USMUSM
Jurnal TransformatikaJurnal TransformatikaPenentuan kematangan nanas manual bersifat subjektif dan tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan membangun sistem klasifikasi nanas (Matang, SetengahMatang, Mentah) yang objektif menggunakan Support Vector Machine (SVM) berbasis citra warna. Metode ini menggunakan 2044 citra augmentasi. Fitur warna mentah (30.000 fitur) diekstraksi dan direduksi menggunakan Principal Component Analysis (PCA) menjadi 51 komponen untuk mengatasi overfitting. Model SVM (RBF) dioptimalkan dengan GridSearchCV. Hasilnya, model SVM (RBF Tuned) terpilih mencapai akurasi 81.78% pada data uji, secara signifikan mengungguli KNN (75.79%). Model ini mencapai Good Fit dengan selisih overfit rendah (11.04%). Kesimpulannya, kombinasi SVM dan PCA valid dan efektif.
Penelitian ini mengusulkan metode klasifikasi tingkat kematangan buah nanas berbasis citra warna menggunakan Support Vector Machine (SVM) yang dipadukan dengan reduksi dimensi Principal Component Analysis (PCA) dan optimasi parameter melalui GridSearchCV.Pendekatan ini merupakan peningkatan dibandingkan metode klasifikasi nanas sebelumnya yang umumnya menggunakan fitur warna secara langsung tanpa reduksi dimensi dan optimasi parameter.Dibandingkan dengan model klasifikasi nanas tanpa PCA dan GridSearchCV, metode yang diusulkan mampu mengurangi kompleksitas fitur dan menekan overfitting, sehingga menghasilkan model yang lebih stabil dan memiliki kemampuan generalisasi yang lebih baik.Kombinasi SVM, PCA, dan GridSearchCV terbukti efektif sebagai peningkatan metodologi dalam klasifikasi kematangan nanas berbasis citra warna.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggabungkan fitur tambahan selain warna, seperti fitur tekstur atau bentuk, untuk membantu model membedakan dengan lebih baik antara kelas Matang dan Mentah yang tumpang tindih. Selain itu, perlu memperluas dataset penelitian dengan mencakup lebih banyak variasi, seperti kondisi pencahayaan yang berbeda, varietas nanas yang beragam, dan sudut pengambilan gambar yang berbeda, untuk meningkatkan ketahanan dan generalisasi model di dunia nyata. Sebagai prospek pengembangan, model SVM yang telah divalidasi ini dapat diimplementasikan ke dalam aplikasi real-time atau sistem penyortir otomatis untuk pengujian fungsional di lingkungan industri pascapanen.
- Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Tomat Menggunakan Fitur Rgb Dan Hsi Berbasis Backpropagation | Jurnal... journal.uim.ac.id/index.php/jatim/article/view/2177Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Tomat Menggunakan Fitur Rgb Dan Hsi Berbasis Backpropagation Jurnal journal uim ac index php jatim article view 2177
- Klasifikasi Tingkat Kematangan Nanas Berdasarkan Citra Warna dengan Metode SVM | Jurnal Transformatika.... journals.usm.ac.id/index.php/transformatika/article/view/13235Klasifikasi Tingkat Kematangan Nanas Berdasarkan Citra Warna dengan Metode SVM Jurnal Transformatika journals usm ac index php transformatika article view 13235
- Sistem Cerdas Deteksi Kematangan Buah Naga Berbasis HSV-KNN | e-Jurnal JUSITI (Jurnal Sistem Informasi... ejurnal.undipa.ac.id/index.php/jusiti/article/view/1718Sistem Cerdas Deteksi Kematangan Buah Naga Berbasis HSV KNN e Jurnal JUSITI Jurnal Sistem Informasi ejurnal undipa ac index php jusiti article view 1718
- IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH NANAS MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN)... publikasi.uyelindo.ac.id/index.php/hoaq/article/view/561IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH NANAS MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL DENGAN METODE K NEAREST NEIGHBOR K NN publikasi uyelindo ac index php hoaq article view 561
| File size | 590.26 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Studi masa depan direkomendasikan untuk mengembangkan penelitian ini, seperti menggali informasi mendalam dengan mitra eksternal tentang keamanan siberStudi masa depan direkomendasikan untuk mengembangkan penelitian ini, seperti menggali informasi mendalam dengan mitra eksternal tentang keamanan siber
USMUSM Studi terbaru menunjukkan bahwa menggabungkan beberapa teknologi dapat meningkatkan kinerja sistem pertahanan udara. Metode penelitian yang digunakan beragam,Studi terbaru menunjukkan bahwa menggabungkan beberapa teknologi dapat meningkatkan kinerja sistem pertahanan udara. Metode penelitian yang digunakan beragam,
USMUSM Ketiadaan parameter performa inilah yang menjadi gap kritis, mengingat stabilitas sistem sangat menentukan keberhasilan digitalisasi di instansi pendidikan.Ketiadaan parameter performa inilah yang menjadi gap kritis, mengingat stabilitas sistem sangat menentukan keberhasilan digitalisasi di instansi pendidikan.
