AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL

Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan TeknologiTsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran problem based learning, (2) untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan materi pokok program linear melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Instrumen yang digunakan adalah (a) lembaran observasi untuk siswa dan guru/peneliti, (b) lembaran panduan wawancara, (c) angket, (d) dokumentasi, (e) tes hasil belajar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI RPL SMK Negeri 2 Mandrehe Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang. Berdasarkan pelaksanaan siklus I (pertama) hasil observasi pelaksanaan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran problem based learning mencapai nilai rata-rata 2,22 dan 2,38 dan angket kualitas proses pembelajaran tergolong cukup, sedangkan pada siklus II (dua) hasil observasi pelaksanaan proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran problem based learning mencapai rata-rata 3,22 dan hasil angket tergolong baik sekali. Tes hasil belajar pada siklus I (pertama) diperoleh rata-rata hitung 58,44 dengan kategori kurang. Sedangkan pada siklus II (dua) pelaksanaan tes hasil belajar diperoleh rata-rata hitung 84,53 dengan kategori baik. Dari pengolahan tes hasil belajar siswa pada siklus II ternyata persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 81.44% melampauhi kriteria ketuntasan minimal ideal adalah 75%.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam membimbing diskusi meliputi memusatkan perhatian, memperjelas masalah, menganalisis pandangan siswa, meningkatkan partisipasi siswa, menyebarkan kesempatan berpartisipasi, dan menutup diskusi.Hambatan yang ditemui berasal dari faktor guru dan waktu, yaitu kurang tegasnya guru dalam membimbing diskusi.Penerapan model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran matematika pada materi pokok program linear sangat memberi manfaat dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model pembelajaran problem based learning dengan model pembelajaran lain, seperti discovery learning atau inquiry learning, untuk mengidentifikasi model yang paling optimal dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMK. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur pemahaman konseptual dan keterampilan pemecahan masalah siswa dalam konteks program linear. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai SMK dengan karakteristik siswa yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi keberhasilan implementasi model pembelajaran problem based learning. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran matematika yang lebih efektif dan relevan bagi siswa SMK, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten di bidang matematika.

Read online
File size618.91 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test