keragaman warna tinggi, dengan akurasi deteksi sudut yang sangat baik.Variabel skala, rotasi, noise, dan kecerahan memengaruhi hasil deteksi, sedangkan hasil penilaian subjektif menunjukkan kualitas citra yang dihasilkan umumnya sangat baik, kecuali pada citra berskala yang menunjukkan sedikit pergeseran.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut penggunaan metode pencocokan gambar yang lebih andal untuk meningkatkan akurasi penyatuan citra, terutama dalam kondisi ekstrem seperti kabut tebal atau perubahan cahaya mendadak, dengan membandingkan kinerja FAST terhadap kombinasi metode lain seperti ORB atau AKAZE dalam skenario nyata. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengusulkan sistem koreksi otomatis berbasis kalibrasi dinamis yang mampu menyesuaikan parameter deteksi sudut secara real-time sesuai kondisi citra, guna mengurangi kesalahan pada gambar berskala dan berotasi. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan detektor FAST dalam video udara secara langsung (real-time) dari drone, termasuk evaluasi terhadap kecepatan pemrosesan, konsumsi sumber daya, dan ketahanan terhadap gerakan kamera, untuk menilai potensinya dalam aplikasi pemetaan berkelanjutan secara langsung.

  1. Analysis and Implementation of a Fast Corner Detector on Image Stitching in the Formation of Aerial Photogrammetry... socjs.telkomuniversity.ac.id/ojs/index.php/ijoict/article/view/1031Analysis and Implementation of a Fast Corner Detector on Image Stitching in the Formation of Aerial Photogrammetry socjs telkomuniversity ac ojs index php ijoict article view 1031
Read online
File size488.96 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test