UNESAUNESA Sistem mampu mendigitalisasi seluruh siklus hidup kontrak, mulai dari inisiasi hingga pemantauan masa berlaku, menggantikan proses manual yang tidak efisienSistem mampu mendigitalisasi seluruh siklus hidup kontrak, mulai dari inisiasi hingga pemantauan masa berlaku, menggantikan proses manual yang tidak efisien
UNESAUNESA Fase-fase tersebut meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan sistem dengan diagram UML (Diagram Use Case, Diagram Aktivitas, dan Diagram Urutan), penataanFase-fase tersebut meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan sistem dengan diagram UML (Diagram Use Case, Diagram Aktivitas, dan Diagram Urutan), penataan
APTIKOMAPTIKOM Karyawan dengan nilai yang lebih merata menempati peringkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dengan satu nilai menonjol sehingga penilaianKaryawan dengan nilai yang lebih merata menempati peringkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dengan satu nilai menonjol sehingga penilaian
UNSURUNSUR Berdasarakan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. Dari hasil perhitungan sebelum adanya pengendalian risikoBerdasarakan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. Dari hasil perhitungan sebelum adanya pengendalian risiko
UNSURUNSUR Maksud dan tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis tentang prospek dan keterpaduan sarana dan prasarana transportasi dan logistik di PelabuhanMaksud dan tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis tentang prospek dan keterpaduan sarana dan prasarana transportasi dan logistik di Pelabuhan
Useful /
UMSUMS Secara khusus, kombinasi pengikat yang paling efisien terdiri dari 70% bentonit dan 30% debu. Campuran khusus ini mencapai GCS tertinggi sebesar 13,4 N/cm².Secara khusus, kombinasi pengikat yang paling efisien terdiri dari 70% bentonit dan 30% debu. Campuran khusus ini mencapai GCS tertinggi sebesar 13,4 N/cm².
APTIKOMAPTIKOM Dalam konteks pengembangan bisnis, penentuan lokasi cabang baru merupakan langkah strategis yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan maupunDalam konteks pengembangan bisnis, penentuan lokasi cabang baru merupakan langkah strategis yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan maupun
UMSJUMSJ Sementara itu, Persepsi Kemudahan Penggunaan tidak terbukti berpengaruh signifikan dalam konteks penelitian ini. Secara keseluruhan, variabel-variabelSementara itu, Persepsi Kemudahan Penggunaan tidak terbukti berpengaruh signifikan dalam konteks penelitian ini. Secara keseluruhan, variabel-variabel
UMSUMS Hasil: menunjukkan bahwa penerapan e-Court sudah efektif. Penerapannya sudah sesuai dengan tujuan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 tentang KekuasaanHasil: menunjukkan bahwa penerapan e-Court sudah efektif. Penerapannya sudah sesuai dengan tujuan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan