UNIGALUNIGAL
JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)Dengan dimasukkannya tes bahasa Inggris lisan dalam Ujian Masuk Perguruan Tinggi Tiongkok, akurasi pelafalan menjadi sangat penting bagi kinerja berbicara siswa. Namun, sedikit bukti empiris yang ada tentang bagaimana kesalahan segmental spesifik memengaruhi pemahaman dalam konteks sekolah menengah Tiongkok, terutama di wilayah yang dipengaruhi dialek seperti Chongqing. Penelitian ini mengkaji bagaimana kesalahan segmental memengaruhi pemahaman di antara 55 siswa kelas 10 di sebuah sekolah menengah di Chongqing. Sampel ucapan direkam melalui Voice Memo, dianotasi oleh tiga penilai terlatih untuk kesalahan segmental, dan dinilai untuk pemahaman. Analisis statistik di IBM SPSS menunjukkan bahwa kesalahan vokal lebih sering terjadi daripada kesalahan konsonan, dengan /iː/, /ɪ/, dan /θ/ melebihi tingkat kesalahan 40%. Kesalahan vokal berkorelasi negatif dengan pemahaman (r = −.48, p < .01), sementara kesalahan konsonan juga menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = −.39, p < .01). Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa salah pelafalan vokal dan konsonan secara substansial mengurangi pemahaman pendengar dan menggarisbawahi perlunya instruksi pelafalan yang ditargetkan, terutama dalam konteks EFL yang dipengaruhi dialek.
Studi ini secara sistematis mendokumentasikan pola pelafalan segmental siswa sekolah menengah Chongqing, mengungkapkan bahwa kesalahan vokal, khususnya vokal depan, serta frikatif interdental dan /l/ akhir kata, berkorelasi negatif signifikan dengan tingkat pemahaman.Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai dampak diferensial deviasi segmental terhadap pemahaman dalam konteks pendidikan yang dipengaruhi dialek, sekaligus mengisi kesenjangan data dalam penelitian pelafalan bahasa Inggris di tingkat sekunder.Oleh karena itu, instruksi pelafalan harus memprioritaskan kontras segmental dengan beban fungsional tertinggi, seperti /iː/–/ɪ/–/eɪ/, frikatif interdental, dan /l/ akhir kata, guna memaksimalkan hasil komunikatif tanpa harus mencapai aksen penutur asli.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan menyelidiki bagaimana pola kesalahan segmental dan dampaknya terhadap pemahaman bervariasi di antara siswa-siswa dari latar belakang dialek Tiongkok yang lebih beragam, tidak hanya berfokus pada satu wilayah. Penting untuk menguji apakah temuan tentang vokal depan dan frikatif interdental tetap konsisten ketika melibatkan sampel yang lebih besar dari berbagai provinsi dengan sistem fonologis yang berbeda, serta menggunakan tugas berbicara yang lebih spontan dan alami dibandingkan hanya membaca teks, untuk mencerminkan situasi komunikasi nyata. Selain itu, mengingat bahwa penelitian ini hanya menganalisis fitur segmental, studi di masa depan dapat mengintegrasikan pemeriksaan fitur suprasegmental seperti intonasi, ritme, dan tekanan kata. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah bagaimana interaksi antara kesalahan segmental dan suprasegmental secara kolektif memengaruhi keseluruhan pemahaman ucapan, serta apakah ada fitur tertentu yang memiliki dampak dominan, yang mungkin belum terungkap saat hanya fokus pada segmen. Terakhir, untuk memahami secara lebih komprehensif dinamika pemahaman, penelitian dapat mengeksplorasi persepsi pendengar yang lebih beragam. Bagaimana kesalahan segmental tertentu memengaruhi pemahaman ketika dinilai oleh penutur bahasa Inggris non-asli dari berbagai latar belakang bahasa ibu dan tingkat kemahiran, dibandingkan dengan penilaian oleh penutur asli atau penilai ahli? Ini akan memberikan wawasan berharga tentang bagaimana beban fungsional dari kesalahan pelafalan dirasakan dalam konteks komunikasi L2-L2 yang dominan di dunia saat ini.
- Foreign Accent, Comprehensibility, and Intelligibility in the Speech of Second Language Learners - Munro... doi.org/10.1111/j.1467-1770.1995.tb00963.xForeign Accent Comprehensibility and Intelligibility in the Speech of Second Language Learners Munro doi 10 1111 j 1467 1770 1995 tb00963 x
- Prioritizing Pronunciation Features for Intelligibility: A Perception Study of the French /E/ Vowels... utppublishing.com/doi/10.3138/cmlr-2024-0016Prioritizing Pronunciation Features for Intelligibility AAPerception Study of the French E Vowels utppublishing doi 10 3138 cmlr 2024 0016
- 7. Foreign accent and speech intelligibility. foreign accent speech publication studies bilingualism... doi.org/10.1075/sibil.36.10mun7 Foreign accent and speech intelligibility foreign accent speech publication studies bilingualism doi 10 1075 sibil 36 10mun
- Linguistic dimensions of second language accent and comprehensibility | John Benjamins. linguistic dimensions... doi.org/10.1075/jslp.2.2.02croLinguistic dimensions of second language accent and comprehensibility John Benjamins linguistic dimensions doi 10 1075 jslp 2 2 02cro
| File size | 380.99 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Data penelitian diperoleh dari 12 titik pengamatan melalui survei lalu lintas yang mencatat arus sepeda motor dalam satuan kendaraan per jam (kend/jam).Data penelitian diperoleh dari 12 titik pengamatan melalui survei lalu lintas yang mencatat arus sepeda motor dalam satuan kendaraan per jam (kend/jam).
UNSADAUNSADA Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis guru dan instruktur SMK P. Jalasena dalam menggunakan AutoCAD 3D. Pelatihan dilakukanProgram pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis guru dan instruktur SMK P. Jalasena dalam menggunakan AutoCAD 3D. Pelatihan dilakukan
UNISSULAUNISSULA Subjek validasi terdiri dari 8 ahli, termasuk ahli pendidikan (2 orang), ahli bahasa (2 orang), ahli manajemen (2 orang), dan ahli pondok pesantren (2Subjek validasi terdiri dari 8 ahli, termasuk ahli pendidikan (2 orang), ahli bahasa (2 orang), ahli manajemen (2 orang), dan ahli pondok pesantren (2
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan aspek perencanaan memperoleh skor rata‑rata 88,8 % (Baik) dengan kekuatan pada perencanaan pelajaran dan struktur kurikulum; aspekHasil menunjukkan aspek perencanaan memperoleh skor rata‑rata 88,8 % (Baik) dengan kekuatan pada perencanaan pelajaran dan struktur kurikulum; aspek
UMJ PremiumUMJ Premium Begitu pula dengan tingkat kesukaan, tidak ada perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Formula terbaik yangBegitu pula dengan tingkat kesukaan, tidak ada perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Formula terbaik yang
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Teori ini berasumsi bahwa organisasi sosial yang buruk, status sosial ekonomi yang rendah, ikatan sosial yang lemah, dan mobilitas spasial yang tinggiTeori ini berasumsi bahwa organisasi sosial yang buruk, status sosial ekonomi yang rendah, ikatan sosial yang lemah, dan mobilitas spasial yang tinggi
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Simpulan penelitian ini adalah adanya perubahan dalam kemampuan verbal, kreativitas dan pemikiran kritis dalam mengkontribusikan ide-ide serta imajinasiSimpulan penelitian ini adalah adanya perubahan dalam kemampuan verbal, kreativitas dan pemikiran kritis dalam mengkontribusikan ide-ide serta imajinasi
PENERBITPENERBIT Temuan penelitian membuktikan bahwa perbedaan prestasi akademik perempuan dan laki-laki signifikan secara statistik (Asymp. Sig. 0,05). Sebaliknya, modalTemuan penelitian membuktikan bahwa perbedaan prestasi akademik perempuan dan laki-laki signifikan secara statistik (Asymp. Sig. 0,05). Sebaliknya, modal
Useful /
UMCUMC UMC memiliki beberapa keunggulan dibandingkan perguruan tinggi lain, seperti lokasi kampus yang strategis dan biaya perkuliahan yang relatif terjangkau.UMC memiliki beberapa keunggulan dibandingkan perguruan tinggi lain, seperti lokasi kampus yang strategis dan biaya perkuliahan yang relatif terjangkau.
UNIGALUNIGAL The instruments used are the Mann-Whitney U test, questionnaires and interview The pragmatic approach through picDRT, in conjunction with Blum Kulkas pragmaticThe instruments used are the Mann-Whitney U test, questionnaires and interview The pragmatic approach through picDRT, in conjunction with Blum Kulkas pragmatic
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan 40 guru sebagai responden melalui kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistikMetode deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan 40 guru sebagai responden melalui kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan statistik
UMCUMC Ada yang menyikapinya biasa-biasa saja, namun ada juga yang berasumsi berdasarkan perspektif politik, agama, sosial, maupun ideologi. Sebagai alat informasiAda yang menyikapinya biasa-biasa saja, namun ada juga yang berasumsi berdasarkan perspektif politik, agama, sosial, maupun ideologi. Sebagai alat informasi